Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Galva Technologies Tbk (GVLA) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Galva Technologies Tbk (GVLA) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Galva Technologies Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 1,07 triliun,mengalami penurunan 3,52% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 1,11 triliun.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 2,81% menjadi Rp 1,01 triliun,terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kas dan piutang usaha.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 63,65 miliar,turun 13,62%, didorong oleh penurunan nilai aset tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 625,07 miliar,turun 5,66% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 612,23 miliar,menurun 5,35%, terutama disebabkan oleh penurunan pinjaman bank jangka pendek.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 12,85 miliar,dengan penurunan 18,69%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 449,28 miliar,turun 0,38% dibandingkan 31 Desember 2024,didorong oleh pembagian dividen.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 1,31 triliun,turun 17,67% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,60 triliun. Penurunan ini terutama terlihat pada segmen IT Distribution.

Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 24,36 miliar,turun 53,81% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 52,73 miliar. Perubahan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan yang signifikan serta peningkatan biaya keuangan.

Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp 16,24,mencerminkan penurunan 53,80% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 1,65x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,71x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 13,55%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 1,85%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 2,97%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih (disetahunkan).
  • Return on Equity (ROE): 8,12%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham (disetahunkan).

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 1,39x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

Price to Earnings Ratio (PER) Berdasarkan harga penutupan saham Rp 356 per 31 Oktober 2025, PER tercatat 16,44x (disetahunkan), mengindikasikan valuasi yang cukup moderat di tengah penurunan laba.

Price to Book Value (PBV) Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 267,21, PBV perusahaan berada di level 1,33x, mencerminkan valuasi yang tidak terlalu mahal terhadap nilai ekuitasnya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Galva Technologies Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan kontraksi yang signifikan baik dari sisi pendapatan maupun profitabilitas. Penurunan pendapatan sebesar 17,67% YoY dan laba bersih sebesar 53,81% YoY mengindikasikan adanya tekanan berat pada operasional perusahaan.

Meskipun perusahaan berhasil mengurangi total liabilitas dan sedikit memperbaiki rasio DER menjadi 1,39x, investor perlu memperhatikan likuiditas yang ketat. Quick Ratio di level 0,71x menunjukkan ketergantungan yang tinggi pada perputaran persediaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek. Valuasi pasar (PER 16,44x dan PBV 1,33x) terlihat wajar, namun imbal hasil atas ekuitas (ROE) yang hanya 8,12% mencerminkan tantangan dalam efisiensi penggunaan modal.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here