Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightPT Minna Padi (PADI) Gelar Rights Issue PADI 2026 Senilai Rp113 Miliar

PT Minna Padi (PADI) Gelar Rights Issue PADI 2026 Senilai Rp113 Miliar

PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) berencana menambah modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau Rights Issue PADI 2026 sebanyak 2,26 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp50 per saham. Aksi korporasi ini menggunakan rasio 5:1, di mana setiap pemegang lima saham lama berhak atas satu hak memesan efek baru untuk target perolehan dana maksimal Rp113,07 miliar. Dana tersebut dialokasikan sepenuhnya untuk memperkuat modal kerja perusahaan, sementara pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya berisiko terkena dilusi kepemilikan hingga 16,67%.

Rincian Aksi Korporasi Rights Issue PADI 2026

Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 2.261.449.305 saham baru yang berasal dari saham portepel dengan nilai nominal Rp25 per saham. Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp50 per saham, sehingga total dana yang akan diterima Perseroan mencapai Rp113.072.465.250.

Setiap pemegang 5 saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 22 Mei 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 HMETD. Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru yang harus dibayar penuh saat pemesanan.

Penting dicatat bahwa dalam PMHMETD I ini tidak terdapat pembeli siaga (standby buyer). Jika pemegang saham masyarakat tidak melaksanakan haknya, maka saham tersebut tidak akan diterbitkan dan tetap menjadi saham portepel Perseroan.

Baca juga: Cara Baca Keterbukaan Informasi dan Aksi Korporasi: Panduan Langkah demi Langkah bagi Investor

Jadwal Lengkap Pelaksanaan HMETD

Berikut adalah jadwal indikatif pelaksanaan Rights Issue PADI 2026 berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan:

KegiatanTanggal
Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan HMETD (Cum-Right) – Pasar Reguler & Negosiasi20 Mei 2026
Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan HMETD (Cum-Right) – Pasar Tunai22 Mei 2026
Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex-Right) – Pasar Reguler & Negosiasi21 Mei 2026
Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex-Right) – Pasar Tunai25 Mei 2026
Daftar Pemegang Saham yang Berhak Memperoleh HMETD (Recording Date)22 Mei 2026
Distribusi Sertifikat Bukti HMETD25 Mei 2026
Periode Perdagangan dan Pelaksanaan HMETD26 Mei – 11 Juni 2026
Tanggal Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan17 Juni 2026
Pengembalian Uang Pemesanan Saham Tambahan (Refund)18 Juni 2026

Dampak bagi Investor

Investor yang memiliki saham PADI perlu memperhatikan potensi dilusi kepemilikan sebesar maksimal 16,67% apabila tidak melaksanakan haknya dalam PMHMETD I ini. Penurunan persentase kepemilikan ini terjadi karena jumlah total saham yang beredar akan meningkat dari 11,3 miliar saham menjadi sekitar 13,56 miliar saham jika seluruh hak dilaksanakan.

Dari sisi nilai investasi, harga teoritis saham baru dapat dihitung berdasarkan harga pasar terakhir dan harga pelaksanaan Rp50 per saham. Risiko likuiditas dan fluktuasi harga saham juga menjadi perhatian yang disampaikan manajemen bagi para investor selama periode aksi korporasi ini.

Penggunaan dana hasil rights issue ditujukan untuk memperkuat Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD). Hal ini mencakup penempatan kas, deposito berjangka, portofolio efek, serta biaya operasional kegiatan usaha guna menjaga kesehatan finansial perusahaan sekuritas.

Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Prospektus PMHMETD I PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk

Kondisi Keuangan Terkait

Hingga akhir tahun 2025, PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk mencatatkan pemulihan kinerja keuangan yang signifikan. Pendapatan Perseroan melonjak tajam menjadi Rp61,74 miliar pada 2025 dibandingkan hanya Rp1,58 miliar pada tahun 2024.

Peningkatan ini terutama didorong oleh pendapatan kegiatan perantara perdagangan efek neto yang naik 6.033,6% secara tahunan (year-on-year). Laba neto tahun berjalan juga berhasil berbalik positif menjadi Rp1,81 miliar dari sebelumnya mencatat rugi Rp13,79 miliar pada 2024.

Perseroan juga melaporkan posisi MKBD sebesar Rp76,17 miliar per 31 Desember 2025. Angka ini telah melampaui ketentuan minimum OJK sebesar Rp25 miliar, namun tambahan modal dari rights issue diharapkan dapat lebih memperkuat daya saing operasional.

FAQ: Pertanyaan Seputar Rights Issue PADI 2026

1. Apa yang terjadi jika saya tidak menebus HMETD PADI? Kepemilikan saham Anda akan terdilusi hingga maksimal 16,67%, dan hak tersebut akan hangus setelah tanggal 11 Juni 2026.

2. Berapa harga tebus saham baru PADI? Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp50 per saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan.

3. Ke mana dana hasil rights issue akan digunakan? Seluruh dana akan digunakan untuk modal kerja, termasuk memperkuat MKBD dan membiayai kegiatan operasional perusahaan.

Poin Penting bagi Investor

  • Rasio HMETD: 5:1 (5 saham lama dapat 1 hak).
  • Harga Pelaksanaan: Rp50 per saham.
  • Potensi Dilusi: Maksimal 16,67%.
  • Tanpa Pembeli Siaga: Kesuksesan emisi bergantung pada penyerapan pasar.
  • Tujuan Dana: 100% untuk modal kerja dan operasional.

Profil Singkat Perusahaan

PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) adalah perusahaan efek yang berkedudukan di Jakarta dan memiliki izin usaha sebagai Perantara Pedagang Efek serta Penjamin Emisi Efek. Perseroan melayani transaksi efek untuk nasabah ritel maupun institusi melalui platform perdagangan daring (online trading) dan layanan investment banking.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan! https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here