ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Corner: Hikayat Laba MIKA 2013-2020

MIKA atau PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. melakukan IPO di 2015. Dan waktu itu underwriter nya adalah Kresna.

Entah suatu kebetulan atau tidak, tapi Asuransi Grup Kalbe, ASMI, dulunya dijual Kalbe ke grup Kresna. Tahun 1991 Kalbe Farma mengakuisisi PT Maskapai Asuransi Patriot lalu mengubah namanya menjadi PT Asuransi Mitra Maparya. Kemudian tahun 2016, namanya berubah menjadi PT Asuransi Kresna Mitra Tbk.

Kalbe meng-IPO kan ASMI di 2014 dengan menggunakan underwriter Kresna. Lalu Kalbe melepas ASMI ke grup Kresna. Kemudian di 2015, Grup Kalbe meng-IPO kan MIKA. Dan lagi – lagi menggunakan underwriter Kresna. Jadi nampaknya grup Kalbe senang berbisnis dengan grup Kresna.

Waktu IPO dulu, MIKA meraih dana 4,45 Triliun. Ini adalah IPO yang besar dananya. Dan kebetulan pemilik terbesar MIKA adalah Griyainsani Cakrasadaya yang dulunya juga adalah pemilik ASMI sebelum diakusisi oleh Kresna.

Lalu bagaimana laba dan PER MIKA dari sejak IPO hingga 2020?

Tahun Laba PER Tumbuh
2013 412 Milyar Belum IPO
2014 534 M Belum IPO 29,7%
2015 588 M 61,62 10,1%
2016 721 M 53,78 22,5%
2017 709 M 38,74 -1,7%
2018 659 M 37,35 -7,1%
2019 791 M 52,10 20,1%
2020 923 M 46,21 16,7%
Q3 2021 1,01 Triliun 20 77,1%

Jika dibandingkan dengan laba ketika sebelum IPO, pertumbuhan laba MIKA dapat dikatakan lumayan progresif.

Di 2013, dua tahun sebelum IPO, laba MIKA hanya 412 milyar.

Namun di Q3 2021, laba MIKA sudah tembus 1 Triliun. Itu artinya butuh waktu sekitar 8 tahun bagi MIKA untuk menggandakan labanya.

Dengan semakin besarnya laba MIKA maka valuasi PER nya menjadi makin kecil juga.

Laba MIKA sempat anjlok di 2017 dan 2018 karena di tahun tersebut mereka melakukan akuisisi rumah sakit. Di tahun tersebut juga MIKA akhirnya kerjasama dengan BPJS. Mereka belum menemukan sistem terbaik untuk melakukan efisiensi dengan adanya BPJS.

Namun akhirnya di 2019 dan 2020, hasil akuisisi dan kerjasama BPJS mulai memberikan hasil terhadap kinerja MIKA.

Dengan cadangan kas 1,6 Triliun, MIKA akan mampu melakukan ekspansi seperti akuisisi atau pembangunan rumah sakit baru.

Jika ingin mendapatkan data analisis Laporan Keuangan Kuartalan bisa pesan di sini atau menghubungi Whatsapp Admin Pintarsaham.id +62 831-1918-1386

Untuk konsultasi perencanaan keuangan atau Financial Planning dari Certified Financial Planner Tim Pintarsaham.id bisa juga melakukan reservasi via Whatsapp +62 831-1918-1386

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386 atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply