Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 125.109.869 juta, mengalami kenaikan 5,90% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 118.142.127 juta.
Liabilitas Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 92.057.649 juta, naik 4,08% dibandingkan akhir tahun lalu.
Ekuitas Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 15.033.012 juta, naik 2,97% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan laba ditahan.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan Bunga dan Syariah Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan bunga dan syariah perusahaan mencapai Rp 7.531.575 juta, naik 28,22% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 5.873.970 juta. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga.
Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 1.060.391 juta, naik 14,01% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 930.062 juta.
Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp 70,62, mencerminkan kenaikan 14,01% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.
Rasio Keuangan
Profitabilitas
- Margin Laba Bersih (NPM): 14,08%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA): 1,13% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE): 9,40% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 6,12x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang (Catatan: Rasio ini wajar untuk industri perbankan yang mengelola dana pihak ketiga).
Valuasi Pasar
- Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 540 per 12 November 2025, PER tercatat 5,74x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi undervalued terhadap rata-rata industri.
- Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 1.001,17, PBV perusahaan berada di level 0,54x, mencerminkan valuasi saham di bawah nilai buku ekuitasnya.
Kesimpulan
Kinerja keuangan BJTM selama kuartal III 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, didukung oleh kenaikan total aset, pendapatan bunga, dan laba bersih.
Pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang terjaga menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan adanya kenaikan pada beban bunga dan syariah serta peningkatan penyisihan atas penurunan nilai aset keuangan, yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya. Berdasarkan valuasi PER dan PBV, saham BJTM saat ini diperdagangkan di bawah nilai buku dan pada valuasi laba yang relatif rendah.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!