PT BUMA Internasional Grup Tbk berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham sebanyak-banyaknya 320.769.300 lembar dengan alokasi dana internal maksimal USD 6.000.000. Aksi korporasi ini dijadwalkan setelah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Juni 2026. Langkah strategis tersebut diperkirakan menurunkan total aset dan ekuitas perusahaan, namun diproyeksikan tidak berdampak material terhadap pendapatan operasional.
Rincian Agenda Aksi Korporasi dan Buyback Saham BUMA 2026
Perusahaan mengalokasikan dana maksimum setara Rp104.250.022.500 dengan asumsi nilai tukar 1 USD adalah Rp17.375,01 untuk mendanai transaksi tersebut. Jumlah saham yang akan dibeli kembali setara dengan maksimum 4,36% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.
Sebelum melaksanakan buyback, emiten berkode saham BUMA ini juga merencanakan Pengurangan Modal Tahap 3 dengan cara menarik kembali sisa saham treasuri saat ini yang berjumlah 293.837.700 lembar. Selain itu, sisa saham hasil pembelian kembali nantinya dapat dialokasikan untuk pelaksanaan program kepemilikan saham manajemen dan karyawan (MESOP Tahap 2).
Jadwal Lengkap Pelaksanaan RUPSLB BUMA
Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada 18 Mei 2026, berikut adalah jadwal lengkap rencana kegiatan RUPSLB perusahaan:
| Keterangan | Tanggal |
| Pemberitahuan jadwal dan agenda RUPSLB kepada OJK | 7 Mei 2026 |
| Pengumuman RUPSLB (disertai Keterbukaan Informasi) | 18 Mei 2026 |
| Recording Date (Daftar Pemegang Saham yang Berhak Hadir) | 1 Juni 2026 |
| Pemanggilan RUPSLB | 2 Juni 2026 |
| Penyelenggaraan RUPSLB | 24 Juni 2026 |
Setelah persetujuan diperoleh, periode pelaksanaan buyback akan berlangsung sewaktu-waktu dalam jangka waktu 12 bulan hingga selambat-lambatnya 24 Juni 2027.
Dampak bagi Investor
Pelaksanaan transaksi buyback ini diproyeksikan akan menurunkan porsi kepemilikan saham masyarakat (free float) dari semula 40,86% menjadi 36,50%. Di sisi lain, manajemen memastikan bahwa pelaksanaan program MESOP Tahap 2 tidak akan menimbulkan efek dilusi bagi pemegang saham lama karena alokasi saham tidak menggunakan penerbitan saham baru.
Pengurangan Modal Tahap 3 juga dirancang untuk meningkatkan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham sekaligus menciptakan struktur permodalan yang lebih efisien. Investor tetap perlu memperhatikan mitigasi risiko portofolio untuk menjaga modal di tengah volatilitas pasar akibat aksi korporasi.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Men menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025 yang telah diaudit, total aset perusahaan tercatat sebesar USD 1.527.569.222 dengan total ekuitas USD 48.873.727. Penggunaan kas internal maksimal USD 6.000.000 akan menurunkan total aset menjadi USD 1.521.569.222 dan ekuitas menjadi USD 42.873.727.
Aksi korporasi ini juga akan mengubah nilai laba bersih per saham (Earnings Per Share) dari posisi minus USD 0,01734 menjadi minus USD 0,01814. Manajemen menegaskan bahwa posisi arus kas saat ini masih sangat memadai untuk membiayai seluruh operational dan ekspansi perusahaan.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Rencana Pembelian Kembali Saham PT BUMA Internasional Grup Tbk
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Rencana Pengurangan Modal dan Program MESOP PT BUMA Internasional Grup Tbk
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Berapa harga pelaksanaan untuk buyback saham BUMA ini? Harga penawaran atas transaksi buyback akan dilakukan dengan harga yang lebih rendah atau sama dengan harga transaksi yang terjadi sebelumnya sesuai ketentuan POJK 29/2023.
2. Apakah pelaksanaan program MESOP Tahap 2 akan menyebabkan dilusi saham? Tidak, program MESOP Tahap 2 tidak menimbulkan dampak dilusi karena saham yang dialokasikan berasal dari saham treasuri (buyback) dan bukan dari penerbitan saham baru.
3. Apa syarat kuorum agar agenda Pengurangan Modal Tahap 3 disetujui? RUPSLB wajib dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit $2/3$ bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang sah, dan wajib disetujui oleh lebih dari $2/3$ bagian dari saham yang hadir.
Poin Penting bagi Investor
- Alokasi Dana: Perusahaan menyiapkan dana internal maksimal USD 6.000.000 atau setara Rp104.250.022.500.
- Jumlah Saham: Saham yang dibeli kembali maksimal sebanyak 320.769.300 lembar saham.
- Tujuan Transaksi: Memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan mendukung program retensi karyawan melalui MESOP.
- Restriksi Transaksi: Direksi, komisaris, karyawan, dan pemegang saham utama dilarang melakukan transaksi atas saham perusahaan selama periode buyback berjalan.
Profil Singkat Perusahaan
PT BUMA Internasional Grup Tbk adalah perusahaan terbuka yang bergerak di bidang jasa, pertambangan, perdagangan, pembangunan dan/atau konstruksi, serta aktivitas perusahaan holding. Perusahaan ini berkedudukan di Jakarta Selatan dengan kantor pusat di South Quarter Tower C, Lantai 5, Jl. R.A. Kartini Kav 8, Cilandak Barat.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin