PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) mengumumkan bahwa entitas anak usahanya, PT Millenium Mega Mulia (MMM), telah resmi melakukan transaksi afiliasi RISE berupa pembelian 51% saham PT Tunas Triasa Tangguh (TTT) senilai Rp 57,57 miliar pada tanggal 26 Juni 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari ekspansi portofolio perseroan untuk mengembangkan kawasan industri Tanrise Industrial Park di Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Akuisisi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan konsolidasian dan memperkuat posisi pengembang properti tersebut dalam jangka menengah hingga panjang.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Rincian Aksi Korporasi
Berdasarkan Akta Jual Beli Saham Nomor 16 tanggal 26 Juni 2026, PT Millenium Mega Mulia (MMM) membeli sebanyak 57.578 lembar saham atau setara 51% kepemilikan saham di dalam TTT. Pihak penjual dalam transaksi ini adalah PT Tancorp Global Sentosa (TGS) yang merupakan pihak terafiliasi dengan perseroan.
Nilai keseluruhan transaksi disepakati sebesar Rp 57.578.000.000 yang sepenuhnya dibiayai menggunakan dana internal MMM. Nilai transaksi tersebut setara dengan 2,07% dari total ekuitas perseroan per 31 Desember 2025 yang tercatat sebesar Rp 2.775.093.397.256, sehingga tidak dikategorikan sebagai transaksi material berdasarkan POJK 17/2020.
Jadwal Lengkap
Berikut adalah jadwal pelaksanaan dan perubahan struktur kepemilikan saham terkait aksi korporasi yang telah dirangkum dari keterbukaan informasi perseroan:
| Agenda / Peristiwa Korporasi | Tanggal Pelaksanaan / Keterangan |
| Penandatanganan Akta Jual Beli Saham No. 16 | 26 Juni 2026 |
| Penerbitan Keterbukaan Informasi Resmi | 29 Juni 2026 |
| Kepemilikan Saham MMM di TTT Sebelum Transaksi | 0 lembar saham (0,00%) |
| Kepemilikan Saham MMM di TTT Sesudah Transaksi | 57.578 lembar saham (51,00%) |
| Sisa Kepemilikan Saham TGS di TTT | 55.321 lembar saham (49,00%) |
Sumber Informasi: PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk Laporan Informasi dan Fakta Material Pembelian Saham
Dampak Transaksi Afiliasi RISE bagi Investor
Aksi korporasi ini tidak menimbulkan efek dilusi langsung terhadap pemegang saham publik karena transaksi dilakukan pada level anak usaha menggunakan dana internal. Struktur modal saham utama perseroan tidak mengalami perubahan akibat pembelian saham TTT oleh MMM tersebut.
Investor diuntungkan oleh potensi peningkatan revenue stream baru dari pengelolaan kawasan industri seluas 1.311.942 m² di Ogan Ilir. Analisis kuantitatif independen memproyeksikan MMM akan memperoleh peningkatan laba rata-rata sebesar Rp 60.244 juta per tahun setelah transaksi ini direalisasikan.
Kondisi Keuangan Terkait
Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025, total aset MMM tercatat mencapai Rp 340.207.049.702 dengan ekuitas bersih sebesar Rp 316.203.473.726. MMM juga membukukan kinerja positif dengan laba tahun berjalan tahun 2025 sebesar Rp 23.066.044.127.
Sementara itu, objek akuisisi yaitu TTT mencatat total aset sebesar Rp 112.937.197.622 per akhir tahun 2025 yang didominasi oleh aset tidak lancar berupa tanah kosong. Berdasarkan penilaian independen dari KJPP Ruddy Barus Yenny dan Rekan, opini nilai pasar aset tanah TTT tersebut mencapai Rp 140.206.000.000.
FAQ
- Apakah transaksi ini merugikan pemegang saham minoritas?
Tidak, Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar dan Rekan (KJPP FSR) menyatakan bahwa rencana transaksi ini adalah wajar karena harga beli 0,316% lebih rendah dari nilai pasar fundamentalnya. - Dari mana sumber pendanaan untuk pembelian saham ini?
Seluruh pendanaan transaksi senilai Rp 57,57 miliar bersumber dari kas internal PT Millenium Mega Mulia selaku entitas anak perseroan. - Mengapa transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi?
Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi karena melibatkan PT Tancorp Global Sentosa selaku penjual dan PT Millenium Mega Mulia selaku pembeli, di mana kedua entitas tersebut dikendalikan oleh pihak yang sama serta memiliki kesamaan pengurus.
Poin Penting bagi Investor
- Perseroan kini memegang kendali penuh atas 51% saham TTT melalui entitas anak usahanya.
- Akuisisi ini memperluas portofolio real estate ke sektor kawasan industri di wilayah Sumatera Selatan.
- Harga transaksi sebesar Rp 57.578.000.000 dinilai wajar dan berada di bawah estimasi nilai pasar wajar dari penilai independen sebesar Rp 57.760.355.000.
- Aksi korporasi ini tidak memengaruhi jumlah saham beredar milik investor ritel langsung di pasar modal.
Profil Singkat Perusahaan
PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) merupakan perusahaan publik yang bergerak dalam bidang pengembangan, jasa, dan pengelolaan properti serta real estate. Emiten yang dikenal dengan nama Tanrise Property ini berkedudukan di Sidoarjo, Jawa Timur, dan memiliki fokus utama pada pengembangan kawasan hunian, komersial, pergudangan, hingga kawasan industri terpadu.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin