PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS) memaparkan optimisme terhadap Kinerja Emiten TINS pada Public Expose yang diselenggarakan pada 10 September 2026. Perseroan menyoroti tingginya permintaan global dan mematangkan strategi hilirisasi logam timah sebagai katalis utama pertumbuhan tahun ini.
Kinerja Emiten TINS dan Prospek Harga Global
Konsumsi logam timah global hingga Juli 2026 telah mencapai 179 ribu ton, melebihi produksi semester pertama yang hanya sebesar 173 ribu ton. Kesenjangan pasokan sebesar 3% ini diprediksi akan menjaga harga timah di level kuat, yakni pada kisaran 47.000 hingga 55.000.
Transformasi Bisnis dan Proyek Logam Tanah Jarang
Perseroan tengah mematangkan strategi industrialisasi dengan mencari mitra teknologi untuk proyek Logam Tanah Jarang (LTJ). Targetnya, pada tahun 2026 perusahaan sudah menentukan mitra definitif untuk mengelola cadangan LTJ di Bangka Belitung agar dapat segera dimonetisasi setelah kesepakatan teknologi dan investasi tercapai.
Ekspansi Operasional dan Alokasi Capex 2026
Untuk mendukung ekspansi dan kelancaran produksi, perusahaan menetapkan belanja modal (capital expenditure atau capex) sebesar 446 M pada tahun 2026. Sebesar 90% dari dana tersebut dialokasikan untuk operasi produksi dan eksplorasi, sementara sisa 10% disiapkan untuk investasi non-rutin seperti transformasi menuju SAP ERP for S/4 HANA.
Profil Margin Kuat di Tengah Kenaikan Biaya
Meskipun cash cost diproyeksikan naik ke kisaran USD 23.000 hingga USD 24.000 per metrik ton akibat kenaikan harga bahan bakar dan material, profitabilitas perseroan dipastikan tetap terjaga. Implementasi aturan pemerintah, seperti Keppres Nomor 79 Tahun 2026, dinilai akan memperbaiki tata kelola pertambangan sekaligus membuka ruang pertumbuhan bijih timah di Belitung.
Ringkasan Kinerja dan Operasional 2026
| Indikator Finansial & Operasional | Realisasi / Proyeksi PDF |
| Konsumsi Timah Global (Juli 2026) | 179.000 Ton |
| Produksi Timah Global (Semester I 2026) | 173.000 Ton |
| Proyeksi Harga Timah | 47.000 – 55.000 |
| Cash Cost (Semester I 2026) | USD 22.435 per MT |
| Proyeksi Cash Cost (Akhir 2026) | USD 23.000 – 24.000 per MT |
| Target Capex 2026 | 446 M |
Tingginya permintaan global yang didorong oleh industri Artificial Intelligence (AI) dan semikonduktor memberikan fundamental yang kokoh bagi perusahaan. Sinergi antara efisiensi operasional dan perbaikan regulasi diharapkan mampu mencetak laba bersih yang lebih optimal pada paruh kedua tahun 2026.
Tentang PT TIMAH (Persero) Tbk
PT TIMAH (Persero) Tbk merupakan perusahaan yang beroperasi di sektor eksplorasi, penambangan, serta pengolahan komoditas timah. Perusahaan yang berkantor pusat di Pangkalpinang ini berfokus menjaga ketersediaan logam timah domestik sembari mendorong inovasi pengelolaan mineral ikutan.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin