PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) telah merilis laporan keuangan interim untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2026. Emiten produsen baja nasional ini berhasil menunjukkan pembalikan kinerja dengan membukukan laba bersih pada periode tersebut.
Kinerja Keuangan KRAS Q1 2026
Berikut adalah ringkasan performa keuangan KRAS berdasarkan laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi konsolidasian per kuartal pertama 2026.
A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
| Dalam Ribuan USD | 31 Maret 2026 | 31 Desember 2025 | Perubahan (%) |
| Total Aset | 2.910.381 | 2.765.813 | +5,23% |
| Aset Lancar | 710.930 | 585.870 | +21,35% |
| Aset Tidak Lancar | 2.199.451 | 2.179.943 | +0,89% |
| Total Liabilitas | 2.164.707 | 2.040.304 | +6,10% |
| Liabilitas Jangka Pendek | 891.555 | 800.529 | +11,37% |
| Liabilitas Jangka Panjang | 1.273.152 | 1.239.775 | +2,69% |
| Total Ekuitas | 745.674 | 725.509 | +2,78% |
Total aset konsolidasian KRAS per Maret 2026 mengalami kenaikan sebesar 5,23% dibandingkan posisi akhir tahun 2025. Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan aset lancar yang cukup signifikan, terutama pada pos persediaan dan kas.
Meskipun demikian, struktur liabilitas jangka pendek perusahaan juga mengalami kenaikan, khususnya pada porsi pinjaman jangka pendek. Posisi liabilitas jangka pendek yang mencapai USD891,55 juta melampaui total aset lancar sebesar USD710,93 juta, yang mengindikasikan adanya defisit modal kerja.
Ekuitas perusahaan tercatat tumbuh tipis menjadi USD745,67 juta. Namun, perusahaan masih memiliki akumulasi kerugian (defisit) yang mencapai USD2,15 miliar per akhir Maret 2026.
B. Laporan Laba Rugi
| Dalam Ribuan USD | Q1 2026 | Q1 2025 | Perubahan (%) |
| Pendapatan | 262.363 | 234.762 | +11,76% |
| Laba Kotor | 38.180 | 12.954 | +194,73% |
| Laba Usaha | 13.569 | (15.081) | +190,00%* |
| Laba Bersih* | 2.586 | (46.909) | +105,51%* |
| EPS (Full USD) | 0,0001 | (0,0024) | +104,17% |
*Atributable to Owners of Parent. Perubahan persentase dihitung berdasarkan pembalikan dari posisi rugi ke laba.
Pendapatan usaha KRAS tumbuh sebesar 11,76% secara tahunan (year-on-year) didorong oleh peningkatan volume penjualan baja. Efisiensi pada beban pokok pendapatan membuat laba kotor melonjak drastis hingga 194,73%.
Faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan laba bersih pada kuartal ini adalah penurunan biaya keuangan dan keuntungan dari penyelesaian kewajiban yang dipercepat. Perusahaan berhasil membalikkan kondisi rugi operasi tahun lalu menjadi laba operasi sebesar USD13,57 juta.
C. Analisis Rasio Keuangan
| Rasio | Nilai | Interpretasi Singkat |
| Current Ratio | 0,80x | Likuiditas jangka pendek masih tertekan. |
| Quick Ratio | 0,46x | Kemampuan bayar cepat tanpa persediaan rendah. |
| Gross Profit Margin | 14,55% | Efisiensi produksi membaik signifikan. |
| Net Profit Margin | 0,98% | Profitabilitas operasional masih tipis. |
| Return on Asset (ROA)* | 0,35% | Efektivitas aset menghasilkan laba masih rendah. |
| Return on Equity (ROE)* | 1,49% | Pengembalian bagi pemegang saham mulai pulih. |
| Debt to Equity Ratio (DER) | 2,90x | Rasio utang terhadap modal tergolong sangat tinggi. |
*Nilai ROA dan ROE disetahunkan (annualized).
Rasio likuiditas seperti current ratio di bawah 1,00x menunjukkan tantangan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek segera. Hal ini sejalan dengan catatan dalam laporan keuangan mengenai ketidakpastian kelangsungan usaha akibat beban utang yang besar.
Dari sisi profitabilitas, lonjakan gross profit margin menjadi 14,55% merupakan sinyal positif atas perbaikan harga jual atau penurunan harga bahan baku. Namun, tingginya DER sebesar 2,90x memperlihatkan beban bunga yang akan terus menekan laba bersih ke depannya.
D. Valuasi Saham
Perhitungan menggunakan harga penutupan Rp300 pada 27 April 2026. Kurs JISDOR 31 Maret 2026: 1 USD = Rp16.999.
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
| PER (Disetahunkan) | 44,11x | Valuasi relatif premium secara historis. |
| PBV | 0,49x | Harga saham berada di bawah nilai buku (diskon). |
Valuasi KRAS berdasarkan price to book value (PBV) sebesar 0,49x menunjukkan bahwa pasar masih memberikan diskon terhadap nilai aset bersih perusahaan. Namun, dari sisi price to earnings ratio (PER) yang mencapai 44,11x, saham ini tergolong mahal jika hanya mengandalkan laba operasional saat ini tanpa pertumbuhan berkelanjutan.
Kesimpulan
Kinerja keuangan KRAS Q1 2026 menunjukkan tren pemulihan yang nyata dengan keberhasilan mencetak laba bersih. Peningkatan margin kotor menjadi katalis utama, meskipun risiko likuiditas dan utang jangka pendek masih menjadi perhatian utama.
Investor perlu memantau proses restrukturisasi utang yang terus berjalan untuk melihat stabilitas kinerja di masa depan.
Profil Singkat Perusahaan
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk adalah produsen baja terbesar di Indonesia yang berlokasi di Cilegon, Banten. Didirikan pada tahun 1971, perusahaan ini memproduksi berbagai produk baja mulai dari baja lembaran panas (hot rolled coil), baja lembaran dingin (cold rolled coil), hingga batang kawat (wire rod).
Sebagian besar saham KRAS dimiliki oleh PT Danantara Asset Management (Persero) yang mewakili Pemerintah Republik Indonesia.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Masih Bingung? Tanya Admin