Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightJAPFA (JPFA) Bakal Tebar Dividen Rp140 per Saham, Simak Jadwal Lengkapnya

JAPFA (JPFA) Bakal Tebar Dividen Rp140 per Saham, Simak Jadwal Lengkapnya

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) resmi memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp140 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 April 2026 yang juga menyepakati rencana buyback saham maksimal 1,5% serta perubahan susunan pengurus Perseroan. Aksi korporasi ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendistribusikan nilai kepada pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang solid.

Rincian Aksi Korporasi dan Dividen JPFA 2026

Perseroan mengalokasikan sebagian laba konsolidasi tahun buku 2025 yang mencapai Rp4.003.999.654.405 untuk dibagikan sebagai dividen. Setiap pemegang satu saham JPFA akan menerima pembayaran tunai sebesar Rp140. Sisa dari laba bersih tersebut akan dicatat sebagai saldo laba Perseroan untuk mendukung operasional dan pengembangan bisnis di masa depan.

Selain dividen, pemegang saham menyetujui rencana pembelian kembali (buyback) saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan. Jumlah maksimum saham yang akan dibeli kembali adalah 1,5% dari total seluruh saham yang telah dikeluarkan. Aksi buyback ini direncanakan sesuai dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 29 Tahun 2023.

Dalam rapat tersebut, terjadi pula perubahan signifikan pada susunan Direksi Perseroan. Renaldo Santosa kini resmi menjabat sebagai Direktur Utama menggantikan posisi sebelumnya. Terdapat pula penambahan anggota direksi baru, yaitu Ibu Gabriella Santosa dan Bpk. Arif Widjaja.

Baca juga: Kinerja Keuangan JPFA 2025 Melesat, Laba Bersih Tumbuh 32 Persen

Jadwal Lengkap Pembagian Dividen JPFA 2026

Berikut adalah jadwal resmi pelaksanaan pembagian dividen tunai PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk sesuai hasil keputusan rapat:

KegiatanPasar Reguler & NegosiasiPasar Tunai
Cum Dividen8 Mei 2026 12 Mei 2026
Ex Dividen11 Mei 2026 13 Mei 2026
Tanggal Pencatatan (Recording Date)12 Mei 2026 12 Mei 2026
Tanggal Pembayaran Dividen19 Mei 2026 19 Mei 2026

Pembayaran dividen akan dilakukan secara elektronik bagi pemegang saham yang sahamnya tercatat dalam penitipan kolektif di KSEI. Bagi pemegang saham dalam bentuk warkat, permohonan pembayaran dapat dilakukan melalui Biro Administrasi Efek (BAE) PT Adimitra Jasa Korpora.

Sumber Informasi: Informasi Hasil RUPS JAPFA

Dampak bagi Investor

Pembagian dividen sebesar Rp140 per saham memberikan kepastian imbal hasil (yield) tunai bagi para pemegang saham lama. Investor yang memiliki saham hingga tanggal cum dividend berhak mendapatkan distribusi laba ini tanpa adanya dilusi kepemilikan saham. Nilai nominal dividen ini mencerminkan penggunaan porsi laba yang signifikan dari total Rp4 triliun laba bersih 2025.

Rencana buyback saham maksimal 1,5% berpotensi meningkatkan nilai saham secara psikologis di pasar. Secara fundamental, saham hasil buyback dapat disimpan sebagai saham tresuri, digunakan untuk program ESOP, atau bahkan dimusnahkan melalui pengurangan modal. Jika jumlah saham beredar berkurang akibat buyback, maka rasio laba per saham (Earnings Per Share) di masa mendatang dapat mengalami peningkatan secara teknis.

Baca juga: Panduan Lengkap Memahami Laporan Keuangan: Neraca, Laba Rugi, dan Arus Kas

Kondisi Keuangan Terkait

Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 telah diaudit dengan opini wajar dalam semua hal yang material. Audit dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto, Suherli & Surja (anggota dari Ernst & Young Global Limited).

Perseroan mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp4,00 triliun pada akhir tahun 2025. Tingkat kehadiran pemegang saham dalam RUPST mencapai 85,07%, yang menunjukkan dukungan kuat terhadap kebijakan manajemen. Selain itu, agenda RUPSLB juga menyetujui penyesuaian Anggaran Dasar Pasal 3 sesuai dengan KBLI 2025 terbaru.

FAQ: Pertanyaan Seputar Dividen JPFA 2026

1. Kapan batas terakhir membeli saham JPFA agar berhak mendapatkan dividen? Batas terakhir untuk mendapatkan hak dividen di Pasar Reguler (Cum Dividend) adalah pada tanggal 8 Mei 2026.

2. Berapa pajak yang dikenakan atas dividen JPFA bagi investor asing? Pemegang saham luar negeri akan dikenakan pemotongan pajak sebesar 20%, kecuali jika terdapat dokumen P3B yang valid untuk penyesuaian tarif.

3. Berapa total alokasi saham untuk program buyback? Perseroan mendapat mandat untuk melakukan pembelian kembali saham dengan jumlah maksimal 1,5% dari total saham yang telah dikeluarkan.

4. Siapa Direktur Utama JAPFA yang baru? Berdasarkan keputusan RUPST 2026, jabatan Direktur Utama kini dipegang oleh Bpk. Renaldo Santosa.

Poin Penting bagi Investor

  • Nilai Dividen: Rp140 per lembar saham dari laba bersih 2025.
  • Aksi Buyback: Persetujuan pembelian kembali saham hingga 1,5% dari modal disetor.
  • Perubahan Direksi: Penunjukan Renaldo Santosa sebagai Direktur Utama yang baru.
  • Recording Date: Pastikan nama terdaftar sebagai pemegang saham pada 12 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.
  • Pembayaran: Dana dividen akan dikirimkan ke rekening investor pada 19 Mei 2026.

Profil Singkat Perusahaan

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu perusahaan agribisnis terbesar di Indonesia. Fokus utama Perseroan meliputi produksi pakan ternak, pembibitan ayam, pengolahan unggas, serta budidaya perikanan. Berkantor pusat di Jakarta Selatan, perusahaan ini telah lama melantai di Bursa Efek Indonesia dan menjadi pemain kunci dalam industri protein hewani nasional.


Disclaimer:Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang

Masih Bingung? Tanya Admin

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here