PT Harum Energy Tbk (HRUM) resmi mengumumkan rencana Buyback Saham HRUM 2026 dengan menargetkan pembelian maksimal 111.000.000 lembar saham atau 0,82% dari modal disetor menggunakan dana Rp120.000.000.000. Aksi korporasi yang berlangsung dari 28 September 2026 hingga 24 Desember 2026 ini diproyeksikan meningkatkan laba per saham dasar menjadi USD0,00280.
Rincian Aksi Korporasi
Rencana aksi korporasi ini merujuk pada ketentuan POJK Nomor 13 Tahun 2023 tentang kebijakan stabilitas pasar modal dalam kondisi berfluktuasi. Perseroan menegaskan bahwa keseluruhan dana sebesar Rp120.000.000.000 tersebut murni berasal dari kas internal.
Dana tersebut bukan merupakan hasil penawaran umum maupun pinjaman dalam bentuk apapun. Nilai nominal saham yang akan dibeli kembali mencapai Rp2.220.000.000 dengan estimasi nilai Rp20 per saham. Baca juga: Laba Bersih PT Harum Energy Tbk (HRUM) Melesat 60 Persen pada Kuartal I-2026
Pelaksanaan transaksi pembelian saham akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menunjuk satu perusahaan perantara pedagang efek. Pihak internal seperti komisaris, direksi, dan pemegang saham utama dilarang melakukan transaksi saham perusahaan pada hari yang sama dengan pelaksanaan buyback.
Jadwal Lengkap Buyback Saham HRUM 2026
Pelaksanaan pembelian kembali saham ini dapat langsung dilakukan tanpa perlu memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terlebih dahulu. Manajemen telah menetapkan tenggat waktu eksekusi maksimal tiga bulan sejak informasi dipublikasikan.
Berikut adalah rincian jadwal pelaksanaannya:
- Pengumuman Keterbukaan Informasi: 25 September 2026
- Periode Pelaksanaan Buyback: 28 September 2026 – 24 Desember 2026
Dampak bagi Investor
Aksi korporasi ini tidak akan memberikan dampak negatif material terhadap kegiatan operasional maupun bisnis inti perseroan. Perusahaan tercatat masih memiliki modal kerja serta kas yang memadai untuk mendanai eksekusi saham tersebut.
Batas maksimal jumlah seluruh saham hasil pembelian kembali diestimasikan tidak akan melebihi 20% dari total modal ditempatkan dan disetor perusahaan. Laba per saham dasar diproyeksikan akan meningkat tipis dari USD0,00278 menjadi USD0,00280 pasca pelaksanaan aksi korporasi. Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Berdasarkan proforma laporan keuangan konsolidasian interim per 30 Juni 2026, total aset perseroan tercatat sebesar USD3.829.721.639. Pasca eksekusi, total aset diproyeksikan sedikit turun menjadi USD3.822.981.202.
Total ekuitas juga diestimasikan menyesuaikan dari USD1.947.697.844 menjadi USD1.940.957.407 akibat penggunaan kas internal senilai USD6.740.437. Meskipun terdapat penyesuaian pada aset dan ekuitas, pencatatan laba tahun berjalan dipastikan tetap stabil pada angka USD129.306.663. Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia
FAQ
Apakah aksi buyback HRUM memerlukan persetujuan RUPS? Tidak, perseroan dapat melaksanakan aksi korporasi ini tanpa persetujuan RUPS berdasarkan aturan POJK 13/2023.
Berapa jumlah maksimal saham yang akan dibeli kembali? Perseroan menargetkan pembelian maksimal 111.000.000 lembar saham atau 0,82% dari modal ditempatkan dan disetor.
Dari mana sumber dana untuk mengeksekusi aksi ini? Seluruh dana senilai maksimal Rp120.000.000.000 murni berasal dari kas internal perusahaan.
Apakah kemampuan finansial perseroan akan terganggu? Penggunaan dana kas tersebut tidak akan mempengaruhi kemampuan keuangan perseroan secara signifikan untuk memenuhi kewajiban jatuh tempo.
Poin Penting bagi Investor
- Alokasi dana maksimal Rp120.000.000.000 murni dari kas internal perusahaan.
- Target volume pembelian saham maksimal 111.000.000 lembar.
- Periode eksekusi berlangsung mulai 28 September 2026 hingga 24 Desember 2026.
- Proyeksi laba per saham dasar naik dari USD 0,00278 menjadi USD 0,00280.
Profil Singkat Perusahaan
PT Harum Energy Tbk adalah perusahaan publik yang menjalankan kegiatan operasional pada aktivitas perusahaan induk, pertambangan, perdagangan, dan industri. Perusahaan memiliki kantor pusat operasional yang berlokasi di Deutsche Bank Building, Jakarta Pusat.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin