Jakarta, 12 Mei 2026 – PT Elnusa Tbk (Elnusa), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, mencatatkan kinerja operasi yang solid sepanjang kuartal I 2026. Pencapaian ini mencerminkan konsistensi Perseroan dalam menjalankan strategi pertumbuhan berkelanjutan melalui penguatan lini bisnis utama, peningkatan efisiensi operasional, serta ekspansi portofolio usaha.
Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo, menegaskan bahwa capaian ini merupakan bagian dari kontribusi aktif Perseroan dalam mendukung ketahanan energi nasional. Sebagai bagian dari ekosistem energi nasional, Elnusa terus berkomitmen menghadirkan layanan yang andal dan terintegrasi dari hulu hingga hilir guna memastikan kelancaran distribusi energi.
Kinerja positif Elnusa terutama didorong oleh segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi yang menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga akhir Maret 2026, volume throughput jasa transportasi bahan bakar meningkat sebesar 22% secara tahunan (year-on-year).
Pertumbuhan ini didukung oleh realisasi transportasi mencapai 7 juta kiloliter serta pengelolaan depot bahan bakar minyak sebesar 965 ribu kiloliter. Selain itu, terdapat pengelolaan LPG sebanyak 31 ribu ton, serta penjualan BBM inmar dan pelumas yang mencapai 52 ribu kiloliter.
Distribusi bahan kimia tercatat sebesar 31,55 ribu drum, sementara fuel retail mencapai 3 ribu kiloliter. Pada lini jasa hulu migas terintegrasi, Elnusa mencatatkan aktivitas survei seismik 3D seluas 47,08 km² dan survei 2D sepanjang 4,16 km.
Untuk layanan sumur, well testing menjadi layanan dengan volume tertinggi dengan penanganan sebanyak 2.578 sumur. Aktivitas ini diikuti oleh wireline logging sebanyak 327 sumur untuk mendukung operasional hulu.
Aktivitas lainnya meliputi coiled tubing services sebanyak 139 sumur, cementing sebesar 70 sumur, dan hydraulic workover unit sebanyak 56 sumur. Terdapat pula thru tubing services sebesar 33 sumur dalam rangkaian layanan tersebut.
Di sisi pengeboran, Elnusa menjalankan aktivitas modular rig pada 2 sumur yang mencerminkan keberlanjutan proyek layanan hulu migas. Selain memperkuat bisnis inti, Elnusa juga mendorong diversifikasi usaha sebagai strategi pertumbuhan jangka panjang.
Perseroan memperluas jangkauan internasional melalui anak usahanya, Elnusa Fabrikasi Konstruksi, dalam aktivitas trading OCTG di Aljazair (EFK PIEP). Langkah ini merupakan upaya Elnusa dalam memperluas sumber pendapatan serta meningkatkan daya saing di pasar global.
Pada segmen jasa penunjang migas, Elnusa menunjukkan performa konsisten dengan tingkat utilisasi aset mencapai 95% dan pengelolaan 186 kontrak berjalan. Perseroan juga memperkuat kapabilitas melalui transformasi digital dan pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Di sisi marine support, operasional berjalan efisien dengan tingkat non-productive time yang sangat rendah, yaitu 0,02%. Hal ini didukung oleh rata-rata operasional 65 unit kapal dan pelaksanaan 18 proyek non-asset based.
Andri Haribowo menegaskan bahwa Elnusa akan terus mengakselerasi penguatan kapabilitas layanan terintegrasi dan meningkatkan efisiensi. Upaya ini dilakukan guna menangkap peluang pertumbuhan baru di pasar internasional sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin