Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Bank BTPN Syariah Tbk mencatatkan kinerja keuangan yang memberikan gambaran posisi fundamental dan arah strategi operasional bank. Analisis ini mengulas perkembangan posisi keuangan (neraca), profitabilitas, rasio kunci perbankan, hingga valuasi pasar saham.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 22.208.877 juta, mengalami kenaikan 2,12% dibandingkan posisi 31 Desember 2024 (Rp 21.747.580 juta). Pertumbuhan ini terutama didorong oleh pertumbuhan surat berharga.
  • Kredit yang Diberikan: Posisi kredit bersih (terdiri dari piutang Murabahah, pembiayaan Musyarakah, dan Qardh) mencapai Rp 9.038.728 juta, turun 3,32% dari akhir tahun 2024 (Rp 9.349.632 juta), menunjukkan kontraksi dalam penyaluran pinjaman.
  • Surat Berharga (Efek-efek): Nilai surat berharga (bersih) tercatat Rp 9.891.570 juta, naik 9,31% dari akhir 2024 (Rp 9.049.291 juta).
  • Penempatan pada BI & Bank Lain: Tercatat Rp 1.974.635 juta, naik 2,78%.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Mencapai Rp 2.769.231 juta, turun 2,20% dibandingkan akhir tahun 2024 (Rp 2.831.634 juta).
  • Dana Pihak Ketiga (DPK): Simpanan nasabah (Wadiah) dan Dana Syirkah Temporer (Mudharabah) tercatat Rp 11.640.302 juta, turun 0,72% dari akhir 2024 (Rp 11.724.433 juta), menandakan penurunan dana kelolaan.
  • Simpanan dari Bank Lain: (dicatat sebagai Surat Berharga yang Diterbitkan) Tercatat Rp 0, turun dari Rp 200.000 juta pada akhir 2024.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Tercatat Rp 9.996.746 juta, naik 7,30% dari 31 Desember 2024 (Rp 9.316.594 juta). Perubahan ini didorong oleh akumulasi laba bersih.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan Bagi Hasil Bersih (Net Interest Income – NII)

Selama sembilan bulan pertama 2025, NII (Hak bagi hasil milik Bank) mencapai Rp 3.556.666 juta, turun 3,47% YoY dibandingkan Rp 3.684.647 juta pada periode sama tahun lalu.

Pendapatan Operasional Lainnya (Non-Interest Income)

Pendapatan operasional lainnya tercatat Rp 35.816 juta, turun 36,30% YoY.

Beban Operasional

Total beban operasional (selain bagi hasil dan CKPN) mencapai Rp 1.744.814 juta, naik 5,55% YoY, terutama dipengaruhi oleh kenaikan beban tenaga kerja.

Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)

Pembentukan CKPN tercatat Rp 630.810 juta, mencerminkan penurunan signifikan 43,10% dari Rp 1.108.421 juta pada periode yang sama tahun lalu, mengindikasikan perbaikan dalam antisipasi risiko kredit.

Laba Bersih

Laba bersih periode berjalan mencapai Rp 945.424 juta, naik 22,68% YoY dari Rp 770.624 juta.

Earnings per Share (EPS)

EPS dasar tercatat Rp 123, naik 23,00% YoY dari Rp 100.

Rasio Keuangan Utama

Profitabilitas

  • Net Interest Margin (NIM) (Annualized): 23,01% (dihitung berdasarkan Hak Bagi Hasil Milik Bank terhadap rata-rata aset produktif).
  • Return on Assets (ROA) (Annualized): 5,74% (dihitung berdasarkan laba bersih annualisasi terhadap rata-rata total aset).
  • Return on Equity (ROE) (Annualized): 13,05% (dihitung berdasarkan laba bersih annualisasi terhadap rata-rata total ekuitas).
  • Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO): 69,27% (dihitung berdasarkan total beban operasional termasuk hak pihak ketiga, terhadap total pendapatan operasional).

Kualitas Aset

  • Non-Performing Financing (NPF) Gross: 3,06%.
  • Non-Performing Financing (NPF) Net: 0,02%.

Likuiditas

  • Financing to Deposit Ratio (FDR): 77,65% (dihitung berdasarkan total pembiayaan terhadap total DPK).

Permodalan

  • Capital Adequacy Ratio (CAR / KPMM): 57,36%, menunjukkan kecukupan modal bank yang sangat kuat untuk menyerap potensi kerugian.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 1.370 per 13 November 2025, PER (annualized) tercatat 8,35x.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham Rp 1.297,66 (dihitung dari ekuitas per 30 Sep 2025), PBV berada di level 1,06x.

Kesimpulan

Kinerja keuangan BTPS selama kuartal III 2025 menunjukkan peningkatan profitabilitas yang signifikan, dengan laba bersih tumbuh 22,68% YoY. Pertumbuhan laba ini bukan didorong oleh pendapatan (NII turun 3,47%), melainkan oleh efisiensi biaya risiko, terbukti dari penurunan drastis pembentukan CKPN sebesar 43,10% YoY. Hal ini juga sejalan dengan membaiknya kualitas aset, dimana NPF Gross turun dari 3,96% (Des 2024) menjadi 3,06% (Sep 2025).

Aset dan DPK relatif stagnan, sementara penyaluran pembiayaan mengalami sedikit kontraksi. Tingkat permodalan (CAR) 57,36% masih terjaga sangat kuat, memberikan ruang ekspansi yang besar di masa depan.

Dari sisi valuasi, saham BTPS saat ini diperdagangkan pada PBV 1,06x dan PER 8,35x. Dengan ROE 13,05% dan NPF yang membaik, valuasi PBV yang mendekati 1x ini terlihat relatif menarik. Investor perlu mempertimbangkan prospek pemulihan pertumbuhan pembiayaan dan keberlanjutan penurunan biaya kredit (CKPN) dalam mengevaluasi potensi investasi pada saham ini.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here