Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightRogoh Kocek Internal Rp 14,6 Miliar, Adiwarna Anugerah (NAIK) Siap Masuk Bisnis...

Rogoh Kocek Internal Rp 14,6 Miliar, Adiwarna Anugerah (NAIK) Siap Masuk Bisnis Konstruksi

PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) berencana melakukan ekspansi bisnis yang signifikan. Emiten yang selama ini dikenal sebagai spesialis di bidang perdagangan dan jasa sistem proteksi kebakaran ini akan menambah kegiatan usahanya untuk merambah sektor konstruksi.

Manajemen NAIK berencana untuk masuk ke 12 bidang usaha baru. Secara sederhana, NAIK akan memperluas bisnisnya ke bidang:

  • Konstruksi Gedung (Perkantoran, Industri, dan Kesehatan)
  • Konstruksi Bangunan Sipil (Jalan, Pengolahan Air Bersih, Minyak dan Gas Bumi, Pertambangan, dan Panas Bumi)
  • Konstruksi Fasilitas Pengolahan Kimia, Petrokimia, dan Farmasi
  • Penyewaan Alat Konstruksi Dengan Operator

Langkah strategis ini bertujuan untuk memperluas cakupan usaha Perseroan. NAIK ingin bertransformasi dari yang semula fokus pada instalasi mekanikal, elektrikal, dan proteksi kebakaran, menjadi penyedia jasa konstruksi terpadu (integrated construction services).

Modal Ekspansi Murni dari Kas Internal

Informasi penting bagi investor adalah sumber pendanaan ekspansi ini. Untuk memuluskan rencananya, NAIK telah menganggarkan total biaya investasi sebesar Rp14.600.000.000 (empat belas miliar enam ratus juta Rupiah).

Manajemen NAIK menegaskan bahwa sumber pembiayaan untuk ekspansi ini akan berasal sepenuhnya dari kas internal Perseroan. Dana tersebut akan dialokasikan untuk rekrutmen tenaga kerja sipil, pelatihan dan sertifikasi, pembelian peralatan, promosi, serta sebagai cadangan operasional.

Proyeksi dan Studi Kelayakan

Perseroan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Guntur, Eki, Andri & Rekan (GEAR) sebagai penilai independen untuk melakukan studi kelayakan.

Hasilnya, GEAR menyatakan bahwa rencana penambahan kegiatan usaha ini “Layak” untuk dilaksanakan.

Studi kelayakan tersebut memproyeksikan dampak finansial yang positif dan dapat memberikan kontribusi positif bagi pendapatan maupun laba bersih Perseroan di masa depan. Berikut adalah hasil perhitungan kelayakannya:

  • Net Present Value (NPV): Positif sebesar Rp43,78 miliar
  • Internal Rate of Return (IRR): Sebesar 21,99%, angka ini dinilai layak karena lebih besar dibandingkan tingkat diskonto.
  • Payback Period (PP): Diperkirakan 4 tahun 9 bulan
  • Profitability Index (PI): Sebesar 2,99

Kajian ini juga melihat prospek pasar konstruksi nasional yang positif, didorong oleh implementasi Proyek Strategis Nasional (PSN) dan percepatan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

Waspadai Risiko Usaha

Meski dinilai layak, manajemen NAIK tetap memaparkan sejumlah risiko usaha di bidang konstruksi yang perlu diantisipasi, antara lain:

  1. Risiko Persaingan Industri: Sektor konstruksi nasional memiliki tingkat persaingan yang tinggi.
  2. Risiko Keterlambatan Proyek: Dapat terjadi akibat faktor cuaca, perubahan desain, atau kendala pasokan material.
  3. Risiko Fluktuasi Harga Material: Kenaikan harga bahan baku seperti baja dan semen dapat menekan margin keuntungan.
  4. Risiko Arus Kas: Sektor konstruksi membutuhkan modal kerja besar karena sistem pembayaran proyek umumnya dilakukan secara termin, yang dapat menimbulkan tekanan likuiditas jika terjadi keterlambatan pembayaran dari klien.
  5. Risiko SDM: Kebutuhan akan tenaga ahli dan manajemen proyek yang berpengalaman di bidang konstruksi sipil.

Minta Restu Pemegang Saham

Untuk melaksanakan rencana ekspansi ini, NAIK wajib memperoleh persetujuan dari pemegang saham. Oleh karena itu, Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

  • Hari, Tanggal: Senin, 08 Desember 2025
  • Waktu: 14.00 WIB s.d selesai
  • Tempat: Ruang Rapat PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk, Perkantoran Mutiara taman Palem No. 53, Cengkareng Jakarta Barat 

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here