Skydrugz Corner: Mengapa LK PGAS di Q4 Selalu Jelek?

List Saham

Skydrugz Corner: Mengapa LK $PGAS di Q4 Selalu Jelek?

Di postingan sebelumnya sudah dibahas beberapa topik mengenai

1. LK PGAS Full Year 2022 Akhirnya Rilis
https://cutt.ly/O7JOQq9

2. Segmen Operasi PGAS 2021
https://cutt.ly/v7J432A

3. Segmen Operasi PGAS 2022
https://cutt.ly/M7J7wHj

4. Buku Cara Analisis Laporan Keuangan
https://bit.ly/3Zxkq5p

Kalau melihat LK PGAS, menurut saya LK PGAS lumayan oke. Labanya masih tumbuh, utangnya stabil tanpa kenaikan signifikan. Dan Valuasinya pun masih murah.
https://bit.ly/3hTNxQz

Ada beberapa user Stockbit dan Telegram yang kemudian tanya kok bisa ya laba Q4 PGAS selalu jelek?
https://bit.ly/3LsxlQJ

PGAS

Jawabannya karena PGAS banyak melakukan provisi atau pencadangan kerugian. Untuk tahu apa itu provisi atau pencadangan kerugian bisa baca kembali buku tentang cara analisis laporan keuangan.
https://bit.ly/3SFxTVC

Jadi sebenarnya manajemen PGAS ini bisa dianggap terlalu hati – hati sehingga kerugian yang belum terjadi pun mereka sudah buatkan pencadangan agar di masa depan ketika rugi terjadi, itu tidak lagi menjadi masalah untuk perusahaan.
https://bit.ly/3SJLT0W

Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
https://bit.ly/3TV2TTv

Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.
https://bit.ly/3lPwsss

Jadi pencadangan kerugian bisa diakui sebagai laba jika di masa depan tidak terjadi kerugian.
https://bit.ly/3SJLT0W

Intinya adalah PGAS belum keluar duit tapi sudah diakui sebagai kerugian. Ini ibarat PGAS bilang ke seseorang kalau PGAS akan berikan duit ke orang tersebut tahun 2024. Duit PGAS belum diberikan ke orang itu karena sekarang masih tahun 2022. Tapi PGAS sudah mengaku kalau dia kehilangan duit di 2022 meskipun sebenarnya duit itu masih ada sama PGAS. Kalau nanti di 2024 orang tersebut lupa minta duitnya ke PGAS, maka pengakuan rugi di 2022 akan diubah jadi pengakuan laba di 2024. Kalau orang itu beneran ambil duit PGAS di 2024, ya udah deh. Ndak terjadi apa-apa lagi karena itu sudah diakui rugi sejak 2022. Kira – kira begitu konsep dasar dari provisi.
https://bit.ly/3LsxlQJ

Biasanya pencadangan dilakukan diakhir tahun menjelang tutup buku. Itulah mengapa di Q4, LK PGAS selalu jelek jika dibandingkan dengan Q1-Q3.

Saya ambil contoh di 2020, PGAS melakukan pencadangan kerugian 4,4 Triliun di Q4 ketika terjadi sengketa pajak.

Di 2022 ini, PGAS lagi – lagi melakukan provisi untuk transaksi dengan Gunvor.. Ini dianggap sebagai kontrak yang memberatkan karena PGAS bikin kontrak jangka panjang ketika harga gas sedang meroket. Nilai provisi nya mencapai 56,8 juta dollar atau sekitar 852 miliar.

Provisi PGAS

Kontrak memberatkan adalah kontrak yang dapat menimbulkan biaya yang tidak dapat dihindarkan dalam memenuhi kewajiban menurut kontrak dan biaya tersebut melebihi manfaat ekonomik yang diperkirakan akan diterima. Biaya yang tidak dapat dihindarkan dalam kontrak mencerminkan biaya neto terendah untuk terbebas dari ikatan kontrak, yaitu mana yang lebih rendah antara biaya memenuhi kontrak dengan denda atau kompensasi yang dibayar jika entitas tidak memenuhi kontrak. Jika PGAS terikat dalam suatu kontrak memberatkan, maka kewajiban kini menurut kontrak tersebut tersebut diukur dan diakui sebagai provisi.
https://bit.ly/3zgiqUM

Contoh lain provisi piutang PGAS

Provisi PGAS

 

Provisi persediaan PGAS

PGAS

Jadi intinya terlalu banyak provisi PGAS.

Total provisi yang disiapkan PGAS di 2022 mencapai 452 juta dollar atau sekitar 6,7 Triliun.

PGAS

Seandainya saja semua provisi ini berhasil dibalikan jadi laba maka lumayan juga laba bersih PGAS.

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
https://cutt.ly/p8bNpqb
https://bit.ly/3SJLT0W
https://bit.ly/3LsxlQJ
https://bit.ly/3CJthZl

 

Share this post :
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *