Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightPT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Bakal Terbitkan 50 Miliar Saham Baru...

PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Bakal Terbitkan 50 Miliar Saham Baru Melalui PMHMETD II

PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) mengumumkan rencana strategis untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan melalui mekanisme Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II atau PMHMETD II PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. Dalam aksi korporasi ini, emiten pengelola perhotelan tersebut bersiap menerbitkan saham baru dalam jumlah yang signifikan guna mendukung pengembangan usaha serta pemenuhan kewajiban keuangan perseroan.

Rincian Rencana PMHMETD II PT Bukit Uluwatu Villa Tbk dan Jadwal RUPSLB

Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada 20 Januari 2026, Perseroan berencana mengeluarkan sebanyak-banyaknya 50.000.000.000 (lima puluh miliar) saham baru. Jumlah tersebut setara dengan maksimum 203,11% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan pada saat informasi ini dirilis. Saham baru ini akan diterbitkan dari saham portepel dengan nilai nominal sebesar Rp 50 per saham.

Untuk merealisasikan rencana PMHMETD II PT Bukit Uluwatu Villa Tbk ini, manajemen akan meminta persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Februari 2026. Berdasarkan ketentuan POJK No. 32/2015, jangka waktu antara persetujuan RUPSLB hingga efektifnya pernyataan pendaftaran tidak boleh lebih dari 12 bulan.

Berikut adalah rangkaian tanggal penting terkait agenda RUPSLB Perseroan:

  • Pengumuman Keterbukaan Informasi: 20 Januari 2026.
  • Recording Date Pemegang Saham: 3 Februari 2026.
  • Pemanggilan RUPSLB: 4 Februari 2026.
  • Penyelenggaraan RUPSLB: 26 Februari 2026.
  • Pengumuman Ringkasan Risalah RUPSLB: 28 Februari 2026.

Analisis Penggunaan Dana dan Dampak Dilusi Pemegang Saham

Manajemen BUVA menyatakan bahwa seluruh dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD II, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan untuk dua kebutuhan utama. Pertama, untuk pengembangan usaha perseroan. Kedua, untuk pembayaran kewajiban (utang) baik bagi Perseroan maupun anak usaha perusahaan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan guna memberikan tambahan dana yang mampu menunjang kinerja operasional di masa depan.

Namun, investor perlu memperhatikan dampak dari aksi korporasi ini terhadap persentase kepemilikan saham. Apabila pemegang saham lama tidak mengeksekusi haknya dalam PMHMETD II PT Bukit Uluwatu Villa Tbk, maka persentase kepemilikan mereka akan terkena dilusi. Berdasarkan simulasi perseroan, tingkat dilusi maksimum yang dapat dialami pemegang saham adalah sebesar 67,01% dari jumlah kepemilikan sahamnya.

Terkait kuorum keputusan dalam RUPSLB, agenda ini memerlukan kehadiran pemegang saham atau kuasanya yang mewakili minimal 2/3 bagian dari seluruh saham dengan hak suara. Keputusan baru dianggap sah jika disetujui oleh lebih dari 2/3 bagian dari seluruh suara yang hadir.

Poin Penting bagi Investor

  • Jumlah Saham Baru: Maksimal 50 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 50 per saham.
  • Tujuan Dana: Pengembangan usaha dan pelunasan kewajiban Perseroan atau entitas anak.
  • Dampak Dilusi: Pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya akan terdilusi hingga maksimal 67,01%.
  • Jadwal Krusial: RUPSLB akan dilaksanakan pada 26 Februari 2026 untuk meminta restu pemegang saham.
  • Struktur Kepemilikan Saat Ini: Per 31 Desember 2025, PT Nusantara Investama memegang 61,64% saham, disusul Masyarakat sebesar 38,11%, dan Hapsoro sebesar 0,25%.

Profil Singkat PT Bukit Uluwatu Villa Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan, penyediaan akomodasi, dan real estat. Berkedudukan di Kabupaten Badung, Bali, perseroan resmi mencatatkan sahamnya (IPO) di Bursa Efek Indonesia pada 12 Juli 2010.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here