Emiten alat berat dan pertambangan Grup Astra, PT United Tractors Tbk (UNTR), kembali memperluas portofolio bisnisnya dengan mendirikan anak usaha baru bernama PT Nusantara Industri Nikel Lestari (NINL). Pendirian entitas baru ini telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM pada tanggal 2 Desember 2025.
Berikut adalah poin-poin penting yang perlu diketahui investor terkait aksi korporasi ini:
Pendirian NINL dilakukan sepenuhnya melalui anak usaha terkendali UNTR, yaitu PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) dan PT Energia Prima Nusantara (EPN). Adapun struktur kepemilikan sahamnya adalah sebagai berikut:
- PT Danusa Tambang Nusantara (DTN): Menguasai 99,90% saham dengan nilai nominal Rp 9,99 miliar.
- PT Energia Prima Nusantara (EPN): Menguasai 0,10% saham dengan nilai nominal Rp 10 juta.
Manajemen UNTR menyebutkan bahwa NINL akan bergerak di bidang industri pembuatan logam dasar bukan besi serta perdagangan besar logam dan bijih logam. Langkah ini merupakan strategi diversifikasi perseroan untuk mengembangkan usaha di sektor jasa dan pengolahan (smelter) mineral nikel.
Sekretaris Perusahaan United Tractors, Ari Setiyawan, menegaskan bahwa penyertaan saham ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, maupun kondisi keuangan perseroan saat ini. Aksi ini murni sebagai langkah strategis pengembangan bisnis grup ke depan.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!