PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,51 triliun atau setara Rp32,81 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 5 Mei 2026, dividend payout ratio ditetapkan sebesar 20% dengan jadwal pembayaran pada 5 Juni 2026.
Rincian Aksi Korporasi Dividen BRIS Tahun Buku 2025
Perseroan membukukan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp7,56 triliun. Dari total laba tersebut, pemegang saham menyetujui alokasi 20% atau Rp1,51 triliun sebagai dividen tunai kepada pemilik 46,12 miliar saham yang beredar.
Sisa laba bersih sebesar 80% atau senilai Rp6,05 triliun akan dialokasikan sebagai saldo laba ditahan untuk memperkuat permodalan perusahaan. Keputusan ini diambil dalam RUPST yang dihadiri oleh 94,00% pemegang saham, termasuk pemegang saham seri A Dwiwarna.
Jadwal Lengkap Pembagian Dividen Tunai BRIS 2026
Berikut adalah jadwal resmi pembagian dividen tunai PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) berdasarkan keterbukaan informasi:
| Kegiatan | Tanggal |
| Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (Cum Dividen) – Pasar Reguler dan Negosiasi | 13 Mei 2026 |
| Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (Cum Dividen) – Pasar Tunai | 19 Mei 2026 |
| Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen) – Pasar Reguler dan Negosiasi | 18 Mei 2026 |
| Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen) – Pasar Tunai | 20 Mei 2026 |
| Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date) | 19 Mei 2026 |
| Tanggal Pembayaran Dividen Tunai | 5 Juni 2026 |
Dampak bagi Investor dan Rencana Strategis
Pembagian dividen ini memberikan kepastian arus kas bagi investor dengan yield yang dihitung berdasarkan harga pasar pada periode cum dividen. Perseroan juga memberikan catatan terkait pengelolaan risiko pembiayaan dan efisiensi biaya untuk menjaga tren positif laba di masa mendatang.
Selain dividen, manajemen merespons pertanyaan investor mengenai upaya peningkatan free float saham BRIS yang saat ini masih berada di kisaran 9%. Manajemen terus mengevaluasi opsi strategis untuk meningkatkan likuiditas saham di Bursa Efek Indonesia.
Baca juga: Strategi manajemen risiko saham untuk menjaga keberlangsungan modal investasi
Kondisi Keuangan dan Perubahan Manajemen
Kinerja BRIS sepanjang tahun 2025 mencatatkan pertumbuhan pada sektor laba bersih, penyaluran pembiayaan, dan Dana Pihak Ketiga (DPK). Namun, terdapat catatan mengenai peningkatan Cost to Income Ratio (CIR) dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang menjadi perhatian pemegang saham seri A Dwiwarna.
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus. Sigit Pramono diangkat sebagai Komisaris, dan Muhammad Cholil Nafis sebagai Komisaris Independen menggantikan pengurus sebelumnya.
Baca juga: Kredit restrukturisasi perbankan BRIS vs BMRI vs BBNI vs BBCA vs NISP
Sumber Informasi: Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Kapan batas terakhir membeli saham BRIS agar mendapatkan dividen? Investor harus memiliki saham BRIS paling lambat pada tanggal Cum Dividen di pasar reguler, yaitu 13 Mei 2026.
2. Berapa nilai dividen per saham yang diterima investor BRIS? Setiap pemegang satu lembar saham BRIS akan menerima dividen tunai sebesar Rp32,810077 sebelum dipotong pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Apakah dividen BRIS dikenakan pajak? Ya, dividen dikenakan pajak sesuai peraturan perpajakan, namun dikecualikan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dalam negeri selama dividen tersebut diinvestasikan kembali di wilayah NKRI.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Dividen: Rp32,81 per saham.
- Total Pay-out: Rp1,51 Triliun (20% dari Laba Bersih 2025).
- Tanggal Pembayaran: 5 Juni 2026.
- Perubahan Pengurus: Masuknya Sigit Pramono dan Muhammad Cholil Nafis dalam jajaran Komisaris.
- Fokus Efisiensi: Manajemen diminta menekan rasio CIR dan BOPO untuk optimalisasi laba mendatang.
Profil Singkat Perusahaan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) adalah bank syariah terbesar di Indonesia yang merupakan hasil penggabungan tiga bank syariah milik BUMN. Perusahaan menyediakan berbagai layanan perbankan syariah mulai dari segmen ritel, wholesale, hingga manajemen tresuri berskala internasional.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin