PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) menyiapkan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau PMTHMETD BHIT 2026 sebanyak-banyaknya 8.606.815.670 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Rencana private placement ini akan dimintakan persetujuan dalam RUPSLB pada 29 Juni 2026 dan berpotensi memperkuat struktur permodalan, menambah modal kerja, serta mendukung pengembangan entitas anak.
Harga pelaksanaan PMTHMETD belum ditetapkan dalam keterbukaan informasi. Sesuai ketentuan BEI, harga pelaksanaan saham PMTHMETD sekurang-kurangnya 90% dari rata-rata harga penutupan 25 hari bursa sebelum tanggal permohonan pencatatan.
Rincian Aksi Korporasi PMTHMETD BHIT 2026
BHIT berencana menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 8.606.815.670 saham melalui mekanisme PMTHMETD. Saham baru tersebut memiliki nilai nominal Rp100 per saham.
Rencana aksi korporasi ini dilakukan dalam rangka selain perbaikan posisi keuangan. Perseroan menyebut tujuan PMTHMETD adalah meningkatkan struktur permodalan dan keuangan, memenuhi kebutuhan modal kerja, menambah likuiditas perdagangan saham, serta membuka peluang masuknya investor strategis.
| Keterangan | Detail |
| Emiten | PT MNC Asia Holding Tbk |
| Kode saham | BHIT |
| Aksi korporasi | PMTHMETD atau private placement |
| Jumlah saham baru maksimal | 8.606.815.670 saham |
| Nilai nominal | Rp100 per saham |
| Harga pelaksanaan | Mengikuti ketentuan BEI, minimal 90% dari rata-rata harga penutupan 25 hari bursa |
| Periode pelaksanaan | Maksimal 2 tahun sejak persetujuan RUPSLB |
| Batas akhir periode | Sampai dengan 29 Juni 2028 |
| Calon pemodal | Belum terdapat calon pemodal pada saat RUPSLB |
Dana hasil PMTHMETD setelah dikurangi biaya-biaya terkait akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan keuangan perseroan. Dana juga dapat digunakan untuk modal kerja, peningkatan setoran modal kepada entitas anak, serta pengembangan usaha sesuai kebutuhan perseroan dan entitas anak.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi PMTHMETD PT MNC Asia Holding Tbk
Jadwal Lengkap
Berikut jadwal penting rencana PMTHMETD BHIT 2026:
| Tanggal | Agenda |
| 21 Mei 2026 | Pengumuman dan panggilan awal RUPSLB dipublikasikan |
| 5 Juni 2026 | Pengumuman dan panggilan RUPSLB lanjutan dipublikasikan |
| 25 Juni 2026 | Keterbukaan informasi diterbitkan di Jakarta |
| 29 Juni 2026 | RUPSLB dijadwalkan untuk meminta persetujuan PMTHMETD |
| 29 Juni 2028 | Batas maksimal periode pelaksanaan PMTHMETD jika disetujui RUPSLB |
RUPSLB dijadwalkan berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026 pukul 14.00 WIB sampai selesai di iNews Tower Lantai 3, Jl. Kebon Sirih No. 17–19, Jakarta Pusat 10340. Persetujuan PMTHMETD memerlukan persetujuan pemegang saham independen sesuai ketentuan POJK No. 14 Tahun 2019.
Baca juga: Mengupas Keterbukaan Informasi BHIT 2026 Terkait Rencana Aksi Korporasi Terbaru
Dampak bagi Investor
PMTHMETD BHIT 2026 dapat menyebabkan dilusi kepemilikan bagi pemegang saham lama karena saham baru diterbitkan tanpa HMETD. Berdasarkan proforma, saham baru PMTHMETD mewakili 9,34% dari struktur pemegang saham setelah pelaksanaan.
Jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan berpotensi naik dari 86.068.156.705 saham menjadi sebanyak-banyaknya 94.674.972.375 saham. Jumlah saham dalam portepel juga berkurang dari 118.931.843.295 saham menjadi 110.325.027.625 saham.
Dari sisi struktur modal, aksi korporasi ini berpotensi memperkuat ekuitas BHIT. Namun, dampak final terhadap struktur kepemilikan, harga pelaksanaan, dan dana yang diterima masih bergantung pada realisasi pelaksanaan PMTHMETD.
Investor perlu mencermati siapa calon pemodal yang akan masuk, harga pelaksanaan final, serta penggunaan dana pada entitas anak. Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Berdasarkan proforma per 31 Desember 2025, total aset BHIT sebelum PMTHMETD tercatat Rp58,80 triliun dan berpotensi naik menjadi Rp59,66 triliun setelah PMTHMETD. Total ekuitas berpotensi meningkat dari Rp40,41 triliun menjadi Rp41,28 triliun.
Total liabilitas dalam proforma tetap sebesar Rp18,38 triliun. Rasio liabilitas terhadap aset berpotensi turun dari 31,3% menjadi 30,8%, sedangkan rasio liabilitas terhadap ekuitas berpotensi turun dari 45,5% menjadi 44,5%.
Perhitungan proforma tersebut dibuat dengan asumsi PMTHMETD dilaksanakan pada nilai nominal Rp100 per saham. Nilai dana aktual tetap bergantung pada harga pelaksanaan final sesuai ketentuan bursa.
FAQ
Apa inti rencana PMTHMETD BHIT 2026?
BHIT berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 8.606.815.670 saham baru melalui mekanisme PMTHMETD.
Kapan PMTHMETD BHIT dapat dilaksanakan?
PMTHMETD dapat dilaksanakan maksimal 2 tahun sejak persetujuan RUPSLB pada 29 Juni 2026, yaitu sampai 29 Juni 2028.
Apakah PMTHMETD BHIT menyebabkan dilusi?
PMTHMETD dapat menyebabkan dilusi karena saham baru diterbitkan tanpa HMETD. Berdasarkan proforma, saham baru PMTHMETD mewakili 9,34% dari struktur setelah pelaksanaan.
Untuk apa dana PMTHMETD digunakan?
Dana akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan keuangan, modal kerja, setoran modal kepada entitas anak, serta pengembangan usaha.
Poin Penting bagi Investor
- BHIT menyiapkan PMTHMETD maksimal 8.606.815.670 saham baru.
- Nilai nominal saham baru ditetapkan Rp100 per saham.
- Harga pelaksanaan final belum ditetapkan dalam keterbukaan informasi.
- RUPSLB dijadwalkan pada 29 Juni 2026.
- Periode pelaksanaan PMTHMETD maksimal sampai 29 Juni 2028.
- Dana digunakan untuk memperkuat permodalan, modal kerja, dan pengembangan entitas anak.
- Proforma menunjukkan rasio liabilitas terhadap ekuitas turun dari 45,5% menjadi 44,5%.
Profil Singkat Perusahaan
PT MNC Asia Holding Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang investasi dan perusahaan holding. Perseroan merupakan induk dari beberapa entitas anak dan bergerak dalam kegiatan investasi serta konsultasi manajemen.
Kantor pusat perseroan berada di Gedung MNC Bank Tower Lantai 21, Jalan Kebon Sirih No. 21–27, Jakarta Pusat 10340. Berdasarkan keterbukaan informasi, pengendali perseroan adalah Hary Tanoesoedibjo.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin