SURABAYA – PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS), emiten yang selama ini dikenal sebagai pedagang besar potongan logam (scrap), berencana melakukan diversifikasi bisnis besar-besaran. Perseroan akan menambah kegiatan usaha baru di sektor perdagangan makanan dan minuman (F&B).
Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas kondisi industri logam yang dinilai sebagai “sunset industry” dan mengalami tren penurunan.
Alasan Diversifikasi
Manajemen OPMS menjelaskan bahwa pergeseran fokus pembangunan pemerintah dari infrastruktur ke ketahanan pangan telah berdampak pada menurunnya permintaan logam domestik. Situasi ini menyebabkan banyak pelaku industri logam, termasuk sejumlah pelanggan OPMS, terpaksa berhenti beroperasi, yang pada gilirannya memengaruhi kinerja Perseroan.
Oleh karena itu, OPMS melihat sektor distribusi F&B sebagai peluang baru yang prospektif. Sektor ini didukung oleh fakta bahwa makanan dan minuman adalah kebutuhan pokok dan merupakan salah satu kontributor utama Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
Rencana Bisnis Baru
Perseroan berencana menambah 16 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru yang seluruhnya terkait dengan perdagangan F&B. Kegiatan usaha ini akan mencakup perdagangan besar untuk komoditas seperti:
- Beras
- Kopi, teh, dan kakao
- Gula, coklat, dan kembang gula
- Daging (sapi, ayam, dan olahan)
- Susu dan produk susu
- Telur dan hasil olahan telur
- Buah-buahan dan sayuran
- Minuman non-alkohol
Fokus awal distribusi untuk bisnis baru ini adalah wilayah Madura dan Jawa Timur.
Modal dan Proyeksi Kelayakan
Untuk membiayai rencana ekspansi ini, OPMS telah menyiapkan total biaya investasi sebesar Rp 3.000.000.000 (Tiga Miliar Rupiah). Sumber pendanaan untuk investasi ini akan seluruhnya berasal dari kas internal Perseroan.
Rencana ini telah melalui studi kelayakan yang dilakukan oleh KJPP Guntur, Eki Andri dan Rekan. Hasilnya, rencana penambahan kegiatan usaha ini dinyatakan “Layak” untuk dilaksanakan.
Berikut adalah hasil analisis kelayakan investasi berdasarkan studi tersebut:
- Net Present Value (NPV): Rp 43.021.267.000
- Internal Rate of Return (IRR): 69%
- Payback Period (PP): 2 tahun 10 bulan
- Profitability Index (PI): 15,34
Meminta Restu Pemegang Saham
Untuk merealisasikan aksi korporasi ini, OPMS wajib memperoleh persetujuan dari pemegang saham. Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada:
- Hari, Tanggal: Senin, 1 Desember 2025
- Waktu: Pukul 10.00 WIB – selesai
- Tempat: Kantor PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk Cabang Madura dan melalui aplikasi eASY.KSEI
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!