ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Automatic sell order MNC Sekuritas VS Sucor Sekuritas

Prolog: Mengapa Harus Memasang Automatic Order

Dalam melakukan sebuah transaksi perdagangan di pasar modal seorang investor haruslah memasang Order buy atau order sell untuk dapat mengeksekusi sebuah transaksi. Pada umumnya setiap sekuritas memiliki mekanisme yang sama dalam melakukan order buy dan order sell dalam sebuah transaksi di pasar modal. Order buy dan order sell yang kita lakukan pada online trading platform (OLT) sekuritas akan langsung masuk ke dalam  sistem dibursa pada saat itu juga, sehingga saat kita ingin memasang order buy/sell sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis kita. Itulah pentingnya automatic order.

Misalnya saat kita akan membeli sebuah saham sebelumnya kita melakukan analisis teknikal dengan menentukan harga beli, harga taking profit dan harga cut loss, walaupun kita telah membuat trading plan tersebut kadangkala kita tidak melakukan eksekusi sesuai rencana trading plan seperti pada saat suatu saham telah mencapai titik harga dimana kita harus melakukan cut lose tetapi karena pengaruh psikologi kita yang tidak mau rugi  sehingga kita enggan menjual saham yang dimiliki dengan keyakinan bahwa keesokan harinya harga akan naik, dan pada kenyataannya harga turun di keesokan harinya dan kerugiannya bertambah besar. Untuk menghindari resiko seperti contoh tadi maka kita memerlukan asisten untuk melakukan perintah jual atau beli sehingga tidak melibatkan emosi saat bertransaksi.

Contoh Sekuritas Yang Memiliki Automatic Order

Saat ini banyak sekuritas yang telah menyediakan asisten untuk melakukan transaksi jual atau beli tersebut atau yang biasa kita sebut dengan automatic order. Automatic order yang disediakan oleh setiap sekuritas akan berbeda beda, dan pada artikel ini saya akan membahas mengenai automatic sell order pada sekuritas MNC dan Sucor, sehingga nantinya dapat menjadi pertimbangan untuk menentukan sekuritas yang akan dipilih untuk melakukan transaksi.

Automatic sell order Sucor sekuritas

Sucor sekuritas memiliki automatic order yang biasa disebut dengan advance order pada OLTnya. Untuk tampilan advance order pada aplikasi SPOT milik Sucor sekuritas dapat dilihat seperti pada gambar dibawah ini

Automatic Order
Automatic Order Sucor

untuk dapat melakukan automatic sell order pada aplikasi OLT Spot Sucor sekuritas, dibawah ini adalah langkah langkahnya :

  1. Masuk ke menu advance order dan klik sell pada nomer 1 digambar.
  2. Masukan jumlah lot dan harga pada gambar no 2 sesuai dengan trading plan yang telah dibuat
  3. Masukan kondisi yang diinginkan pada gambar 4 agar order yang telah kita tulis pada langkah ke 2 dapat dikirimkan ke sistem di bursa. Dalam menentukan sebuah kondisi kita dapat memilih 3 kondisi harga sebagai berikut :
    1. Last Price = harga transaksi yang terjadi terakhir kali
    2. Bid Price = harga pada posisi penawaran beli
    3. Offer Price = harga pada posisi penawaran jual

Setelah menentukan kondisi harga selanjutnya kita menentukan hubungan antara kondisi harga dan harga yang akan dimasukan sebagai harga patokan untuk menginput order yang sudah dibuat, untuk hubungan antara kondisi harga dan harga kita dapat memilih diantara  3 kondisi yaitu sebagai berikut :

  1. Equal (=) = kondisi harga sama dengan harga patokan
  2. More (>) = kondisi harga lebih dari harga patokan
  3. Less (<) = kondisi harga kurang dari harga patokan
  4. Masukan tanggal yang digunakan untuk mengatur masa order dipasang dengan menentukan batas akhir masa berlaku order
Contoh aplikasi automatic Order Sucor Sekuritas

