Jakarta, 4 Mei 2026 – PT Perintis Triniti Properti Tbk (IDX: TRIN) menyampaikan bahwa kinerja laporan keuangan kuartal I 2026 mencerminkan fase transisi pengakuan pendapatan, seiring belum dilakukannya serah terima unit pada periode tersebut. Meskipun demikian, pada kuartal I 2026 Perseroan tetap menunjukkan tren pertumbuhan yang solid apabila dilihat dari sisi marketing revenue yang sudah mencapai Rp142 miliar.
Capaian ini mencerminkan tingginya minat pasar terhadap proyek-proyek Perseroan serta efektivitas strategi pemasaran yang dijalankan. Namun demikian, sesuai dengan standar akuntansi PSAK 115 (dulu PSAK 72), pendapatan baru dapat diakui setelah unit diserahterimakan kepada konsumen.
Oleh karena itu, sebagian besar penjualan yang telah tercapai di kuartal I 2026 belum tercermin dalam pendapatan laporan keuangan. Direktur Keuangan TRINLAND, Gregorius Seloko Uyanto, menjelaskan, “Kinerja kuartal I lebih merefleksikan faktor timing pengakuan pendapatan, bukan pelemahan penjualan.”
Unit-unit yang telah terjual saat ini sedang dalam proses penyelesaian dan dijadwalkan mulai diserahterimakan pada semester II 2026. Perseroan menegaskan sejumlah proyek utama telah memasuki tahap akhir konstruksi, sehingga proses serah terima unit akan mulai terealisasi secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan.
Dengan demikian, pengakuan pendapatan diproyeksikan akan meningkat signifikan mulai semester II 2026. Di sisi lain, Perseroan juga mencatatkan perbaikan fundamental melalui efisiensi operasional yang cukup signifikan.
Hal ini tercermin dari penurunan beban pokok penjualan sebesar 97,6% menjadi Rp2,5 miliar dari sebelumnya Rp105 miliar. Selain itu, terdapat peningkatan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar 62,3% menjadi Rp2,3 miliar dari sebelumnya Rp1,4 miliar pada kuartal I 2025.
Perseroan tetap optimistis terhadap prospek bisnis tahun ini dan masa mendatang, didukung oleh kinerja dan minat pasar yang terus meningkat pada proyek-proyek unggulan yang masih on going. Proyek tersebut antara lain Sequoia Hills di Sentul, Collins Boulevard (tower 2) di Tangerang, Holdwell Business Park di Lampung, serta Marc’s Boulevard di Batam.
Selain itu, proyek data center dan hospitality yang Perseroan rencanakan juga terus mendapat perhatian banyak investor. Gregorius menambahkan, “Fundamental bisnis kami tetap kuat, penjualan berjalan sangat baik, dan proyek berjalan sesuai timeline.”
Serah terima unit akan menjadi katalis utama kinerja keuangan di kuartal-kuartal berikutnya. Dengan pipeline proyek yang telah berjalan dan backlog penjualan yang terus bertambah, Perseroan optimistis kinerja tahun 2026 akan mencerminkan pertumbuhan yang lebih kuat.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin