Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightBank Neo Commerce (BBYB) Tuntaskan Realisasi Dana Rights Issue, Sisa Dana Diparkir...

Bank Neo Commerce (BBYB) Tuntaskan Realisasi Dana Rights Issue, Sisa Dana Diparkir di BI

PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) melaporkan perkembangan terbaru terkait penggunaan dana hasil aksi korporasi penambahan modal atau Rights Issue (HMETD) V dan VI kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Laporan ini mencakup periode realisasi hingga 30 Juni 2025.

1. Dana Rights Issue VI Terserap Habis untuk Kredit 

Dari hasil Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI, Bank Neo Commerce berhasil meraup dana bersih sebesar Rp1,69 triliun (setelah dikurangi biaya emisi). Manajemen BBYB melaporkan bahwa seluruh dana ini telah 100% digunakan alias habis terserap sesuai rencana awal. Penggunaannya difokuskan pada ekspansi bisnis inti bank, dengan rincian ekspansi kredit sebesar Rp1,01 triliun dan kegiatan operasional perbankan sebesar Rp676 miliar.

2. Realisasi Rights Issue V: Fokus Teknologi & Sisa Dana 

Sementara itu, dari aksi Rights Issue V sebelumnya, BBYB mengantongi dana bersih jumbo sebesar Rp2,5 triliun. Mayoritas dana ini telah dibelanjakan untuk memperkuat fondasi digital dan modal inti bank. Berikut rincian realisasinya:

  • Pengembangan Teknologi Informasi: Terealisasi sebesar Rp633,5 miliar dari rencana Rp681,4 miliar.
  • Penyaluran Kredit: Sebesar Rp444,7 miliar (Terserap 100%).
  • Kegiatan Operasional: Sebesar Rp1 triliun (Terserap 100%).
  • Penguatan Modal (KPMM): Sebesar Rp375,4 miliar (Terserap 100%).

3. Sisa Dana Diparkir di Bank Indonesia 

Dari total dana Rights Issue V tersebut, tercatat masih ada sisa dana sebesar Rp47,9 miliar yang belum digunakan. Manajemen BBYB tidak membiarkan dana ini menganggur. Sisa dana tersebut saat ini ditempatkan pada instrumen Term Deposit di Bank Indonesia dengan tenor 6 bulan dan memberikan imbal hasil (bunga) sebesar 6,20%.

Laporan realisasi ini ditandatangani langsung oleh Direktur Utama Bank Neo Commerce, Eri Budiono, pada 14 Juli 2025. Informasi ini memberikan kepastian bagi pemegang saham bahwa dana hasil himpunan masyarakat telah disalurkan untuk mendorong pertumbuhan kredit dan infrastruktur digital perseroan.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here