JAKARTA – PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai rencana besar mereka untuk merambah sektor pertambangan di luar negeri. Perseroan menargetkan proses akuisisi aset tambang di Mongolia dapat mulai berjalan pada pertengahan tahun ini.
Berdasarkan surat tanggapan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), berikut adalah poin-poin penting yang perlu diketahui oleh investor:
- Mekanisme Akuisisi Tanpa Kas: NINE menjelaskan bahwa tidak ada biaya tunai yang dikeluarkan untuk pembelian hak atau opsi akuisisi tambang Mongolia tersebut. Aset tambang tersebut akan dimasukkan ke dalam perusahaan melalui skema PMHMETD (Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) atau rights issue.
- Target Waktu (Timeline): Perseroan berencana untuk menyampaikan Pernyataan Pendaftaran rights issue kepada otoritas terkait selambat-lambatnya pada Kuartal II tahun 2026.
- Mitra Strategis: Kerja sama ini melibatkan Poh Golden Ger Resources Pte. Ltd. (POH) sebagai pihak penyedia aset. Saat ini, pihak POH masih dalam proses memilih penilai independen (independent appraisal) untuk menentukan nilai aset tambang tersebut.
- Fokus di Mongolia Terlebih Dahulu: Meskipun ada rencana pengembangan aset tambang di Indonesia, saat ini Perseroan bersama POH masih fokus pada injeksi aset tambang di Mongolia. Rencana ekspansi tambang di dalam negeri masih dalam tahap kajian lebih lanjut.
- Koreksi Keterbukaan Informasi: NINE juga telah memperbarui laporan informasi terkait perkembangan proses akuisisi ini di website Bursa Efek Indonesia pada 5 Januari 2026 untuk memastikan transparansi kepada publik.
Dengan skema rights issue ini, NINE berupaya memperkuat struktur asetnya di sektor energi tanpa membebani arus kas internal perusahaan secara langsung untuk biaya akuisisi awal.
Sumber: f-32017263-0_NINE_Tanggapan_atas_Permintaan_Penjelasan_Bursa_32017263_lamp1
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/), baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/) dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!