PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) resmi melepas status pengendalian pada entitas anaknya, PT ELPI Trans Cargo (ETC), kepada PT Chandra Shipping International (CSI) dengan nilai transaksi Rp17,25 miliar. Aksi korporasi yang efektif per 8 Mei 2026 ini mengakibatkan kepemilikan saham ELPI di ETC menyusut menjadi 42,5%, sehingga ETC tidak lagi menjadi entitas anak terkonsolidasi.
Rincian Aksi Korporasi Pengambilalihan Saham ELPI
Perseroan telah mengalihkan sebanyak 17.250 lembar saham ETC kepada PT Chandra Shipping International (CSI). Nilai nominal per saham dalam transaksi ini adalah sebesar Rp1.000.000.
Dengan pengalihan tersebut, CSI kini resmi menjadi pemegang saham mayoritas dan pengendali baru pada PT ELPI Trans Cargo. Transaksi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian rencana pengalihan saham yang sebelumnya telah dilaporkan melalui keterbukaan informasi pada Maret dan April 2026.
Struktur Pemegang Saham PT ELPI Trans Cargo (ETC)
Perubahan struktur modal dan kepemilikan saham pada ETC setelah transaksi pengalihan saham adalah sebagai berikut:
| Keterangan | Detail Struktur Modal |
| Modal Dasar | Rp30.000.000.000 |
| Modal Ditempatkan & Disetor | Rp30.000.000.000 |
| Pemegang Saham CSI (57,5%) | 17.250 Lembar Saham |
| Pemegang Saham ELPI (42,5%) | 12.750 Lembar Saham |
Baca juga: ELPI Ambil Alih Saham Entitas Anak Senilai Rp321 Juta
Dampak bagi Investor
Aksi pelepasan kendali ini bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap kelangsungan usaha (going concern) ETC, terutama dalam pengembangan bisnis di sektor jasa offshore. Investor perlu mencatat bahwa efektif sejak 8 Mei 2026, laporan keuangan ETC tidak lagi dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan konsolidasian ELPI.
Meskipun terjadi perubahan struktur pengendalian pada entitas anak, manajemen menyatakan bahwa transaksi ini tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional ELPI. Kegiatan usaha perseroan tetap berjalan normal dan transaksi ini bukan merupakan Transaksi Material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020.
Kondisi Keuangan dan Operasional Terkait
Pelepasan saham ini diharapkan dapat memperkuat posisi kas perseroan melalui penerimaan dana segar senilai Rp17,25 miliar. Dana tersebut menambah likuiditas ELPI di tengah fokus pengembangan unit bisnis lainnya.
Sebelum transaksi ini terjadi, ETC tercatat melakukan pembelian kapal Multi Purpose Support Vessel (MPSV) Bourbon Evolution 805 melalui mekanisme lelang pada April 2026. Langkah strategis tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan aset sebelum beralihnya kendali kepada CSI.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi atau Fakta Material Pengambilalihan Saham PT ELPI Trans Cargo
FAQ
- Siapa pengendali baru PT ELPI Trans Cargo? Pengendali baru ETC adalah PT Chandra Shipping International (CSI) setelah mengambil alih 57,5% saham.
- Berapa nilai nominal transaksi pengalihan saham tersebut? Total nilai nominal saham yang dialihkan adalah sebesar Rp17.250.000.000.
- Apakah ELPI masih memiliki saham di ETC? Ya, ELPI masih memegang kepemilikan minoritas sebesar 42,5% atau sebanyak 12.750 lembar saham.
Poin Penting bagi Investor
- Tanggal Kejadian: 08 Mei 2026.
- Nilai Transaksi: Rp17,25 Miliar.
- Status Entitas: ETC tidak lagi menjadi entitas anak terkonsolidasi ELPI.
- Tujuan: Mendukung pengembangan bisnis sektor offshore bagi ETC.
Profil Singkat Perusahaan
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) adalah perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dan logistik. Perseroan berfokus pada penyediaan solusi maritim terintegrasi dengan kantor pusat yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin