Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightTRON Berencana Lakukan Penambahan Kegiatan Usaha, Siapkan Investasi Rp75,55 Miliar

TRON Berencana Lakukan Penambahan Kegiatan Usaha, Siapkan Investasi Rp75,55 Miliar

PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) secara resmi mengumumkan rencana strategis untuk memperkuat posisi di sektor energi terbarukan melalui rencana Penambahan Kegiatan Usaha TRON. Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada 12 Februari 2026, Perseroan berencana merambah bisnis infrastruktur pendukung kendaraan listrik, yakni Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Rencana ekspansi ini merupakan langkah nyata Perseroan dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle) dan target net zero emission di Indonesia. Pelaksanaan rencana ini akan mengikuti ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 mengenai Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Prospek Cerah di Balik Penambahan Kegiatan Usaha TRON

Langkah Penambahan Kegiatan Usaha TRON mencakup dua klasifikasi usaha baru berdasarkan KBLI tahun 2025, yaitu KBLI 35132 untuk SPBKLU dan KBLI 35133 untuk SPKLU. Perseroan menilai bahwa infrastruktur pengisian daya ini memiliki sinergi yang kuat dengan lini bisnis utama mereka di bidang solusi sistem transportasi berbasis Information Technology (IT) dan Internet of Things (IoT).

Nantinya, infrastruktur SPKLU dan SPBKLU akan diintegrasikan dengan ekosistem transportasi dan pelanggan eksisting Perseroan, terutama operator transportasi publik dan manajemen armada (fleet management). Strategi ini mencakup pengembangan model bisnis Battery as a Service (BaaS) dan penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk optimalisasi sumber daya energi.

Berdasarkan studi kelayakan yang disusun oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan, proyek ini dinyatakan layak. Analisis tersebut menunjukkan indikator keuangan yang positif, antara lain:

  • Net Present Value (NPV): Rp357,49 miliar.
  • Internal Rate of Return (IRR): 48,907%.
  • Profitability Index (PI): 5,51.
  • Payback Period: 3 tahun 11 bulan.

Detail Investasi dan Kinerja Keuangan Perseroan

Untuk memuluskan rencana Penambahan Kegiatan Usaha TRON ini, estimasi kebutuhan belanja modal (capital expenditure) yang disiapkan mencapai Rp75,55 miliar. Dana tersebut rencananya bersumber dari kombinasi kas internal dan sumber pendanaan lain yang sah.

Hingga periode 30 September 2025, TRON mencatatkan total aset sebesar Rp266,09 miliar, mengalami penurunan dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yang sebesar Rp283,22 miliar. Pendapatan Perseroan per September 2025 tercatat sebesar Rp59,38 miliar, menurun 50% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp117,69 miliar.

Penurunan pendapatan ini berdampak pada laba tahun berjalan, di mana Perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp31,58 miliar per September 2025, berbanding terbalik dengan posisi September 2024 yang mencetak laba Rp8,01 miliar. Meski demikian, manajemen optimis bahwa ekspansi ke sektor energi terbarukan akan menciptakan sumber pendapatan baru (recurring revenue) yang berkelanjutan bagi masa depan Perseroan.

Jadwal RUPSLB dan Mitigasi Risiko

Implementasi rencana ini memerlukan persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, RUPSLB akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari 2026. Kuorum kehadiran yang disyaratkan untuk perubahan anggaran dasar ini adalah lebih dari 2/3 bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah.

Perseroan juga telah memetakan beberapa risiko usaha, termasuk risiko regulasi terkait perubahan kebijakan pemerintah dan risiko tingkat utilisasi jika pertumbuhan kendaraan listrik tidak sesuai ekspektasi. Sebagai langkah mitigasi, TRON akan fokus pada segmen Business-to-Business (B2B), menjalin kerja sama strategis dengan mitra seperti PLN, serta melakukan diversifikasi pendapatan melalui layanan data dan periklanan pada infrastruktur pengisian daya tersebut.


Poin Penting bagi Investor:

  • Nilai Investasi: Estimasi kebutuhan dana sebesar Rp75,55 miliar untuk pembangunan infrastruktur SPKLU dan SPBKLU.
  • Kelayakan Finansial: Proyek memiliki IRR tinggi sebesar 48,9% dengan masa pengembalian modal sekitar 3,9 tahun.
  • Kinerja Keuangan: Perseroan sedang dalam posisi rugi bersih Rp31,58 miliar per September 2025, sehingga ekspansi ini diharapkan menjadi katalis perbaikan kinerja.
  • Agenda Korporasi: RUPSLB sebagai penentu kelanjutan rencana ini dijadwalkan pada 18 Februari 2026.
  • KBLI Baru: Penambahan mencakup kode 35132 (SPBKLU) dan 35133 (SPKLU).

Profil Singkat Perusahaan

PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) adalah penyedia solusi sistem informasi teknologi yang berfokus pada Transport Management Solutions dengan teknologi telematika dan IoT.

Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON)

Baca juga: Ekspansi ke Ekosistem Kendaraan Listrik, TRON Bakal Bangun SPKLU dan SPBKLU


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here