Lim Shrimp Org Pte. Ltd. secara resmi telah melaporkan hasil pelaksanaan Penawaran Tender Wajib SMKM atau saham PT Sumber Mas Konstruksi Tbk kepada otoritas pasar modal. Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 21 Januari 2026, proses aksi korporasi ini tidak menghasilkan perubahan pada komposisi kepemilikan saham oleh pengendali baru tersebut.
Laporan hasil tender wajib ini merupakan pemenuhan kewajiban atas Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka (POJK 9/2018). Lim Shrimp Org Pte. Ltd., bertindak melalui PT Lim Shrimp Org sebagai pengendali baru, sebelumnya telah menetapkan periode penawaran selama satu bulan penuh yang berakhir pada awal Januari 2026.
Detail Pelaksanaan Penawaran Tender Wajib SMKM
Dalam dokumen keterbukaan informasi yang ditandatangani oleh Direktur Lim Shrimp Org Pte. Ltd., Chong Chee Hoong, perusahaan awalnya membuka kesempatan bagi pemegang saham publik untuk melepas kepemilikannya. Penawaran Tender Wajib SMKM ini ditujukan terhadap sebanyak-banyaknya 689.419.856 lembar saham.
Jumlah saham yang ditargetkan tersebut setara dengan sebanyak-banyaknya 55,02% dari total seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam PT Sumber Mas Konstruksi Tbk. Langkah ini merupakan prosedur standar setelah terjadinya perubahan pengendali dalam sebuah perusahaan terbuka sesuai dengan regulasi yang berlaku di pasar modal Indonesia.
Adapun jadwal pelaksanaan tender wajib ini berlangsung selama 30 hari kalender. Periode penawaran dimulai pada tanggal 10 Desember 2025 dan secara resmi ditutup pada tanggal 9 Januari 2026. Setelah periode tersebut berakhir, tanggal penyelesaian transaksi (settlement) ditetapkan pada 19 Januari 2026.
Hasil Tender: Tidak Ada Saham yang Dibeli
Meskipun telah dibuka selama 30 hari, laporan perusahaan menunjukkan bahwa tidak ada pemegang saham publik yang berpartisipasi untuk menjual sahamnya dalam periode Penawaran Tender Wajib SMKM tersebut. Dengan demikian, tidak terdapat saham yang dibeli oleh Lim Shrimp Org Pte. Ltd. selama masa penawaran berlangsung.
“Tidak terdapat Pemegang Saham yang menjual sahamnya dalam Penawaran Tender Wajib,” tulis manajemen dalam laporan resminya. Hal ini menyebabkan komposisi kepemilikan saham oleh pengendali baru tidak mengalami perubahan pasca-aksi korporasi ini selesai dilakukan.
Hingga laporan ini diterbitkan, Lim Shrimp Org Pte. Ltd. tetap memegang kepemilikan saham di PT Sumber Mas Konstruksi Tbk sebanyak 313.250.000 lembar saham. Jumlah tersebut merepresentasikan porsi kepemilikan sebesar 25,00% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan, sama persis dengan posisi sebelum penawaran tender wajib dilakukan.
Poin Penting bagi Investor
Berikut adalah ringkasan hasil pelaksanaan tender wajib berdasarkan dokumen keterbukaan informasi:
- Target Saham Maksimal: 689.419.856 lembar saham (55,02%).
- Periode Penawaran: 10 Desember 2025 sampai dengan 9 Januari 2026.
- Tanggal Penyelesaian: 19 Januari 2026.
- Hasil Penyerapan: Nihil (0 lembar saham).
- Kepemilikan Akhir Pengendali: Tetap sebesar 25,00% (313.250.000 saham).
- Dasar Hukum: POJK No. 9/POJK.04/2018.
Profil Singkat Perusahaan PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) adalah perusahaan terbuka yang bergerak di sektor konstruksi. Saat ini, pengendalian perusahaan berada di bawah Lim Shrimp Org Pte. Ltd., sebuah entitas yang berbasis di Singapura dengan alamat kantor di 16 Kallang Place, Singapore. Perusahaan telah berkomitmen untuk mengikuti regulasi pasar modal di Indonesia terkait transparansi dan tata kelola perusahaan terbuka pasca-akuisisi.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!