Emiten properti pengelola Paragon Mall Semarang, PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI), resmi menggelar penawaran umum untuk “Obligasi Terkait Keberlanjutan I Tahun 2025” dengan nilai pokok sebesar Rp 500 miliar.
Poin menarik bagi investor adalah obligasi ini mendapatkan jaminan penuh (full guarantee) dari Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF), sebuah lembaga dana perwalian dari Asian Development Bank (ADB). Berkat penjaminan ini, obligasi POLI mengantongi peringkat idAAAcg (Triple A, Corporate Guarantee) dari Pefindo, yang mengindikasikan risiko gagal bayar yang sangat rendah.
Pollux Hotels menawarkan obligasi ini dalam dua seri dengan tingkat bunga tetap, yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan:
- Seri A: Nilai pokok Rp 55 miliar dengan tenor 3 tahun. Tingkat bunga tetap sebesar 5,85% per tahun.
- Seri B: Nilai pokok Rp 445 miliar dengan tenor 5 tahun. Tingkat bunga tetap sebesar 6,25% per tahun.
Bagi investor yang berminat, masa penawaran umum berlangsung singkat mulai awal Desember 2025.
- Masa Penawaran Umum: 1 – 5 Desember 2025.
- Tanggal Penjatahan: 8 Desember 2025.
- Tanggal Distribusi Elektronik: 10 Desember 2025.
- Pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 11 Desember 2025.
Sesuai namanya, obligasi ini memiliki target kinerja keberlanjutan (TKK). Pollux berkomitmen mengurangi emisi karbon melalui penggunaan panel surya (Solar Cell) dan pengelolaan air daur ulang (Recovered Water) di aset properti mereka.
Catatan Khusus Investor: Jika Pollux gagal mencapai target keberlanjutan yang ditetapkan, investor akan mendapatkan keuntungan tambahan berupa kenaikan tingkat bunga (step-up coupon) sebesar 0,05% (5 basis poin) per tahun.
Dana segar hasil penerbitan obligasi ini akan dialokasikan untuk:
- Sebesar Rp 434,2 miliar digunakan untuk melunasi utang anak usaha (PT Cakrawala Sakti Kencana) kepada bank.
- Sisanya digunakan untuk modal kerja anak usaha, termasuk biaya operasional, pemasangan Solar Cell, dan peningkatan sistem daur ulang air.
Hingga 31 Mei 2025, Pollux mencatatkan lonjakan Laba Bersih Tahun Berjalan menjadi Rp 59,36 miliar, naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang hanya sebesar Rp 4,4 miliar.
Cara Pemesanan Pemesanan obligasi harus dilakukan dengan jumlah minimum Rp 5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau kelipatannya. Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek adalah PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!