Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) Tahun 2025

Kinerja Keuangan PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) Tahun 2025

Sepanjang tahun 2025, PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan selama satu tahun penuh. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan berdasarkan laporan keuangan audit tahun 2025.


Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 31 Desember 2025, total aset tercatat sebesar Rp271,63 miliar, mengalami kenaikan 16,27% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp233,63 miliar.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 119,41% menjadi Rp117,84 miliar, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kas dan setara kas serta persediaan.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp153,80 miliar, turun 14,52%, didorong oleh penurunan aset pajak tangguhan dan piutang lain-lain jangka panjang.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir Desember 2025, liabilitas mencapai Rp209,60 miliar, naik 86,31% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp116,63 miliar, meningkat 106,64%, terutama disebabkan oleh lonjakan uang muka penjualan dan pendapatan diterima di muka.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp92,96 miliar, dengan kenaikan 65,83%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang dari utang lain-lain.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp62,04 miliar, turun 48,79% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan defisit saldo laba akibat kerugian tahun berjalan.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama tahun 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp110,19 miliar, turun 20,35% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp138,34 miliar. Penurunan ini mencerminkan tantangan dalam mempertahankan volume bisnis inti perusahaan.

Laba Bersih

Rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp68,12 miliar, membengkak (rugi naik) 101,96% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp33,73 miliar. Perubahan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan serta kenaikan beban kerugian penurunan nilai piutang dan beban keuangan.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar -Rp47,60, mencerminkan penurunan kinerja dibandingkan tahun lalu sebesar -Rp23,57, sejalan dengan peningkatan kerugian bersih perusahaan.


Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 1,01x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar berada pada level marginal.
  • Quick Ratio: 0,87x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 18,31%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan mengalami perbaikan margin secara persentase meskipun pendapatan turun.
  • Margin Laba Bersih: -61,82%, mencerminkan tingkat profitabilitas yang masih tertekan negatif setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): -24,94%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih masih negatif.
  • Return on Equity (ROE): -109,19%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham yang tergerus signifikan.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 3,38x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang yang sangat tinggi dibandingkan ekuitasnya.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp147 per 13 Februari 2026, PER tercatat -3,09x, mengindikasikan perusahaan masih mencatatkan kerugian (negative earnings).
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham (Book Value Per Share) sebesar Rp43,35, PBV perusahaan berada di level 3,39x, mencerminkan valuasi pasar yang premium terhadap nilai buku ekuitas yang tersisa.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk selama tahun 2025 menunjukkan tekanan yang signifikan pada profitabilitas dan struktur permodalan, meskipun terdapat perbaikan posisi kas. Penurunan pendapatan dan pembengkakan rugi bersih menjadi sinyal waspada terhadap efektivitas strategi bisnis inti perusahaan dalam menghadapi kompetisi. Investor perlu memperhatikan tingginya rasio utang terhadap ekuitas (DER) dan arus kas operasional serta kemampuan perusahaan membalikkan rugi menjadi laba untuk menjaga keberlangsungan pertumbuhan di periode mendatang.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/), baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/) dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here