Jakarta, 7 April 2026 – PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) telah sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (Rapat) pagi hari tadi di Hotel Mulia Jakarta.
Salah satu Agenda Rapat yang dinantikan adalah penggunaan Laba Bersih Perseroan di mana Pemegang Saham menyetujui pembagian Dividen Tunai sebesar Rp450 miliar, setara dengan Rp80,04 per saham atau 10,7% bila dibandingkan dengan Rp745 harga saham penutupan sore kemarin tanggal 6 April 2026.
Beberapa Agenda penting yang juga diputuskan dalam Rapat antara lain; Persetujuan Laporan Tahunan Direksi Perseroan mengenai jalannya Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, Pengesahan Neraca dan Perhitungan Laba Rugi Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2025, serta telah disetujui perubahan pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penambahan kegiatan usaha Perseroan.
Sebagai rangkuman kinerja 2025, ditengah tantangan kondisi pasar yang tidak menentu, Perseroan berhasil meraih Pendapatan Bersih sebesar Rp3,76 triliun dengan trajektori pertumbuhan jangka panjang 2010-2025 mampu dipertahankan pada kisaran 12,9% CAGR.
Dalam Rapat Perseroan juga memaparkan 6 unit bisnis sebagai landasan fundamental pertumbuhan berkelanjutan di masa mendatang; Sari Roti, Sari Kue, Sari Choco, Indosari Food Solutions, Distribusi, dan Ritel; Growth BEYOND Bread.
Sekilas tentang Perseroan
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), adalah produsen roti massal pertama dan terbesar di Indonesia dengan merek “Sari Roti” saat ini mengoperasikan 15 pabrik berlokasi strategis di Indonesia. Perseroan berkomitmen untuk menerapkan standar Sistem Manajemen Keamanan Pangan dan Sistem Manajemen Mutu. Perseroan mengembangkan jaringan kanal modern dan tradisional untuk mendistribusikan beragam produk yang halal, berkualitas tinggi dan terjangkau bagi seluruh Keluarga Indonesia.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!