PT Citatah Tbk (CTTH) berencana melakukan penambahan kegiatan usaha baru melalui klasifikasi KBLI 46733 yang mencakup perdagangan besar ubin dan material sejenis. Berdasarkan studi kelayakan, emiten produsen batu alam ini menganggarkan investasi modal kerja awal sebesar Rp3,26 miliar dengan proyeksi Net Present Value (NPV) mencapai Rp21,83 miliar. Rencana ekspansi bisnis ini akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Juni 2026.
Rincian Penambahan Kegiatan Usaha CTTH 2026
Perseroan akan menambah bidang usaha Perdagangan Besar Ubin dan Material Sejenis/Bahan Bangunan Terkait untuk memperluas portofolio di bidang perdagangan (trading) material pelapis permukaan (surface materials). Target utama dari ekspansi ini adalah pemenuhan kebutuhan material untuk segmen proyek bangunan.
Pelaksanaan kegiatan usaha baru ini dirancang menggunakan model bisnis asset-light. Perseroan mengoptimalkan gudang, fasilitas logistik, dan fungsi organisasi yang sudah tersedia tanpa melakukan investasi aset tetap baru yang material. Sistem pengadaan barang akan menerapkan metode berbasis pesanan proyek (indent/back-to-back) untuk menjaga efisiensi modal kerja.
Jadwal Lengkap Aksi Korporasi CTTH
Perseroan telah menyusun jadwal tentatif pelaksanaan perubahan kegiatan usaha ini sesuai dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan.
| Agenda Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
| Tanggal Keterbukaan Informasi kepada Publik | 13 Mei 2026 |
| Pengumuman Rencana RUPS | 13 Mei 2026 |
| Penyediaan Dokumen Perubahan Usaha bagi Pemegang Saham | 28 Mei 2026 |
| Pelaksanaan RUPS | 19 Juni 2026 |
| Target Implementasi Kegiatan Usaha Baru | Triwulan IV 2026 |
Sumber Informasi: Pengumuman Keterbukaan Informasi Struktur Usaha CTTH 2026 (https://www.idx.co.id/StaticData/NewsAndAnnouncement/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202605/61b49dde09_fe05306157.pdf)
Dampak bagi Investor
Rencana penambahan kegiatan usaha ini tidak mengubah susunan komposisi Direksi maupun Dewan Komisaris Perseroan. Ekspansi ini juga tidak memberikan dampak dilusi saham bagi pemegang saham lama karena pendanaan tidak dilakukan melalui penerbitan saham baru.
Pendanaan untuk kebutuhan modal kerja akan memanfaatkan fasilitas pembiayaan pihak ketiga dan kas internal sesuai kebutuhan operasional. Implementasi bisnis baru ini berpotensi meningkatkan lini pendapatan operasional perseroan dari sektor perdagangan material pelapis proyek. Namun, investor perlu memperhatikan risiko pasar seperti penundaan jadwal proyek dan fluktuasi nilai tukar untuk barang impor.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Studi kelayakan yang disusun oleh KJPP Sugianto Prasodjo Dan Rekan per 27 April 2026 menyatakan rencana ini layak secara finansial. Proyeksi keuangan menggunakan asumsi tingkat diskonto atau Weighted Average Cost of Capital (WACC) sebesar 10,85%.
Berikut adalah data indikator kelayakan keuangan dan proyeksi kinerja standalone untuk bisnis baru CTTH:
- Investasi Awal (Modal Kerja): Rp3.269.853.586
- Internal Rate of Return (IRR): 61,42%
- Profitability Index (PI): 7,68
- Payback Period: 4 Tahun
Proyeksi Pendapatan dan EBIT Bisnis Baru (Stand Alone)
- Tahun 1: Penjualan sebesar Rp49,67 miliar dan EBIT sebesar Rp5,55 miliar.
- Tahun 2: Penjualan sebesar Rp57,40 miliar dan EBIT sebesar Rp9,39 miliar.
- Tahun 3: Penjualan sebesar Rp65,20 miliar dan EBIT sebesar Rp10,49 miliar.
- Tahun 4: Penjualan sebesar Rp74,98 miliar dan EBIT sebesar Rp12,64 mliar.
- Tahun 5: Penjualan sebesar Rp86,23 miliar dan EBIT sebesar Rp15,12 miliar.
FAQ
Apakah penambahan kegiatan usaha CTTH ini menyebabkan dilusi saham? Tidak, pendanaan aksi korporasi ini bersumber dari modal kerja operasional dan pembiayaan pihak ketiga, bukan melalui penerbitan saham baru (rights issue).
Kapan perdagangan ubin oleh PT Citatah Tbk mulai berjalan? Perseroan menargetkan implementasi operasional untuk kegiatan usaha baru ini dimulai pada Triwulan IV tahun 2026 setelah mendapat persetujuan RUPS.
Berapa modal yang dikeluarkan CTTH untuk ekspansi ini? Investasi awal yang dialokasikan untuk pembiayaan modal kerja adalah sebesar Rp3.269.853.586.
Poin Penting bagi Investor
- Aksi korporasi mengusung konsep asset-light guna meminimalkan pengeluaran belanja modal (capex) untuk aset tetap.
- Sistem pembelian barang menggunakan metode indent/back-to-back untuk mencegah timbulnya risiko persediaan mati (deadstock).
- Rencana ini membutuhkan persetujuan kuorum pemegang saham dalam RUPS yang diselenggarakan pada 19 Juni 2026.
Profil Singkat Perusahaan
PT Citatah Tbk dengan kode saham CTTH merupakan perusahaan terbuka yang bergerak di bidang pertambangan dan pengolahan batu alam serta kegiatan terkait lainnya. Kantor pusat perseroan beralamat di Jl. Tarum Timur No 64, Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Karawang, Jawa Barat. Laporan keterbukaan informasi ini ditandatangani oleh Tiffany Johanes selaku Direktur Keuangan perseroan.
isclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin