PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (“Perseroan”) mengumumkan rencana penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue. Langkah strategis ini menargetkan perolehan dana hingga Rp 3,2 triliun untuk memperluas jaringan internet dan fiber optik.
Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 12,8 miliar saham baru.
- Harga Pelaksanaan: Rp 250 per saham.
- Rasio HMETD: 3:4. Artinya, setiap pemegang 3 saham lama yang tercatat pada tanggal 6 Januari 2026 berhak membeli 4 saham baru.
- Dilusi: Investor yang tidak menebus haknya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan (dilusi) hingga maksimum 57,14%.
Sebagai insentif, Perseroan juga menerbitkan Waran Seri II secara cuma-cuma bagi investor yang menebus Rights Issue.
- Rasio Waran: 50:9. Setiap penebusan 50 saham baru akan mendapatkan 9 Waran Seri II.
- Harga Tebus Waran: Rp 300 per saham, yang dapat dilaksanakan mulai 13 Juli 2026 hingga 13 Juli 2028.
PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara (AKUN), selaku pemegang saham pengendali, menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan seluruh haknya dan bertindak sebagai Pembeli Siaga jika ada sisa saham yang tidak terserap oleh publik.
Dana hasil Rights Issue ini akan digunakan secara agresif untuk ekspansi bisnis melalui entitas anak:
- Sekitar Rp 2,9 triliun disuntikkan ke PT Garuda Prima Internetindo (GPI) untuk pembangunan jaringan Fiber To The Home (FTTH) berteknologi Wi-Fi 7 dengan target 2 juta pelanggan di Pulau Bali dan Lombok.
- Sekitar Rp 215 miliar disuntikkan ke PT Pusat Fiber Indonesia (PFI) untuk pelunasan biaya hak penggunaan (IRU) jaringan kabel bawah laut.
- Sisanya untuk modal kerja Perseroan.
Aksi korporasi ini didukung oleh kinerja keuangan yang solid per 31 Juli 2025:
- Pendapatan: Naik tajam 186,91% menjadi Rp 53,05 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
- Laba Bersih: Melonjak 738,75% menjadi Rp 11,26 miliar.
- Aset: Tumbuh menjadi Rp 338,9 miliar.
Jadwal Penting untuk Investor:
- Cum Date (Pasar Reguler & Negosiasi): 2 Januari 2026.
- Ex Date (Pasar Reguler & Negosiasi): 5 Januari 2026.
- Recording Date (Daftar Pemegang Saham): 6 Januari 2026.
- Periode Perdagangan & Penebusan HMETD: 8 – 22 Januari 2026.
Bagi investor yang berminat, formulir pemesanan dan prospektus tersedia mulai 7 Januari 2026. Pastikan Anda memperhatikan tanggal-tanggal krusial di atas agar tidak kehilangan hak atau momentum investasi.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!