PT Multitrend Indo Tbk (BABY) mengumumkan rencana penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue serta rencana pengambilalihan PT Emway Globalindo (EGI). Langkah strategis ini mencakup transaksi material dan transaksi afiliasi yang ditujukan untuk memperkuat skala bisnis perseroan di sektor perdagangan eceran pakaian dan mainan anak. Perseroan dijadwalkan akan meminta persetujuan para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan RUPS Independen yang akan diselenggarakan pada 26 Januari 2026.
Detail Rencana PMHMETD I dan Akuisisi EGI
Dalam keterbukaan informasi terbarunya, BABY berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 238.571.825 saham baru dengan nilai nominal Rp25 per saham. Jumlah ini setara dengan 8,36% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah pelaksanaan PMHMETD I. Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp590 per saham.
Setiap pemegang 5.516 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 13 Maret 2026 berhak atas 503 HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan hak untuk membeli 1 saham baru. Blooming Years Pte. Ltd. (BY), selaku pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 92,35%, telah menyatakan komitmennya untuk melaksanakan seluruh haknya. BY akan menyetorkan modal dalam bentuk selain uang (inbreng) berupa 255.077.189 saham EGI yang mewakili 48% kepemilikan di perusahaan target tersebut.
Pendanaan dan Nilai Transaksi Aksi Korporasi PT Multitrend Indo Tbk (BABY)
Total nilai rencana pengambilalihan EGI mencapai Rp269.989.000.000. Transaksi ini terbagi menjadi dua mekanisme utama:
- Rencana Inbreng: Senilai Rp129.989.036.000 untuk 48% saham EGI yang dimiliki BY.
- Rencana Pembelian Saham: Senilai Rp139.999.964.000 untuk 51,99% sisa saham EGI secara tunai.
Untuk mendanai bagian pembelian saham secara tunai, BABY telah memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan plafon hingga Rp140.000.000.000. Fasilitas kredit ini memiliki jangka waktu 5 tahun ditambah opsi perpanjangan 3 tahun dengan suku bunga mengambang (floating) sebesar 8,50% per tahun. Sebagai agunan, perseroan memberikan hak tanggungan atas sejumlah tanah milik EGI di Batuceper, Tangerang, serta gadai atas saham EGI yang akan dimiliki.
Aksi korporasi PT Multitrend Indo Tbk (BABY) ini tergolong sebagai transaksi material karena nilainya mencapai 65,8% dari ekuitas perseroan per 31 Oktober 2025 yang sebesar Rp410,57 miliar. Karena BY merupakan pengendali di BABY sekaligus di EGI, transaksi ini juga dikategorikan sebagai transaksi afiliasi yang memerlukan persetujuan dari pemegang saham independen.
Analisis Independen dan Dampak Keuangan
Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Kusnanto & Rekan telah ditunjuk untuk memberikan pendapat kewajaran atas rencana ini. Berdasarkan analisis metode diskonto arus kas (DCF) dan metode pembanding perusahaan tercatat, nilai pasar untuk 99,99% saham EGI ditetapkan sebesar Rp283,19 miliar. Menariknya, dalam laporan pendapat kewajaran, KJPP menyimpulkan bahwa rencana transaksi ini adalah “tidak wajar” dari aspek keuangan.
Meski demikian, manajemen BABY menegaskan bahwa akuisisi EGI akan memberikan dampak strategis positif, termasuk peningkatan saluran distribusi, penguatan keahlian operasional, dan penambahan skala pendapatan serta EBITDA secara material bagi grup. Secara proforma, total aset konsolidasian perseroan diperkirakan akan meningkat dari Rp668,38 miliar menjadi Rp1,22 triliun setelah transaksi selesai.
Poin Penting bagi Investor
- Rencana Rights Issue: Penerbitan hingga 238,57 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp590 per lembar.
- Target Akuisisi: Mengambil alih 99,99% saham PT Emway Globalindo melalui kombinasi inbreng dan pembelian tunai.
- Efek Dilusi: Pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya akan mengalami dilusi kepemilikan maksimal sebesar 8,36%.
- Pendanaan Eksternal: Penggunaan fasilitas pinjaman Bank CIMB Niaga hingga Rp140 miliar untuk penyelesaian akuisisi.
- Jadwal RUPS: Pertemuan untuk persetujuan pemegang saham dijadwalkan pada 26 Januari 2026 secara daring melalui eASY.KSEI.
- Opini Independen: KJPP menyatakan transaksi ini “tidak wajar” secara finansial, namun manajemen tetap memandang adanya sinergi operasional yang kuat.
Profil Singkat Perusahaan
PT Multitrend Indo Tbk (BABY) adalah perusahaan yang berkedudukan di Jakarta Pusat dan bergerak di bidang perdagangan eceran pakaian, perlengkapan bayi, dan mainan anak. Perseroan mengoperasikan berbagai gerai ritel dan memiliki fokus pada produk gaya hidup anak-anak di berbagai kota besar di Indonesia. Saat ini, perseroan dikendalikan oleh Blooming Years Pte. Ltd. yang berbasis di Singapura.
PT Emway Globalindo (EGI) merupakan distributor untuk alat permainan dan mainan anak-anak di Indonesia. EGI memiliki jaringan distribusi dan portofolio merek yang luas.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!