PT Argo Pantes Tbk. (ARGO) mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 9,2 kali lipat menjadi Rp71,19 miliar. Pencapaian ini terungkap dalam paparan publik pada 10 Juni 2026, yang juga menyoroti keberhasilan Transformasi ARGO di sektor properti logistik.
Laba Melonjak, Dampak Transformasi ARGO dan Pencatatan
Pendapatan perseroan tumbuh 9% menjadi Rp112,32 miliar, mendongkrak laba bersih secara signifikan. Namun, peningkatan laba ini juga dipengaruhi oleh one-off event berupa pembersihan pencatatan aktiva dan kewajiban masa lalu.
Kejadian satu waktu tersebut memberikan tambahan laba perseroan kurang lebih sebesar Rp51,3 miliar. Apabila efek dari penghapusan tersebut dikeluarkan, laba murni perseroan tercatat di angka sekitar Rp19,86 miliar.
Strategi Bisnis Properti Logistik Modern
Sektor pergudangan modern telah menyumbang hampir 70% dari total pendapatan perseroan pada tahun 2025. Hal ini mengukuhkan langkah perusahaan sebagai pengembang dan penyedia property logistic.
Perusahaan juga telah menandatangani kontrak 10 tahun dengan J&T Cargo seluas hampir 23.500 meter persegi di Cikokol. Pasar penyewaan saat ini sangat terbuka dan difokuskan pada sektor logistik, kurir, dan FMCG guna menjaga bisnis yang sustainable.
Target Ekspansi dan Serapan Capex
Perseroan menyiapkan Capex minimal Rp250 miliar pada tahun 2026 untuk perbaikan infrastruktur, renovasi gudang, dan pembangunan fasilitas baru. Target utamanya mencakup perbaikan sekitar 75.000 meter persegi area gudang di kawasan Bekasi dan Tangerang sepanjang tahun 2026.
Khusus untuk wilayah Bekasi, manajemen memiliki target area sewa mencapai 40.000 meter persegi pada tahun 2026. Selain menyediakan gudang siap pakai, perseroan juga menjajaki penyewa dengan skema BTS (Build-to-Suit) yang dibangun sesuai spesifikasi kebutuhan penyewa.
Profil Margin dan Mitigasi Risiko Utang
Saat ini EBITDA margin berada di level 34%, dengan tingkat penyewaan lahan yang baru mencapai 50% dari total potensi. Optimalisasi lahan yang belum terserap tersebut diproyeksikan dapat mendongkrak margin agar mencapai standar industri yang lebih tinggi.
Terkait profil utang, kewajiban sisa bisnis masa lalu perseroan tercatat sebesar USD38 juta. Sebanyak 80% dari kewajiban tersebut berwujud Subordinated Zero Coupon Bond yang jatuh tempo pada 2031, sehingga pelemahan kurs tidak menyebabkan cash flow keluar yang signifikan.
Ringkasan Kinerja Keuangan & Operasional
| Indikator | Capaian / Target | Keterangan |
| Laba Bersih | Rp71,19 Miliar | Naik 9,2 kali lipat, dipengaruhi one-off event |
| Laba Murni | Rp19,86 Miliar | Perhitungan tanpa one-off event |
| Pendapatan | Rp112,32 Miliar | Tumbuh 9% |
| Anggaran Capex 2026 | Minimal Rp250 Miliar | Untuk infrastruktur, renovasi, dan fasilitas baru |
| Target Area Sewa Bekasi | 40.000 Meter Persegi | Target sepanjang tahun 2026 |
Kesimpulan
Keberhasilan di sektor pergudangan modern ini telah berkontribusi secara masif terhadap total pendapatan perseroan. Capaian operasional dan finansial tersebut juga menandai secara resmi pergeseran arah bisnis perusahaan ke dalam ranah property logistic.
Tentang PT Argo Pantes Tbk. (ARGO)
PT Argo Pantes Tbk. merupakan perusahaan publik yang menyelenggarakan paparan publik pada 10 Juni 2026 di platform IDX LIVE 2026. Saat ini, perseroan telah bertransformasi resmi dalam bidang usaha pengembang dan penyedia property logistic.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif berdasarkan hasil Public Expose perusahaan. Konten ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, atau saran untuk membeli maupun menjual saham terkait. Segala keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab investor.
Disclaimer:Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin