Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Cakra Buana Resources Energi Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 352.584.559.777, mengalami kenaikan 5,67% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 333.652.847.172.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 174,06% menjadi Rp 71.664.826.971, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kenaikan signifikan kas dan setara kas serta uang muka.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 280.919.732.806, turun 8,64%, didorong oleh penurunan nilai aset tetap – neto dan aset hak guna – neto.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 268.303.404.790, naik 23,91% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 89.515.409.448, meningkat 0,64%, terutama disebabkan oleh kenaikan utang lain-lain kepada pihak berelasi.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 178.787.995.342, dengan kenaikan 39,74%, mencerminkan penambahan pinjaman bank jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 84.281.154.987, turun 28,04% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh akumulasi defisit (rugi) yang bertambah.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 28.541.967.154, turun 31,99% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 41.971.910.510. Penurunan ini terutama ditopang oleh hilangnya pendapatan dari segmen Freight Charter dan Ship Management.

Laba Bersih Rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp (32.839.845.375), atau kerugian yang membesar 82,90% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp (17.955.162.421). Perubahan ini disebabkan oleh beban pokok pendapatan yang lebih tinggi dari pendapatan, yang mengakibatkan rugi bruto, serta peningkatan beban keuangan.

Earnings per Share (EPS) Rugi per Saham (EPS) tercatat sebesar Rp (7,24), mencerminkan peningkatan kerugian 82,37% YoY, sejalan dengan perubahan rugi bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 0,80x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,70x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: -21,31%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: -115,06%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): -9,31%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): -38,96%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 3,18x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 1.170 per 4 November 2025, PER tercatat tidak dapat dihitung (N/A) karena perusahaan mencatatkan rugi per saham (EPS negatif).

Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 18,57 (dihitung dari total ekuitas Rp 84.281.154.987 dibagi 4.538.067.441 saham beredar), PBV perusahaan berada di level 63,00x, mencerminkan valuasi yang sangat tinggi (premium) terlepas dari kinerja fundamentalnya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Cakra Buana Resources Energi Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan tantangan operasional yang signifikan, terutama dari sisi penurunan pendapatan, margin negatif, dan peningkatan kerugian bersih.

Likuiditas yang ketat (Current Ratio 0,80x) dan tingkat utang yang tinggi (DER 3,18x) menjadi poin perhatian utama. Laporan keuangan juga mencatat adanya “kesangsian besar… mengenai kelangsungan usaha Perusahaan” terkait kerugian signifikan yang dialami.

Namun, investor perlu memperhatikan risiko kelangsungan usaha, beban keuangan yang tinggi, dan kemampuan perusahaan untuk membalikkan kerugian yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here