Sorotan Kinerja Keuangan dan Operasional:
- Year-on-Year (YoY): Pendapatan Neto, EBITDA, dan Laba Bersih masing-masing mencapai Rp 9,95 triliun (+5,2%), Rp 2,90 triliun (+18,3%), dan Rp 1,16 triliun (+22,5%).
- Volume Pasien: Volume pasien tetap terjaga dengan baik, didukung oleh transisi yang terarah menuju arketipe operasional baru.
- Jumlah rawat inap tercatat 317.900 (-2,5%), hari perawatan 1.010.570 (+0,3%), dan kunjungan rawat jalan 4.350.035 (+2,5%).
Tangerang, 30 Maret 2026 – PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam”, “Perseroan”, dan “SILO”), jaringan rumah sakit swasta terkemuka di Indonesia, mengumumkan hasil kinerja keuangan dan operasional untuk satu tahun penuh 2025 (FY2025).
Siloam menandai FY2025 sebagai tahun yang penting, seiring langkah Perseroan menuju operating archetype yang lebih terfokus. Hal ini memungkinkan penyelarasan yang lebih baik atas kapabilitas klinis, alokasi modal, dan sumber daya operasional untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di seluruh jaringan rumah sakit, selaras dengan komitmen kami dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses di Indonesia.
Serangkaian leadership summit, network-wide programs, serta penguatan teknologi turut mendorong peningkatan eksekusi dan memperkuat fokus profitabilitas di setiap unit rumah sakit.
Sebagai hasil dari langkah-langkah strategis tersebut, Siloam mencatat pertumbuhan Pendapatan Neto sebesar 5,2% YoY, EBITDA sebesar 18,3%, dan Laba Bersih sebesar 22,5%. Hal ini dicapai meskipun tahun berjalan merupakan periode transisi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal.
Lampiran 1: Sorotan Kinerja Keuangan Siloam (FY25 vs FY24)
| Hasil Keuangan (dalam jutaan Rupiah) | FY25 | FY24 | % pertumbuhan |
| Pendapatan Bersih | 9.946.368 | 9.454.969 | 5,2% |
| EBITDA | 2.897.525 | 2.448.802 | 18,3% |
| Marjin EBITDA (%) | 29,1% | 25,9% | 3,2% |
| Laba Bersih | 1.164.177 | 950.112 | 22,5% |
| Marjin Laba Bersih (%) | 11,7% | 10,0% | 1,7% |
Siloam mencatat kinerja operasional yang stabil sepanjang tahun, meskipun dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, dengan jumlah rawat inap sebesar 317.900, hari perawatan 1,01 juta, dan kunjungan rawat jalan sebanyak 4,35 juta. Kinerja ini didukung oleh 4.310 tempat tidur operasional dengan tingkat hunian sebesar 64,2%.
Lampiran 2: Sorotan Kinerja Operasional Siloam (FY25 vs FY24)
| Hasil Kinerja Operasional | FY25 | FY24 | % pertumbuhan |
| Tempat tidur operasional | 4.310 | 4.133 | 4,3% |
| Jumlah rawat inap | 317.900 | 326.030 | (2,5%) |
| Hari perawatan (hari) | 1.010.570 | 1.007.479 | 0,3% |
| Rasio keterisian tempat tidur (%) | 64,2% | 66,8% | (2,6%) |
| Jumlah rawat jalan | 4.350.035 | 4.244.207 | 2,5% |
Pencapaian Utama dan Inisiatif Strategis
Siloam terus memperkuat transformasi melalui strategi lima tahun Next Gen Siloam, yang mencakup konsep hospital of the future. Siloam berkembang menjadi ekosistem layanan kesehatan yang berbasis AI, berbasis data, dan berfokus pada pasien, dengan tujuan menghadirkan keunggulan operasional serta hasil klinis berstandar global.
Sebagai bagian dari pengembangan tersebut, MRCCC (Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center) telah meluncurkan integrated CT-LINAC pertama di Asia Tenggara, menandai kemajuan signifikan dalam kapabilitas radioterapi. Teknologi ini mengintegrasikan pencitraan CT dengan terapi radiasi dalam satu alur kerja yang didukung oleh perencanaan berbasis AI.
Siloam juga telah membuka Siloam Hospitals Surabaya, dengan kapasitas bangunan dua kali lebih besar dibandingkan sebelumnya. Rumah sakit ini didukung oleh lebih dari 200 dokter spesialis dan dilengkapi dengan pengembangan Mochtar Riady Center for Advanced Care (MRCAC).
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Perseroan berhasil meraih EcoVadis Silver Medal 2025, menempatkan Siloam dalam 15% perusahaan teratas secara global. Pencapaian ini mencerminkan peningkatan yang konsisten melalui penguatan kebijakan dan integrasi praktik bisnis berkelanjutan secara berkesinambungan.
Pernyataan dari Presiden Direktur Siloam :
Presiden Direktur Siloam, Bapak Davidi Utama, menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan tahun yang penting bagi Siloam seiring dimulainya implementasi strategi Next Gen Siloam. Transisi menuju operating archetype yang lebih terfokus memungkinkan penyelarasan kapabilitas klinis dan alokasi modal untuk mendukung ekspansi yang berkelanjutan.
Perbaikan kinerja secara bertahap serta momentum positif hingga awal 2026 semakin memperkuat keyakinan manajemen bahwa transisi archetype ini berjalan sesuai rencana. Hal ini menempatkan Siloam pada posisi yang lebih kuat untuk pertumbuhan yang lebih terfokus dan berkelanjutan ke depan.
Tentang Siloam International Hospitals
PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam”) merupakan jaringan rumah sakit swasta terkemuka yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi di Indonesia. Berdiri sejak 1996, saat ini Siloam mengelola dan mengoperasikan 41 rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Selain itu, grup RS Siloam juga mengoperasikan 75 unit Siloam Clinic untuk memaksimalkan layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Visi Siloam adalah menyediakan pelayanan kesehatan berkualitas internasional yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat melalui layanan holistik serta pendidikan dan riset kesehatan.
Dengan didukung oleh tim medis yang terdiri lebih dari 2.000 dokter umum dan spesialis, serta 10.000 perawat, Siloam merawat hampir dua juta pasien setiap tahunnya. Siloam juga merupakan pelopor akreditasi Joint Commission International (JCI) yang menetapkan standar tertinggi pada kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.
Pada tahun 2026, Siloam kembali meraih empat penghargaan bergengsi pada ajang Healthcare Asia Awards 2026, termasuk Hospital Group of the Year – Indonesia. Pengakuan internasional ini, termasuk dari Newsweek sebagai salah satu World’s Most Trustworthy Companies 2025, menegaskan konsistensi Siloam dalam menghadirkan layanan inovatif dan aman.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!