Untuk mempermudah nya berikut dibawah ini contoh pengimplementasian dari automatic sell order sucor sekuritas :

Misalkan saya memiliki saham ELSA sebanyak 50lot di harga Rp400, saat melakukan analisis teknikal saya melihat bahwa support terdekat nya adalah Rp350, dan saya ingin  menjual saham ELSA di harga Rp352 untuk melakukan cut lose, sehingga saya akan memasang advance sell order sebagai berikut :

  1. Masuk ke menu advance order dan pilih sell.
  2. Memasukan harga pada kolom Price senilai Rp352 dan memasukan jumlah lot pada kolom Vol sejumlah 10
  3. Memasukan kondisi pada kolom if dengan menggunakan last price less (<) Rp 350, kondisi tersebut berarti sell order ELSA sebanyak 10 lot dihargai Rp 352 akan dikirimkan jika harga yang terjadi terakhir nilainya lebih kecil dari Rp350.
  4. Memasukan tanggal 31 januari 2021, berarti setelah tanggal 31 januari jika kondisi tidak terpenuhi maka automatic order yang dibuat akan tidak berlaku lagi
Automatic sell order MNC sekuritas

MNC sekuritas memiliki automatic order yang biasa disebut dengan Super Order pada OLTnya. Super order yang dimiliki oleh MNC sekuritas terdiri dari :

  1. if Matched Order

dengan menggunakan super order jenis ini kita dimungkinkan untuk menangkap setiap momen perubahan harga di bursa untuk profit yang maksimal dengan cara pada saat kita menjual suatu saham dan kita dapat membeli saham yang kita jual tadi secara otomatis. Berikut dibawah ini tampilan untuk if match order :

Automatic Order

Menu ini lebih sering digunakan untuk transaksi beli, karena dengan menggunakan if matched order saham yang sudah kita beli dapat terjual otomatis dengan harga yang lebih tinggi.

Langkah langkah untuk menggunakan if match order untuk penjualan yaitu sebagai berikut :

  1. masukan nama saham yang ingin dijual
  2. masukan harga yang diinginkan untuk menjual pada kolom price
  3. masukan jumlah lot yang ingin dijual pada kolom quantity
  4. pilih angka 1  – 10 pada kolom if match, angka ini menggambarkan fraksi harga, dimana jika kita memilih angka 1 berarti kita akan membeli saham secara otomatis jika harganya berada dibawah satu fraksi harga jual., sebagai contoh untuk saham asri yang dijual di harga 250, makan jika kita menggunakan angka 1, berarti kita akan melakukan pembelian otomatis saham asri di harga 248
  1. GTC Order

Dengan menggunakan super order ini kita dapat memasang order jual dihargai yang kita inginkan hingga hari dan tanggal yang kita inginkan. Berikut dibawah ini tampilan dari GTC Order :

 

Seperti pada order sell pada umumnya disini hanya menambahkan expiry date, dimana menunjukan masa berlaku dari order sell yang kita buat.

  1. Trailling Order

Dengan super order ini kita dapat memaksimalkan keuntungan dengan secara otomatis melakukan Trailing Sell saat harga naik. Berikut dibawah ini tampilan dari Trailing Order

 

Trailing order dapat digunakan untuk mengamankan floating profit yang sudah ada, dengan menjual saham yang kita miliki jika harga saham tersebut turun.

Langkah – langkah untuk melakukan Trailing Order yaitu sebagai berikut:

  1. Pilih saham yang akan kita jual
  2. Pilih dimana saham yang kita miliki akan dijual.  Terdapat pilihan Best bid, best bid -1 hingga best bid -4
  3. Masukan kondisi agar sistem dapat mengirimkan pesanan, kondisi disini yaitu berupa persentase penurunan harga
  4. Menentukan harga patokan yang digunakan untuk menghitung persentase penurunan harga. Harga patokan yang dapat kita pilih yaitu best bid, best offer, high price, average price
  5. Memasukan jumlah lot yang ingin dijual pada kolom quantity
  6. Memasukan expiry date dimana menunjukan masa berlaku dari order yang kita buat.

