PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) telah merilis laporan keuangan konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Perusahaan mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang signifikan di tengah fluktuasi pasar modal dan optimalisasi portofolio investasi.
Capaian positif ini didukung oleh kenaikan nilai wajar aset investasi serta pendapatan dividen yang tetap kuat dari sejumlah perusahaan portofolio utama. Efisiensi dalam pengelolaan liabilitas juga turut memberikan kontribusi positif terhadap posisi keuangan perusahaan secara keseluruhan.
Kinerja Keuangan SRTG 2025
Laporan keuangan menunjukkan adanya penguatan struktur modal dan efisiensi operasional yang terjaga sepanjang tahun berjalan. Berikut adalah ringkasan performa finansial perusahaan berdasarkan data yang dilaporkan.
A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
| Dalam Jutaan IDR | 2025 | 2024 | Perubahan YoY |
| Total Aset | 62.510.842 | 57.841.857 | 8,07% |
| Aset Lancar | 1.704.987 | 2.139.598 | -20,31% |
| Aset Tidak Lancar | 60.805.855 | 55.702.259 | 9,16% |
| Total Liabilitas | 3.592.008 | 6.069.049 | -40,81% |
| Liabilitas Jangka Pendek | 1.497.673 | 3.229.228 | -53,62% |
| Liabilitas Jangka Panjang | 2.094.335 | 2.839.821 | -26,25% |
| Total Ekuitas | 58.918.834 | 51.772.808 | 13,80% |
Total aset perusahaan mengalami kenaikan sebesar 8,07% yang didominasi oleh pertumbuhan nilai investasi pada saham dan efek lainnya. Peningkatan ini mencerminkan apresiasi pasar terhadap perusahaan-perusahaan di bawah naungan grup.
Di sisi lain, liabilitas menunjukkan penurunan drastis sebesar 40,81% akibat pelunasan sebagian besar pinjaman bank jangka pendek. Strategi pengurangan utang ini memperkuat kemandirian finansial dan menurunkan beban bunga di masa mendatang.
B. Laporan Laba Rugi
| Dalam Jutaan IDR | 2025 | 2024 | Perubahan YoY |
| Total Penghasilan | 7.006.519 | 5.327.290 | 31,52% |
| Laba Kotor | 7.006.519 | 5.327.290 | 31,52% |
| Laba Usaha | 6.773.961 | 5.094.866 | 32,95% |
| Laba Bersih | 7.322.326 | 3.291.496 | 122,46% |
| EPS (Rupiah Penuh) | 540 | 243 | 122,22% |
Pertumbuhan laba bersih yang mencapai 122,46% menjadi sorotan utama dalam kinerja keuangan SRTG 2025. Kenaikan ini dipicu oleh keuntungan neto atas investasi yang melonjak dari Rp1,47 triliun pada 2024 menjadi Rp4,13 triliun pada 2025.
Selain itu, perusahaan memperoleh manfaat pajak tangguhan yang signifikan pada tahun 2025 sehingga laba bersih akhir melampaui laba sebelum pajak. Pendapatan dividen dan bunga senilai Rp2,86 triliun tetap menjadi pilar stabilitas arus kas masuk bagi perusahaan.
C. Analisis Rasio Keuangan
| Rasio | Nilai | Interpretasi Singkat |
| Current Ratio | 1,14x | Likuiditas jangka pendek berada pada level aman. |
| Quick Ratio | 1,14x | Kemampuan memenuhi kewajiban segera sangat baik tanpa bergantung inventori. |
| Margin Laba Bersih | 104,51% | Profitabilitas sangat tinggi karena kontribusi keuntungan investasi dan pajak. |
| ROA | 11,71% | Penggunaan aset untuk menghasilkan laba tergolong efisien. |
| ROE | 12,43% | Imbal hasil terhadap modal pemegang saham menunjukkan performa positif. |
| DER | 0,06x | Struktur permodalan sangat sehat dengan tingkat utang yang sangat rendah. |
Rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio) yang hanya sebesar 0,06x menunjukkan profil risiko keuangan yang sangat konservatif. Hal ini memberikan fleksibilitas besar bagi perusahaan untuk melakukan ekspansi atau investasi baru di masa depan.
Efisiensi operasional juga tercermin dari laba usaha yang tumbuh sejalan dengan kenaikan pendapatan investasi. Manajemen berhasil menjaga beban usaha tetap stabil di kisaran Rp232 miliar meskipun volume aktivitas investasi meningkat.
D. Valuasi Saham
Menggunakan harga penutupan tanggal 9 April 2026 sebesar Rp1.720 per lembar saham.
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
| PER | 3,19x | Harga saham tergolong sangat murah dibandingkan laba per sahamnya. |
| PBV | 0,40x | Saham diperdagangkan jauh di bawah nilai buku perusahaannya (undervalued). |
Secara historis dan sektoral, angka PBV di bawah 1x sering kali dianggap sebagai indikasi saham yang salah harga oleh pasar. Dengan nilai buku per saham (Book Value per Share) sekitar Rp4.341, harga saat ini menawarkan diskon yang cukup lebar bagi investor.
Valuasi PER sebesar 3,19x juga berada jauh di bawah rata-rata industri holding investasi. Hal ini menunjukkan potensi apresiasi harga jika pasar mulai melakukan penyesuaian terhadap nilai intrinsik aset perusahaan.
Kesimpulan
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. menunjukkan performa yang sangat impresif sepanjang tahun 2025 dengan lonjakan laba bersih lebih dari dua kali lipat. Kekuatan utama perusahaan terletak pada portofolio investasi yang terdiversifikasi dan neraca keuangan yang sangat bersih dari utang.
Meskipun liabilitas jangka pendek menurun drastis, likuiditas perusahaan tetap terjaga dengan rasio yang memadai. Kondisi fundamental ini memposisikan perusahaan sebagai entitas yang tangguh dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Profil Singkat Perusahaan
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. adalah perusahaan investasi aktif terkemuka di Indonesia yang berfokus pada sektor energi, sumber daya alam, dan infrastruktur. Didirikan pada tahun 1991, perusahaan memiliki rekam jejak dalam membangun bisnis berkelanjutan bersama mitra strategis.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!