PT Meta Epsi Tbk (MTPS) menyampaikan sejumlah langkah strategis kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memulihkan kondisi operasional perusahaan. Upaya ini dilakukan sebagai respons atas suspensi (penghentian sementara) perdagangan saham perseroan yang telah berlangsung sejak 3 November 2025.
Manajemen MTPS mengakui bahwa suspensi tersebut disebabkan oleh kendala usaha, di mana Perseroan belum berhasil memenangkan tender proyek baru baik dari sektor swasta maupun BUMN. Hal ini menyebabkan pendapatan perseroan saat ini terbatas pada pendapatan lain-lain dan belum berasal dari kegiatan bisnis utama.
Berikut adalah poin-poin penting rencana pemulihan MTPS yang perlu dicermati investor:
1. Penjualan Aset untuk Modal Kerja Guna menutup kebutuhan operasional yang mendesak, MTPS berencana melakukan pengalihan atau penjualan aset yang tidak berdampak langsung terhadap kegiatan operasional. Perseroan tengah bernegosiasi dengan investor potensial untuk mengambil alih aset tersebut. Aksi korporasi ini ditargetkan rampung pada triwulan I-2026 dengan menggunakan dasar laporan keuangan audit per 31 Desember 2025.
2. Fokus Incar Proyek Listrik dan Migas di 2026 Untuk memacu kembali pendapatan utama, MTPS menargetkan partisipasi aktif dalam tender proyek strategis pada tahun 2026:
- Proyek PT PLN (Persero): MTPS menargetkan keikutsertaan tender pada kuartal I-2026. Perseroan saat ini sedang memantau e-procurement PLN dan mempersiapkan kelengkapan dokumen teknis.
- Proyek PT Pertamina (Persero): Perseroan berencana memperluas pasar dengan mengikuti tender di lingkungan Pertamina pada kuartal II-2026.
3. Komunikasi dengan Mitra Strategis Hingga Desember 2025, manajemen mengklaim progres komunikasi dengan pemangku kepentingan telah mencapai 80%. Diskusi ini bertujuan untuk memastikan keselarasan strategi bisnis dalam menghadapi tender tahun depan.
Manajemen MTPS berkomitmen untuk menyampaikan rencana pemulihan kondisi secara lengkap paling lambat 31 Desember 2025 demi memberikan kejelasan bagi para pemegang saham.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!