PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) menyetujui pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp396,21 miliar atau Rp11,85 per saham. Dividen MIDI 2026 akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 17 Juni 2026 pukul 16.00 WIB, dengan cum dividen pasar reguler dan negosiasi pada 12 Juni 2026.
Keputusan ini merupakan salah satu hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada 4 Juni 2026 di Gedung Alfa Tower, Alam Sutera, Tangerang. Selain dividen, RUPS juga menyetujui penyisihan dana cadangan sebesar Rp100 juta dan penggunaan sisa laba tahun berjalan sebesar Rp395,15 miliar untuk investasi dan modal kerja perseroan.
Rincian Aksi Korporasi Dividen MIDI 2026
MIDI menetapkan penggunaan laba tahun berjalan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Dari keputusan RUPS, perseroan menyisihkan Rp100.000.000 sebagai dana cadangan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Perseroan juga menetapkan dividen tunai sebesar Rp396.208.243.380. Nilai tersebut setara Rp11,85 per saham dan akan dibayarkan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 17 Juni 2026 sampai pukul 16.00 WIB.
Sisa laba tahun berjalan sebesar Rp395.151.141.709 akan digunakan untuk keperluan investasi dan modal kerja perseroan. Jumlah tersebut akan dicatat sebagai laba yang ditahan.
RUPS memberikan wewenang kepada Direksi MIDI untuk melaksanakan pembagian dividen dan melakukan seluruh tindakan yang dianggap perlu terkait pembagian dividen. Keputusan ini menunjukkan pembagian laba tetap disertai alokasi internal untuk mendukung kebutuhan bisnis.
Sumber Informasi: Ringkasan Risalah RUPST MIDI terkait Pembagian Dividen Tunai
Jadwal Lengkap Dividen MIDI 2026
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen MIDI berdasarkan ringkasan risalah RUPST.
| Keterangan | Tanggal |
|---|---|
| Cum dividen pasar reguler dan negosiasi | 12 Juni 2026 |
| Ex dividen pasar reguler dan negosiasi | 15 Juni 2026 |
| Cum dividen pasar tunai | 17 Juni 2026 |
| Ex dividen pasar tunai | 18 Juni 2026 |
| Recording date pemegang saham berhak | 17 Juni 2026 pukul 16.00 WIB |
| Pelaksanaan pembayaran dividen | 25 Juni 2026 |
Tanggal cum dividen menjadi batas penting bagi pemegang saham yang ingin memperoleh hak dividen tunai. Setelah memasuki tanggal ex dividen, pembelian saham MIDI tidak lagi memberikan hak atas dividen tahun buku 2025.
Dampak bagi Investor
Dividen MIDI 2026 memberikan arus kas tunai sebesar Rp11,85 per saham kepada pemegang saham yang memenuhi ketentuan recording date. Total dividen yang diterima investor bergantung pada jumlah saham MIDI yang dimiliki.
Aksi ini tidak menyebabkan dilusi karena MIDI tidak menerbitkan saham baru. Jumlah saham beredar dan persentase kepemilikan pemegang saham lama tidak berubah akibat pembagian dividen tunai.
Dari sisi struktur keuangan, pembayaran dividen akan mengurangi kas atau saldo laba yang tersedia setelah distribusi dilakukan. Namun, MIDI tetap menahan laba sebesar Rp395,15 miliar untuk mendukung investasi dan modal kerja.
Bagi investor, kombinasi dividen tunai dan laba ditahan perlu dibaca sebagai pembagian laba yang tetap mempertimbangkan kebutuhan ekspansi. Evaluasi keberlanjutan dividen tetap perlu memperhatikan pertumbuhan laba, arus kas operasional, ekspansi gerai, kebutuhan modal kerja, dan efektivitas belanja modal.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Ringkasan risalah RUPST tidak memuat rincian pendapatan, laba bersih penuh, total aset, total ekuitas, posisi kas, maupun rasio pembayaran dividen MIDI. Informasi yang tersedia berfokus pada alokasi penggunaan laba tahun buku 2025 dan jadwal pembagian dividen.
Data yang tersedia menunjukkan total dividen tunai sebesar Rp396,21 miliar dan sisa laba ditahan sebesar Rp395,15 miliar. Dengan demikian, perseroan membagi sebagian laba kepada pemegang saham sekaligus mempertahankan sebagian laba untuk kebutuhan operasional dan investasi.
Investor perlu membaca laporan keuangan tahunan dan laporan keuangan kuartalan MIDI untuk menilai keberlanjutan dividen. Aspek yang relevan mencakup laba bersih, arus kas operasional, kebutuhan ekspansi gerai, perputaran persediaan, margin usaha, dan posisi utang.
FAQ
Apa dividen MIDI 2026?
Dividen MIDI 2026 adalah pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp11,85 per saham.
Berapa total dividen tunai MIDI?
Total dividen tunai MIDI mencapai Rp396.208.243.380.
Kapan cum dividen MIDI di pasar reguler?
Cum dividen MIDI di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 12 Juni 2026.
Kapan dividen MIDI dibayarkan?
Pelaksanaan pembayaran dividen MIDI dijadwalkan pada 25 Juni 2026.
Poin Penting bagi Investor
- MIDI membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp11,85 per saham.
- Total nilai dividen tunai mencapai Rp396,21 miliar.
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 12 Juni 2026.
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 15 Juni 2026.
- Cum dividen pasar tunai jatuh pada 17 Juni 2026.
- Ex dividen pasar tunai jatuh pada 18 Juni 2026.
- Recording date ditetapkan pada 17 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
- Pembayaran dividen dijadwalkan pada 25 Juni 2026.
- Sisa laba sebesar Rp395,15 miliar digunakan untuk investasi dan modal kerja.
Profil Singkat Perusahaan
PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) adalah perusahaan ritel modern yang mengelola jaringan gerai Alfamidi dan format ritel terkait. Perseroan bergerak dalam penjualan produk kebutuhan sehari-hari melalui jaringan toko modern.
Kinerja MIDI dapat dipengaruhi oleh daya beli masyarakat, ekspansi gerai, efisiensi rantai pasok, biaya sewa, biaya tenaga kerja, persaingan ritel modern, serta kemampuan menjaga margin di tengah perubahan harga barang konsumsi.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin