PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) resmi mengumumkan rencana ekspansi bisnis WIFI 2026 melalui penambahan bidang usaha Konstruksi Sentral Telekomunikasi (KBLI 42206) dengan komitmen modal awal Rp6,00 miliar dari kas internal. Aksi korporasi ini dijadwalkan meminta persetujuan pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Oktober 2026 demi memperkuat diversifikasi serta margin laba jangka panjang.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Rincian Aksi Korporasi Terkait Ekspansi Bisnis WIFI 2026
Emiten berkode saham WIFI berencana memperluas cakupan portofolio operasional ke sektor jasa konstruksi infrastruktur jaringan telekomunikasi. Ekspansi ini mewajibkan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sesuai dengan regulasi POJK No. 17/POJK.04/2020 mengenai Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
- Klasifikasi Baku Lapangan Usaha: KBLI 42206 (Konstruksi Sentral Telekomunikasi).
- Modal Awal yang Disediakan: Rp6,00 miliar bersumber sepenuhnya dari kas internal perseroan.
- Kebutuhan Modal Kerja 2026: Diproyeksikan mencapai Rp11,39 miliar berdasarkan hasil perhitungan studi kelayakan.
- Penilai Independen: Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Syarif, Endang dan Rekan.
- Hasil Uji Kelayakan: Dinyatakan layak dengan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp929,80 miliar, Profitability Index (PI) 8,31, serta Payback Period selama 1 tahun 5 bulan.
- Kesiapan SDM: Perseroan mengoptimalkan 35 karyawan eksisting dengan alokasi awal 3 manajer, 9 supervisor, dan 18 staf teknis tanpa beban remunerasi ganda.
Jadwal Lengkap Pelaksanaan RUPSLB
Perseroan telah merilis rangkaian jadwal resmi terkait penyelenggaraan RUPSLB untuk meminta restu para investor.
| Rangkaian Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
| Pengumuman RUPSLB & Keterbukaan Informasi Awal | 7 Agustus 2026 |
| Pembaruan Jadwal RUPSLB Terakhir | 28 September 2026 |
| Tanggal Pencatatan (Recording Date) DHE/DPS | 28 September 2026 (Pukul 16.00 WIB) |
| Pemanggilan Resmi RUPSLB | 29 September 2026 |
| Pelaksanaan RUPSLB (Hybrid) | 21 Oktober 2026 (Pukul 14.00 WIB) |
| Publikasi Ringkasan Risalah RUPSLB | 23 Oktober 2026 |
| Penerbitan Risalah Lengkap RUPSLB | 20 November 2026 |
Rapat fisik berlangsung di Novotel Jakarta Mangga Dua Square, Ballroom Wakatobi, Lantai 3, Jakarta Utara, serta diakses daring via eASY.KSEI. Mata acara pertama mensyaratkan kuorum kehadiran minimal 2/3 bagian pemegang saham bersuara sah.
Dampak bagi Investor
Penambahan kegiatan operasional ini tidak melibatkan penerbitan saham baru sehingga persentase kepemilikan investor publik dipastikan tidak mengalami dilusi. Pendanaan proyek awal sepenuhnya mengandalkan kas internal tanpa menciptakan beban utang berbunga baru pada neraca keuangan.
Masuknya lini usaha konstruksi sentral telekomunikasi berpotensi menciptakan peluang cross-selling dengan ekosistem jaringan serat optik eksisting milik perseroan. Pertumbuhan pendapatan dari proyek baru ini diarahkan langsung memperkuat saldo laba ditahan serta ekuitas pemegang saham.
Kondisi Keuangan Terkait
Laporan studi kelayakan independen memproyeksikan kontribusi pendapatan dari lini bisnis baru mampu menembus Rp437,69 miliar pada tahun 2032. Efisiensi belanja pelaksanaan proyek (EPC Cost to sales) diperkirakan membaik secara bertahap dari 68,42% menjadi 61,16%.
Struktur solvabilitas perseroan tercatat mengalami penguatan signifikan dengan rasio Debt to Equity Ratio (DER) yang diproyeksikan menurun dari 84,33% ke level 10,40% pada tahun 2032. Indikator likuiditas seperti Current Ratio diproyeksikan melesat hingga 1.054,62% seiring akumulasi arus kas bersih operasional.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi PT Solusi Sinergi Digital Tbk di Bursa Efek Indonesia
FAQ
Apa tujuan utama PT Solusi Sinergi Digital Tbk menambah KBLI 42206?
Perseroan memperluas kegiatan usaha guna melayani pembangunan infrastruktur telekomunikasi secara terintegrasi bagi segmen business-to-business (B2B) serta menangkap potensi ekspansi jaringan serat optik nasional.
Kapan lini bisnis baru ini mulai beroperasi secara efektif?
Manajemen menargetkan operasional Konstruksi Sentral Telekomunikasi dimulai pada kuartal keempat tahun 2026 setelah memperoleh persetujuan RUPSLB dan perizinan resmi pemerintah.
Apakah investor lama mengalami penurunan porsi kepemilikan saham?
Investor lama tidak terdampak dilusi kepemilikan karena pendanaan awal sebesar Rp6,00 miliar bersumber langsung dari kas internal tanpa penambahan modal saham baru.
Poin Penting bagi Investor
- Investasi Terukur: Perseroan mengalokasikan kas internal senilai Rp6,00 miliar untuk modal awal tanpa eksposur utang berbunga baru.
- Potensi Margin Tinggi: Model bisnis ini menghasilkan proyeksi Return on Investment (ROI) rata-rata 32,41% dan Net Profit Margin (NPM) rata-rata 21,29%.
- Kelayakan Finansial Kuat: Nilai NPV mencapai Rp929,80 miliar dengan modal kembali dalam rentang waktu 1 tahun 5 bulan.
- Agenda Kunci: RUPSLB penentu persetujuan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar digelar pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Profil Singkat Perusahaan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) dengan kode saham WIFI didirikan pada tahun 2012 dan beroperasi sebagai perusahaan penyedia infrastruktur digital, periklanan, produk digital, serta jaringan serat optik melalui anak usaha. Pemegang saham pengendali perseroan adalah PT Investasi Sukses Bersama dengan kepemilikan 54,42%, sedangkan porsi kepemilikan masyarakat tercatat sebesar 40,21%.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin