Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightBank Jago Lanjutkan Pertumbuhan dengan Fundamental yang Solid

Bank Jago Lanjutkan Pertumbuhan dengan Fundamental yang Solid

Jakarta, 23 Juli 2026 – PT Bank Jago Tbk terus melanjutkan pertumbuhan dengan fundamental yang solid. Ini tercermin dari kinerja positif sepanjang semester I-2026 yang menunjukkan peningkatan jumlah nasabah, dana pihak ketiga (DPK), maupun penyaluran kredit.

Hingga akhir Juni 2026, Bank Jago telah melayani 20,1 juta nasabah, termasuk 14,7 juta nasabah funding pengguna Aplikasi Jago. Total nasabah Bank Jago bertambah hampir 3 juta nasabah dibandingkan posisi akhir semester I-2025 yang sebanyak 17,2 juta nasabah.

Peningkatan jumlah nasabah berkontribusi positif terhadap penghimpunan DPK. Hingga akhir paruh pertama tahun ini, total DPK Bank Jago mencapai Rp27,6 triliun, meningkat 23% dari Rp22,4 triliun pada akhir Juni 2025. Porsi current account and savings account (CASA) mendominasi DPK sebesar 53% atau setara Rp14,6 triliun, sedangkan deposito menyumbang 47% atau Rp13,1 triliun.

Di sisi lain penyaluran kredit tercatat sebesar Rp26,6 triliun pada akhir semester I-2026, meningkat 24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp21,4 triliun. Bank Jago berupaya untuk selalu menjaga kualitas dan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit yang terlihat dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross 0,8%, lebih rendah dibanding rata-rata NPL perbankan nasional.

¨Sebagai bank berbasis teknologi, pertumbuhan bisnis ini tidak lepas dari inovasi produk dan layanan kami serta kolaborasi kuat dengan mitra ekosistem strategis. Dengan begitu kami mampu menghadirkan solusi keuangan yang relevan bagi berbagai segmen nasabah, sekaligus membangun fundamental yang solid untuk pertumbuhan di masa depan,¨ kata Direktur Utama Bank Jago Arief Harris.

Salah satunya kolaborasi Bank Jago dengan ekosistem Bibit dan Stockbit memungkinkan nasabah terhubung langsung dan seamless untuk membeli produk investasi, seperti reksadana, obligasi, dan saham. Lebih dari 3,6 juta nasabah Aplikasi Jago terhubung dengan Aplikasi Bibit dan Stockbit.

Sementara kolaborasi Bank Jago dengan mitra (partner) penyaluran kredit ekosistem dan platform digital dan perusahaan pembiayaan, termasuk BFI Finance, membantu nasabah mendapatkan fasilitas pembiayaan, sekaligus menumbuhkan portofolio kredit Bank Jago dengan lebih cepat dan terukur. Penyaluran kredit melalui partner ini terus menjadi motor utama bisnis pembiayaan Bank Jago.
¨Kami berkomitmen terus menjalankan kolaborasi bisnis dan penyaluran kredit yang telah terbangun baik selama lima tahun terakhir. Pada saat yang sama kami juga mengembangkan penyaluran kredit secara langsung kepada nasabah melalui konsep pembiayaan yang bertanggung jawab untuk menjangkau segmen nasabah yang lebih luas,¨ jelas Arief.

Sebagai salah satu komitmen Bank Jago dalam konsep pembiayaan yang bertanggung jawab, Bank Jago menghadirkan fitur Rapor Kredit pada Aplikasi Jago yang membantu debitur memahami kesehatan finansialnya terkait pinjaman atau kredit. Melalui Rapor Kredit, debitur dapat mengakses informasi kesehatan kreditnya secara lebih mudah, jelas, dan transparan langsung dari Aplikasi Jago sehingga bisa lebih mengenali kapasitas finansialnya serta mengambil keputusan pinjaman dengan informasi yang lebih lengkap dan sesuai dengan kebutuhan.
Sampai akhir Juni 2026, aset Bank Jago mencapai Rp41,4 triliun, tumbuh 28% dibandingkan akhir Juni 2025 yang sebesar Rp32,4 triliun. Sejalan dengan pertumbuhan aset, profitabilitas juga meningkat dengan laba bersih setelah pajak atau net profit after tax (NPAT) sebesar Rp189 miliar, meningkat 49% dari Rp127 miliar pada akhir Juni 2025.

Dengan kondisi fundamental yang kuat, Bank Jago memiliki rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) di level 28,4%. Ini menunjukkan tingkat permodalan yang kuat bagi Bank Jago untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan menumbuhkan bisnis secara berkelanjutan.

“Kami ingin Bank Jago dikenal bukan hanya sekadar bank di saku nasabah tetapi menjadi bank berbasis teknologi yang membantu nasabah, mitra ekosistem, dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan kesempatan tumbuh mereka secara bersama-sama melalui inovasi dan kolaborasi yang berdampak positif di masa depan,” pungkas Arief.

Tentang Bank Jago
Dirancang khusus sebagai bank berbasis teknologi (tech-based bank) yang tertanam di dalam ekosistem digital Indonesia, Bank Jago memiliki aspirasi untuk meningkatkan kesempatan tumbuh berjuta insan melalui solusi finansial digital yang berfokus pada kehidupan. Bank Jago membangun produk dan layanan perbankan, baik secara konvensional maupun syariah, yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, mulai dari ritel (consumer), mass market, sampai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bank Jago mengembangkan Aplikasi Jago (Jago App) yang dirancang untuk dapat tertanam di berbagai ekosistem digital, serta dapat disesuaikan (customized) dan dipersonalisasi (personalized) agar kompatibel dengan teknologi pelaku ekosistem dan kebutuhan masing-masing nasabah. Kolaborasi dengan ekosistem ini mempermudah nasabah untuk menjalani kehidupannya.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here