Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Indika Energy Tbk (INDY) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Indika Energy Tbk (INDY) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT. Indika Energy Tbk (INDY) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar $2.947.045.600, mengalami penurunan 0,53% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar $2.962.763.809.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 7,83% menjadi $1.172.114.523, terutama dipengaruhi oleh penurunan pada pos aset keuangan lainnya.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar $1.774.931.077, naik 4,95%, didorong oleh kenaikan pada aset eksplorasi dan evaluasi serta aset tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai $1.612.448.450, naik 0,30% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar $576.287.842, menurun 2,51%, terutama disebabkan oleh penurunan pada pinjaman jangka pendek.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi $1.036.160.608, dengan kenaikan 1,94%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar $1.192.392.249, turun 1,09% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh pembayaran dividen.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai $1.442.963.864, turun 19,12% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar $1.784.167.627. Penurunan ini terutama ditopang oleh penurunan pendapatan dari penjualan batubara.

Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai $479.123, anjlok 98,61% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar $34.408.565. Perubahan drastis ini disebabkan oleh penurunan pendapatan, sementara beban pokok penjualan tidak turun secara proporsional.

Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar $0,0001, mencerminkan penurunan signifikan YoY dari $0,0066, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 2,03x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 1,95x, mengindikasikan likuiditas yang tetap kuat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 13,43%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 0,03%, mencerminkan tingkat profitabilitas yang sangat tipis setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 0,02% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 0,05% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil yang sangat minimal atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 1,21x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 2.050 per 12 November 2025 (sekitar $0,1247 dengan kurs Rp 16.439,4 per USD), dan EPS dasar yang disetahunkan (sekitar $0,00012), PER tercatat sangat tinggi di 1.016,3x. Valuasi ini tidak lagi relevan menggunakan metrik PER akibat laba yang anjlok mendekati nol.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar $0,2292 (dihitung dari ekuitas pemilik induk $1.192.392.249 dibagi 5.202.692.000 saham beredar), PBV perusahaan berada di level 0,54x, mencerminkan bahwa harga pasar saham berada di bawah nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT. Indika Energy Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan adanya tekanan berat pada profitabilitas, yang terlihat dari penurunan pendapatan sebesar 19,12% dan anjloknya laba bersih sebesar 98,61%. Hal ini membuat margin laba bersih sangat tipis, hanya 0,03%.

Meskipun profitabilitas menurun tajam, perusahaan mempertahankan posisi neraca yang solid. Rasio likuiditas tetap kuat (Current Ratio 2,03x) dan tingkat utang (DER 1,21x) masih terkendali. Dari sisi valuasi pasar, saham INDY diperdagangkan secara signifikan di bawah nilai bukunya (PBV 0,54x), namun metrik PER tidak lagi relevan akibat laba yang sangat kecil.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here