Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightFASW Siapkan Penambahan Usaha Konsultansi, RUPSLB Digelar 10 Juni 2026

FASW Siapkan Penambahan Usaha Konsultansi, RUPSLB Digelar 10 Juni 2026

PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) berencana menambah kegiatan usaha baru berupa KBLI 70202, yaitu Aktivitas Konsultansi Manajemen dan Bisnis Industri. Rencana penambahan usaha FASW ini akan dimintakan persetujuan dalam RUPSLB pada 10 Juni 2026 dan ditujukan untuk mendukung kebutuhan anak perusahaan serta perusahaan afiliasi dalam satu kelompok usaha.

Rencana ini bukan penerbitan saham baru, sehingga tidak menimbulkan dilusi bagi pemegang saham lama. Berdasarkan studi kelayakan KJPP Toto Suharto & Rekan, rencana penambahan kegiatan usaha tersebut dinilai layak dengan NPV Rp5,55 miliar, IRR 192,88%, PI 6,11, dan payback period 2 tahun 7 bulan.

Rincian Aksi Korporasi Penambahan Usaha FASW

FASW berencana menambah kegiatan usaha baru di bidang Aktivitas Konsultansi Manajemen dan Bisnis Industri atau KBLI 70202. Perseroan menyampaikan rencana ini dalam rangka memenuhi ketentuan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Penambahan kegiatan usaha ini tidak diarahkan untuk ekspansi pasar secara luas. Perseroan menyatakan layanan konsultansi akan difokuskan untuk mendukung kebutuhan anak perusahaan dan/atau perusahaan afiliasi dalam satu kelompok usaha.

Target layanan konsultansi mencakup PT Dayasa Aria Prima, anak perusahaan dengan kepemilikan 99,99%, serta PT Prokemas Adhikari Kreasi, perusahaan afiliasi yang memiliki kesamaan anggota pengurus dengan FASW. Kedua entitas tersebut bergerak di industri kertas, papan kertas bergelombang, serta kemasan dari kertas dan karton.

Perseroan juga menyatakan penambahan kegiatan usaha ini tidak memerlukan penambahan tenaga kerja khusus. Kebutuhan kompetensi akan dipenuhi dari sumber daya manusia internal di bidang keuangan, hukum, sumber daya manusia, operasional, dan fungsi pendukung lainnya.

Sumber Informasi: Perubahan dan/atau Tambahan Keterbukaan Informasi Penambahan Kegiatan Usaha FASW

Jadwal Lengkap

Berikut jadwal penting terkait RUPSLB FASW untuk persetujuan penambahan kegiatan usaha.

AgendaTanggal
Pengumuman RUPSLB4 Mei 2026
Keterbukaan Informasi4 Mei 2026
Recording date18 Mei 2026
Pemanggilan RUPSLB19 Mei 2026
Penyelenggaraan RUPSLB10 Juni 2026
Penyampaian Ringkasan Risalah RUPSLB12 Juni 2026
Penyampaian Risalah RUPSLB9 Juli 2026

RUPSLB akan diselenggarakan pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 10.30 WIB sampai selesai di Mövenpick Hotel, Ruang London, Jakarta Pusat, serta secara elektronik melalui eASY.KSEI. Mata acara utama RUPSLB mencakup persetujuan penambahan kegiatan usaha dan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan.

Dampak bagi Investor

Penambahan usaha FASW tidak menyebabkan dilusi langsung karena tidak ada penerbitan saham baru. Jumlah saham beredar dan persentase kepemilikan pemegang saham lama tidak berubah akibat rencana ini.

Dampak utama berada pada peluang diversifikasi pendapatan secara terbatas. FASW memproyeksikan kegiatan konsultansi dapat menghasilkan fee jasa konsultasi yang bersifat berulang atau recurring, sehingga berpotensi mendukung pendapatan usaha, laba kotor, laba bersih, serta kas dan setara kas.

Namun, kontribusi bisnis baru tetap perlu dicermati karena rencana ini bergantung pada permintaan jasa dari anak perusahaan dan afiliasi. Investor juga perlu memperhatikan sensitivitas proyeksi terhadap perubahan pendapatan jasa, initial investment, dan discount rate.

Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Kondisi Keuangan Terkait

FASW mencatat penjualan neto sebesar Rp8,10 triliun pada 2025, naik dari Rp7,70 triliun pada 2024. Namun, perseroan masih membukukan rugi tahun berjalan sebesar Rp1,14 triliun pada 2025, lebih besar dibandingkan rugi Rp1,11 triliun pada 2024.

Dari sisi posisi keuangan, total aset FASW per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp12,23 triliun, sedangkan total liabilitas sebesar Rp6,49 triliun. Total ekuitas meningkat menjadi Rp5,74 triliun dari Rp3,32 triliun pada 2024.

Rasio keuangan menunjukkan tekanan profitabilitas masih berlanjut. ROA tercatat minus 9,3%, ROE minus 19,8%, dan net margin minus 14,0% pada 2025.

Kelayakan penambahan usaha dinilai positif oleh KJPP Toto Suharto & Rekan. Studi kelayakan mencatat NPV sebesar Rp5.548.569.336, IRR 192,88%, PI 6,11, dan payback period 2 tahun 7 bulan.

Baca juga: FASW Berencana Tambah Kegiatan Usaha Konsultansi, Siapkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa

FAQ

Apa rencana aksi korporasi terbaru FASW?
FASW berencana menambah kegiatan usaha baru berupa Aktivitas Konsultansi Manajemen dan Bisnis Industri atau KBLI 70202.

Kapan RUPSLB FASW digelar?
RUPSLB FASW dijadwalkan pada 10 Juni 2026 pukul 10.30 WIB.

Apakah penambahan usaha FASW menyebabkan dilusi saham?
Rencana ini tidak menyebabkan dilusi langsung karena perseroan tidak menerbitkan saham baru.

Apa tujuan penambahan kegiatan usaha FASW?
Tujuannya adalah mengoptimalkan kompetensi internal, mendukung anak perusahaan dan afiliasi, meningkatkan sinergi grup, serta membuka peluang pendapatan tambahan.

Poin Penting bagi Investor

  • FASW berencana menambah KBLI 70202 untuk jasa konsultansi manajemen dan bisnis industri.
  • RUPSLB persetujuan dijadwalkan pada 10 Juni 2026.
  • Rencana ini membutuhkan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar.
  • Tidak ada penerbitan saham baru, sehingga tidak ada dilusi langsung.
  • Layanan akan difokuskan untuk anak perusahaan dan perusahaan afiliasi.
  • Kegiatan baru tidak membutuhkan penambahan tenaga kerja khusus.
  • Studi kelayakan mencatat NPV Rp5,55 miliar dan IRR 192,88%.
  • FASW masih mencatat rugi tahun berjalan Rp1,14 triliun pada 2025.

Profil Singkat Perusahaan

PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) adalah perusahaan publik yang bergerak dalam industri kertas dan papan kertas bergelombang. Kegiatan usaha utama perseroan mencakup manufaktur kertas untuk kemasan seperti containerboard, liner, corrugating medium, dan boxboard.

Pengendali FASW adalah SCG Packaging Public Company Limited. Berdasarkan Daftar Pemegang Saham per 30 April 2026, Siam Kraft Industry Company Limited memiliki 59,85% saham, SCGP Solutions (Singapore) Pte. Ltd. memiliki 39,93%, dan masyarakat memiliki 0,22%.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. 

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here