Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightJast Catat Pendapatan Rp57,90 Miliar Pada Kuartal I 2026

Jast Catat Pendapatan Rp57,90 Miliar Pada Kuartal I 2026

Jakarta, 29 April 2026 PT Jasnita Telekomindo Tbk (IDX: JAST) telah mempublikasikan kinerja keuangan konsolidasian tidak diaudit untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2026. Pada kuartal 1 2026, Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp57,90 miliar, meningkat dari Rp38,91 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, atau tumbuh sekitar 48,8% year-on-year.

Pertumbuhan pendapatan tersebut turut mendorong peningkatan laba kotor Perseroan menjadi Rp14,14 miliar, dibandingkan Rp12,89 miliar pada kuartal I 2025. Namun demikian, Perseroan masih mencatatkan rugi bersih periode berjalan sebesar Rp1,09 miliar, dibandingkan laba bersih sebesar Rp1,25 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan beban usaha dan beban keuangan, termasuk beban penyusutan (depreciation) atas investasi infrastruktur dan teknologi. Selain itu, hal ini dipengaruhi belum optimalnya pengakuan pendapatan dari beberapa kontrak baru yang masih dalam tahap implementasi pada awal tahun.

Dari sisi posisi keuangan, jumlah aset Perseroan per 31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp181,34 miliar, meningkat dibandingkan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp178,74 miliar. Sementara itu, jumlah liabilitas tercatat sebesar Rp86,12 miliar dan jumlah ekuitas sebesar Rp95,22 miliar.

Perseroan juga mencatatkan perbaikan arus kas dari aktivitas operasi menjadi positif sebesar Rp434,05 juta pada kuartal I 2026, dibandingkan posisi negatif sebesar Rp131,50 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penerimaan kas dari pelanggan juga meningkat menjadi Rp50,26 miliar, dari sebelumnya Rp28,86 miliar.

Peningkatan pendapatan pada kuartal I 2026 menunjukkan bahwa Perseroan terus menjaga momentum pertumbuhan bisnis. Hingga Maret 2026, Perseroan telah mendapatkan beberapa tender Pemerintah dan Lembaga seperti Contact Center Kemendikdasmen, Layanan Masyarakat 175 BPJS Ketenagakerjaan, serta layanan Omnichannel & Whatsapp API Baznas.

Perseroan juga mengelola Layanan Contact Center 136 ESDM, Layanan WhatsApp Terintegrasi BPJS Kesehatan, juga berbagai jasa nilai tambah ke enterprise dan penjajakan ke perbankan. Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat efisiensi operasional, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas solusi digital yang relevan dengan kebutuhan pelanggan dan mitra strategis.

Perseroan berkomitmen untuk terus memperkuat layanan contact center, omnichannel, layanan digital, serta solusi teknologi pendukung layanan publik dan korporasi. Dengan dukungan kapabilitas operasional dan teknologi yang terus dikembangkan, Perseroan optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

PT Jasnita Telekomindo Tbk. Direksi

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.


Gabung Sekarang


Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here