Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightSiaran Pers: Chandra Asri Group Dan Yayasan Bakti Barito Berkolaborasi Dengan Kemenkes...

Siaran Pers: Chandra Asri Group Dan Yayasan Bakti Barito Berkolaborasi Dengan Kemenkes RI Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Jakarta, 16 Oktober 2026 – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) bersama Yayasan Bakti Barito (YBB) menyerahkan bantuan berupa 100 unit tenda pelayanan kesehatan kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Pusat Krisis Kesehatan. Bantuan ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah memperkuat kesiapsiagaan dan penanganan bencana, khususnya melalui penyediaan fasilitas pendukung untuk menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat dalam situasi darurat.

Bantuan yang diserahkan terdiri dari 50 unit tenda berukuran 4×6 meter dan 50 unit tenda berukuran 4×8 meter. Tenda-tenda tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas pendukung pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk untuk membantu penyediaan ruang layanan tambahan dalam kondisi darurat. Melalui dukungan ini, ketersediaan fasilitas kesehatan diharapkan dapat semakin menunjang kesiapan pemerintah dalam merespons situasi bencana.

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Sumarjaya, menyampaikan apresiasi atas dukungan Chandra Asri Group bersama Yayasan Bakti Barito dalam memperkuat kesiapsiagaan pelayanan kesehatan menghadapi bencana. “Indonesia merupakan negara yang memiliki risiko bencana, sehingga kesiapsiagaan perlu terus diperkuat melalui berbagai upaya, termasuk memastikan ketersediaan fasilitas pendukung yang memadai.

Dalam situasi darurat, dukungan fasilitas seperti tenda pelayanan kesehatan dibutuhkan untuk membantu memenuhi kebutuhan layanan di lapangan. Kami mengapresiasi kontribusi Chandra Asri Group bersama Yayasan Bakti Barito melalui penyerahan 100 unit tenda pelayanan kesehatan ini. Kami berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan mendukung kesiapan pelayanan kesehatan dalam merespons situasi bencana,” jelas Sumarjaya.

Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan serta kapasitas penanganan bencana di Indonesia. Ketersediaan fasilitas pendukung yang dapat digunakan sesuai kebutuhan lapangan diharapkan membantu petugas kesehatan menjangkau masyarakat terdampak, terutama di wilayah dengan akses atau fasilitas kesehatan yang terbatas.

Direktur Legal, External Affairs & Circular Economy Chandra Asri Group, Edi Rivai, menyampaikan, “Kesiapsiagaan bencana membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. Bersama Yayasan Bakti Barito, Chandra Asri Group mendukung upaya Kementerian Kesehatan untuk memperkuat kesiapan pelayanan kesehatan dalam situasi darurat.”

“Kami berharap dukungan ini dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhan di lapangan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Edi.

Chandra Asri Group dan Yayasan Bakti Barito berharap kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan ini dapat mendukung kesiapan pelayanan kesehatan dalam situasi darurat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam penanganan bencana. Inisiatif ini merupakan bagian dari kontribusi bersama untuk mendukung perlindungan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Tentang Chandra Asri Group

Chandra Asri Group adalah perusahaan industri terkemuka di Asia Tenggara yang menjalankan bisnisnya melalui tiga pilar strategis, yaitu Energi & Kimia, Infrastruktur Terintegrasi, dan Solusi Mobilitas. Didirikan di Indonesia pada 1992, Chandra Asri Group telah membangun rekam jejak yang kuat sebagai Mitra Pertumbuhan yang andal bagi pelanggan dan pemangku kepentingan, dengan bisnis dan aset strategis di Indonesia dan Singapura, serta membangun kehadiran ke Malaysia.

Portofolio aset Grup mencakup operasional Energi & Kimia terintegrasi, termasuk naphtha cracker di Cilegon dengan kapasitas produksi ethylene sebesar 0,9 juta metrik ton per tahun, kilang dengan kapasitas lebih dari 300.000 barel per hari dan naphtha cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton per tahun di Pulau Bukom, serta sekitar 2,5 juta metrik ton aset kimia hilir di Pulau Jurong. Chandra Asri Group juga memperluas portofolio kimianya dengan mengembangkan fasilitas chlor-alkali dan ethylene dichloride berskala dunia di Cilegon.

Pilar Infrastruktur Terintegrasi mencakup empat bidang utama, yaitu Daya, Air, Kepelabuhanan dan Penyimpanan, serta Logistik, yang menyediakan layanan penting untuk mendukung kegiatan industri dan konektivitas regional. Sejalan dengan perkembangan portofolionya, Solusi Mobilitas memperluas jangkauan Grup lebih dekat dengan konsumen melalui ~60 SPBU ritel Esso. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.chandra-asri.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here