Jakarta, 30 April 2026 – PT MNC Kapital Indonesia Tbk (Perseroan atau IDX: BCAP) mengumumkan kinerja keuangan yang berakhir pada 31 Maret 2026 (Q1-2026). BCAP mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp990,58 miliar (+9,6% year-on-year/yoy) dibandingkan pendapatan Q1-2025 yang senilai Rp903,91 miliar.
Pendapatan bunga dan dividen mendominasi 54,4% dari total pendapatan BCAP pada Q1-2026, atau senilai Rp539,10 miliar (+2,7% yoy). Selain itu, pendapatan jasa asuransi berkontribusi 28,7%, mencapai Rp284,19 miliar (+16,7% yoy).
Pertumbuhan pendapatan BCAP juga ditopang oleh pendapatan digital sebesar Rp124,78 miliar (+40,0% yoy) dan pendapatan pasar modal Rp20,37 miliar. Kontribusi lainnya berasal dari pendapatan pembiayaan keuangan syariah sebesar Rp11,62 miliar (+36,3% yoy) dan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp10,50 miliar.
Seiring dengan keberhasilan Perseroan dalam mendorong pertumbuhan pendapatan, laba bersih BCAP tumbuh solid (+28,6% yoy) menjadi Rp51,65 miliar pada Q1-2026. Sementara laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat signifikan (+42,3% yoy) menjadi Rp46,75 miliar.
Dari posisi neraca, total aset konsolidasi BCAP tercatat sebesar Rp30,88 triliun (+6,3%) pada Q1-2026, dari Rp29,04 triliun pada FY-2025. Total liabilitas juga meningkat menjadi Rp25,42 triliun (+7,7%) per akhir Maret 2026, dibandingkan Rp23,62 triliun per akhir Desember 2025.
Pada 31 Maret 2026, total ekuitas Perseroan tercatat sebesar Rp5,46 triliun (+0,4%), dari Rp5,42 triliun pada 31 Desember 2025. Pertumbuhan BCAP didukung oleh ekosistem keuangan digital yang terintegrasi, dengan tiga pilar bisnis strategis.
Segmen Perbankan
Pada Q1-2026, PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank atau IDX: BABP) kembali menunjukkan kinerja positif melalui pencapaian total pendapatan bunga sebesar Rp376,63 miliar. Total aset meningkat 5,48% dibandingkan periode 31 Desember 2025 atau mencapai Rp21,38 triliun.
MNC Bank juga mempertahankan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) di level 22,74% per akhir Maret 2026. Fungsi intermediasi terus berjalan optimal, tecermin dari Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) yang tercatat sebesar 88,58%.
PT MNC Teknologi Nusantara (MTN) melalui aplikasi MotionPay, terus berinovasi memperkaya fitur-fitur unggulannya. Pada Q1 2026, MotionPay meluncurkan fitur QRIS CPM (Customer Presented Mode) serta fitur Tagihan Otomatis.
Volume transaksi MTN mencapai 315 juta, tumbuh pesat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. PT MNC Finance dan PT MNC Guna Usaha Indonesia mencatatkan total aset sebesar Rp2,44 triliun pada Q1-2026, tumbuh 15,7% yoy.
Kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) sebesar 1,53%. Seiring dengan pertumbuhan tersebut, bisnis pembiayaan secara keseluruhan juga berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp102,75 miliar.
Segmen Pasar Modal
Pada kuartal pertama 2026, PT MNC Sekuritas membuka cabang baru di Timika dan Bogor, sehingga jumlah point of sales menjadi 174 titik. MNC Sekuritas juga berhasil meraih berbagai penghargaan dalam ajang IHCBA 2025 dan Indonesia Best Digital Innovation Award 2025.
PT MNC Asset Management (MNCAM) mencatatkan pertumbuhan Asset Under Management (AUM) sebesar 5,96% yoy pada periode Q1-2026. Pertumbuhan AUM tersebut didorong oleh kontribusi produk unggulan dari Reksa Dana Pendapatan Tetap.
MNCAM juga berhasil meraih 5 (lima) penghargaan dalam acara Best Mutual Fund Awards 2026. Prestasi ini diselenggarakan oleh Investortrust.id dan Infovesta Utama.
Segmen Asuransi
Pada Q1-2026, PT MNC Asuransi Indonesia (MNC Insurance) berhasil mencatatkan pertumbuhan premi sebesar 10% yoy. MNC Insurance juga menjalin kerja sama strategis dengan PT Mitra Harmoni Insurance Broker guna memperluas penetrasi pasar.
PT MNC Life Assurance (MNC Life) mencatatkan pertumbuhan Gross Written Premium sebesar 21% yoy di Q1-2026. Pertumbuhan ini didorong oleh penguatan lini asuransi jiwa kredit serta penambahan kerja sama strategis dengan Bank BPD DIY dan Bank Papua.
MNC Life juga meraih penghargaan Asuransi Berkinerja Unggul dalam Top Digital Corporate Brand Award 2026 serta penghargaan Best Unit Link Awards 2026. Ke depan, BCAP akan terus memperkuat sinergi antar unit bisnis serta mendorong inovasi digital guna menjaga pertumbuhan berkelanjutan.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin