PT Harum Energy Tbk (HRUM) resmi mengumumkan rencana untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham Perseroan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari kebijakan untuk menjaga stabilitas pasar modal di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.
Detail Penting Rencana Buyback
Berikut adalah poin-poin utama yang perlu diperhatikan oleh pemegang saham:
- Anggaran Dana: Perseroan menyiapkan dana maksimal sebesar Rp335.000.000.000 (Rp335 miliar).
- Jumlah Saham: Maksimal saham yang akan dibeli kembali adalah 328.159.941 lembar saham atau setara dengan 2,43% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan.
- Sumber Dana: Seluruh dana berasal dari kas internal Perseroan, bukan dari pinjaman, utang, maupun dana hasil Penawaran Umum.
- Metode Transaksi: Buyback akan dilakukan melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menunjuk satu perantara pedagang efek.
Jadwal Pelaksanaan
Investor perlu mencatat tanggal-tanggal penting berikut agar tidak ketinggalan momentum:
- Pengumuman Keterbukaan Informasi: 02 Januari 2026.
- Periode Pelaksanaan Buyback: 05 Januari 2026 hingga 17 Maret 202.
Dampak Terhadap Keuangan dan Pemegang Saham
Manajemen HRUM berkeyakinan bahwa aksi korporasi ini tidak akan memberikan dampak negatif material terhadap kegiatan usaha karena Perseroan memiliki modal kerja dan kas yang cukup.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025, berikut adalah proforma dampaknya:
- Laba per Saham (EPS): Diproyeksikan mengalami kenaikan dari USD 0,00283 menjadi USD 0,00291 per saham.
- Total Aset & Ekuitas: Akan mengalami penurunan sekitar USD 20 juta karena penggunaan kas untuk pembelian saham tersebut.
Catatan Penting: Pihak internal seperti Direksi, Komisaris, pemegang saham utama, dan orang dalam lainnya dilarang melakukan transaksi saham HRUM pada hari yang sama dengan pelaksanaan buyback oleh Perseroan.
Sumber: f_32016345_0_HRUM_Laporan_Informasi_dan_Fakta_Material_32016345
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/), baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/) dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!