Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightLink Net (LINK) Tambah 15 Kegiatan Usaha Baru, Siap Gelar RUPSLB Juni...

Link Net (LINK) Tambah 15 Kegiatan Usaha Baru, Siap Gelar RUPSLB Juni 2026

PT Link Net Tbk (LINK) berencana menambah 15 kegiatan usaha pendukung baru untuk mengoptimalkan potensi pendapatan dan memperkuat struktur bisnis di sektor teknologi informasi. Aksi korporasi ini memerlukan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 3 Juni 2026. Penambahan bidang usaha ini mencakup sektor keamanan siber, Internet of Things (IoT), hingga infrastruktur komputasi awan (cloud).

Rincian Penambahan Kegiatan Usaha LINK

Perseroan mengusulkan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar untuk memasukkan 15 kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 terbaru. Ekspansi ini bertujuan untuk mendukung kegiatan usaha utama yang sudah berjalan seperti jasa akses internet dan sistem komunikasi.

Berikut adalah rincian 15 kegiatan usaha pendukung baru yang akan ditambahkan oleh LINK:

Kode KBLIDeskripsi Kegiatan Usaha
43213Pemasangan Sistem Elektronika
62201Aktivitas Konsultasi dan Manajemen Keamanan Siber
62202Aktivitas Penyediaan dan Pengelolaan Identitas Digital
62204Aktivitas Konsultansi dan Perancangan Internet of Things (IoT)
63102Aktivitas Penyediaan Infrastruktur Komputasi, Hosting, dan Aktivitas Terkait
58290Penerbitan Perangkat Lunak (Software) Lainnya
62203Aktivitas Penyediaan Sertifikat Elektronik dan Jasa Terkait
63101Aktivitas Pengolahan Data
63900Aktivitas Jasa Portal Pencarian Web dan Informasi Lainnya
43299Pemasangan Konstruksi Lainnya YTDL
46521Perdagangan Besar Suku Cadang Elektronik
46599Perdagangan Besar Mesin, Peralatan dan Perlengkapan Lainnya YTDL
71101Aktivitas Arsitektural
80190Aktivitas Keamanan YTDL
46430Perdagangan Besar Alat Fotografi dan Barang Optik

Langkah ini diambil setelah mendapatkan opini layak dari KJPP Kusnanto & Rekan dalam Laporan Studi Kelayakan tertanggal 17 April 2026. Penambahan ini dinilai strategis karena memiliki keterkaitan erat dengan segmen pasar utama perseroan tanpa mengubah model pengelolaan yang sudah ada.

Jadwal Lengkap Aksi Korporasi PT Link Net Tbk

Manajemen telah menetapkan rangkaian jadwal penting menuju pelaksanaan RUPSLB dan implementasi perubahan anggaran dasar. Seluruh pemegang saham yang terdaftar hingga batas waktu yang ditentukan berhak memberikan suara dalam rapat tersebut.

Agenda KegiatanTanggal Pelaksanaan
Pengumuman RUPSLB27 April 2026
Keterbukaan Informasi Rencana Usaha Baru27 April 2026
Recording Date RUPSLB11 Mei 2026
Pemanggilan (Undangan) RUPSLB12 Mei 2026
Pelaksanaan RUPSLB3 Juni 2026

RUPSLB akan dilaksanakan pada pukul 09.30 WIB berlokasi di The Westin Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan. Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi terkait Aksi Korporasi PT Link Net Tbk

Dampak bagi Investor

Penambahan kegiatan usaha ini secara langsung memperluas spektrum operasional LINK dari sekadar penyedia kabel dan internet menjadi penyedia solusi teknologi terintegrasi. Investor perlu memperhatikan bahwa aksi korporasi ini tidak menyebabkan dilusi kepemilikan saham karena tidak melibatkan penerbitan saham baru.

Secara operasional, diversifikasi ini diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan baru (revenue stream) yang berkelanjutan di masa depan. Manajemen memproyeksikan bahwa integrasi layanan baru seperti keamanan siber dan IoT akan meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham melalui perbaikan ekuitas. Baca juga: Strategi manajemen risiko saham untuk menjaga keberlangsungan modal investasi

Kondisi Keuangan Terkait

Berdasarkan data per 31 Maret 2026, LINK memiliki modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp286.319.548.400. Struktur pemegang saham saat ini didominasi oleh Axiata Investments (Indonesia) Sdn. Bhd. sebesar 69,38% dan PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk sebesar 19,22%.

Penambahan unit usaha baru ini diprediksi akan berdampak positif pada laporan laba rugi di tahun-tahun mendatang seiring dengan optimalisasi infrastruktur yang sudah ada. Perseroan memastikan telah memiliki tenaga ahli internal yang kompeten untuk menjalankan operasional bidang usaha baru tersebut. Baca juga: Kinerja keuangan PT Link Net Tbk LINK tahun 2025

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apakah penambahan kegiatan usaha ini akan mendilusi saham investor? Tidak, rencana ini adalah penambahan izin operasional bisnis dan perubahan anggaran dasar, bukan penerbitan saham baru atau rights issue.

2. Apa alasan utama LINK menambah 15 bidang usaha baru? Tujuannya adalah untuk menciptakan sumber pendapatan baru, memanfaatkan peluang pasar di sektor digital (seperti keamanan siber dan cloud), serta memperkuat posisi keuangan perseroan.

3. Kapan investor bisa mengetahui hasil persetujuan aksi korporasi ini? Hasil keputusan akan ditentukan dalam RUPSLB yang diselenggarakan pada tanggal 3 Juni 2026.

Poin Penting bagi Investor

  • Diversifikasi Bisnis: Ekspansi ke sektor keamanan siber dan IoT memperluas pasar sasaran LINK.
  • Legalitas KBLI 2025: Penyesuaian regulasi terbaru memastikan operasional perusahaan tetap sesuai hukum yang berlaku.
  • Pemanfaatan SDM: Perseroan mengoptimalkan karyawan berpengalaman yang sudah ada untuk menjalankan unit baru.
  • Tanpa Perubahan Model Bisnis: Fokus utama sebagai perusahaan telekomunikasi tetap terjaga.

Profil Singkat Perusahaan

PT Link Net Tbk (LINK) merupakan perusahaan telekomunikasi yang berfokus pada penyelenggaraan aktivitas telekomunikasi dengan kabel, penyedia jasa akses internet (ISP), dan jasa multimedia termasuk IPTV. Berdiri sejak 1996, perusahaan kini menjadi bagian dari grup Axiata dan terus mengembangkan infrastruktur digital di Indonesia.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.

Gabung Sekarang


Masih Bingung? Tanya Admin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here