Manajemen PT Green Power Group Tbk (LABA) akhirnya buka suara terkait simpang siur kabar yang menimpa Direktur Utamanya, An Shaohong (Antony). Melalui surat tanggapan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 8 Desember 2025, Perseroan mengonfirmasi bahwa saat ini mereka kehilangan kontak dengan pucuk pimpinan perusahaan tersebut.
Manajemen LABA mengakui secara terbuka bahwa hingga saat ini mereka belum dapat terhubung dengan An Shaohong dan tidak mengetahui keberadaannya. Perseroan menegaskan belum menerima informasi resmi dari lembaga Imigrasi terkait alasan maupun status deportasi yang beredar di media massa dan media sosial.
Bantah Terlibat Masalah Pribadi
Terkait isu yang menyebutkan bahwa An Shaohong merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) di negara asalnya serta melakukan pelanggaran keimigrasian, manajemen menegaskan ketidaktahuannya. Manajemen menekankan bahwa jika benar ada masalah hukum atau administratif, hal tersebut adalah urusan pribadi yang bersangkutan dan tidak ada kaitannya dengan kegiatan usaha perseroan.
Operasional Perusahaan Tetap Normal
Bagi para investor, manajemen memastikan bahwa kasus ini tidak berdampak signifikan terhadap operasional perusahaan. Seluruh aktivitas bisnis, baik di induk maupun anak usaha, tetap berjalan normal di bawah kendali tim manajemen operasional dan Direksi lainnya yang mengambil alih tugas sementara.
Siapkan Rombak Pengurus di Januari 2026
Sebagai langkah antisipasi, Perseroan telah menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang rencananya akan digelar pada Januari 2026. Jika diperlukan, penyesuaian struktur organisasi atau pergantian pengurus akan dilakukan pada momen tersebut demi menjaga kelangsungan perusahaan.
Manajemen juga mengakui bahwa sentimen berita ini mungkin akan menyebabkan fluktuasi pada harga saham perseroan, namun fundamental operasional diklaim tetap terjaga.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!