Kondisi yang dipasang akan selalu diupdate sesuai dengan kondisi yang terbaru, sehingga jika harga nya terus naik maka, keuntungan yang akan diperoleh akan naik juga. Untuk mempermudah nya saya berikan ilustrasi sebagai berikut :

Misalnya saya memiliki saham ASRI di harga 450 dan saat ini harga ASRI Rp500, saya memasang trailing order untuk melindungi keuntungan saya dengan menjualnya di harga best bid jika harga turun sebanyak 3% dari harga best offer Nya. Jika saat ini harga best offer Nya naik menjadi 550, maka jika harganya turun 3% dari 550 baru saham ASRI yang saya miliki akan terjual. Keesokan harinya harga saham asri naik menjadi 580 dan sore harinya harganya turun menjadi 550, maka saham asri yang saya miliki sudah otomatis terjual di harga 562 (580 – (3% x 580)).

  1. Advanced Split Order

Dengan memanfaatkan fitur Advanced Split Order untuk bertransaksi layaknya trader profesional, dengan mengirimkan order saham dengan variasi harga dan volume dalam waktu singkat. Berikut dibawah ini adalah gambar dari advance split order

 

Automatic order ini digunakan apabila kita ingin menjual saham yang kita miliki dihargai yang berbeda beda dan juga dapat membeli secara otomatis saham yang kita jual sama seperti if match order. Langkah langkah dalam menggunakan split order yaitu sebagai berikut :

  1. masukan nama saham yang ingin dijual
  2. masukan harga yang diinginkan untuk menjual pada kolom price
  3. masukan jumlah lot yang ingin dijual pada kolom quantity
  4. masukan split condition dengan pilihan sebagai berikut :
    1. split to = menentukan jumlah pembagian saham
    2. randomize = mengacak jumlah saham
  • with price step = mengacak jumlah saham berdasarkan pada pecahan harga (fraksi)
  1. Auto buy if matched = membeli saham secara otomatis dalam kelipatan harga tertentu

 

  1. Break Order

Break order pada mnc sekuritas sama dengan advance sell order pada sucor sekuritas. Berikut dibawah ini tampilan dari break order.

 

Kelebihan dan kekurangan

  Kelebihan Kekurangan
Sucor Sekuritas · Terdapat orderbook di dalam satu halaman automatic sell order sehingga tidak perlu membuka orderbook pada halaman yang terpisah dan dapat melihat perkembangan orderbook secara langsung saat ingin membuat automatic sell order · Hanya terdapat satu jenis automatic sell order, sehingga seorang trader terbatas  dalam melakukan transaksi otomatis.

· Kondisi yang tersedia hanya terdapat lebih dari (>),kurang dari (<) dan sama dengan (=) sebaiknya ada kondisi lebih dri sama dengan dan kurang dari sama dengan

· Hanya bisa dilakukan untuk pasar reguler saja, karena tidak terdapat pilihan jenis pasar

· Kondisi yang dibuat tidak ada kondisi yang berkaitan dengan volume yang tereksekusi

MNC Sekuritas · Terdapat banyak pilihan automatic sell order sehingga kita dapat menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan dan strategi trading yang dimiliki.

· Terdapat pilihan jenis pasar selain pasar reguler

· Terdapat tanda notasi khusus pada saham yang akan dijual

· Saat melakukan automatic sell order kita harus membuka halaman baru untuk melihat orderbook karena jika menggunakan smartphone orderbook tidak dapat ditampilkan secara bersamaan dengan automatic sell order

· Pada supper order tralling stop, kita tidak bisa menjual saham yang kita miliki di harga last price

Oleh: Landrikus Revyn Agfiyatno (Instagram :@revinagfiyatno)

Leave a Reply