Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Remala Abadi Tbk (DATA) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Remala Abadi Tbk (DATA) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Remala Abadi Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 821.903.121.321, mengalami kenaikan 115,6% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 381.204.398.920.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 133,5% menjadi Rp 239.736.319.774, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kenaikan signifikan uang muka dan piutang usaha.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 582.166.801.547, naik 109,0%, didorong oleh kenaikan aset tetap dan uang muka tidak lancar.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 467.655.508.691, naik 295,9% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 424.849.388.294, meningkat 564,4%, terutama disebabkan oleh adanya utang bank jangka pendek baru yang signifikan.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 42.806.120.397, dengan penurunan 21,0%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 354.247.612.630, naik 34,7% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya dan kenaikan kepentingan non-pengendali.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 314.434.987.716, naik 26,3% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 249.014.087.512. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan pendapatan dari segmen telekomunikasi maupun non-telekomunikasi.

Laba Bersih

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 64.721.385.335, naik 23,9% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh peningkatan Laba Bruto dan Laba Usaha yang kuat, yang berhasil mengimbangi kenaikan signifikan pada biaya keuangan dan beban lain-lain.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar Rp 47,07, mencerminkan kenaikan 12,3% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 0,56x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,38x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 73,78%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 20,58%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 10,50%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 24,36%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 1,32x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 5.875 per 31 Oktober 2025, PER tercatat 93,61x, mengindikasikan valuasi premium terhadap sektor sejenis.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 257,63, PBV perusahaan berada di level 22,80x, mencerminkan tingkat kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Remala Abadi Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, terutama pada sisi pendapatan dan laba usaha. Pertumbuhan pendapatan dan margin yang terjaga menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan peningkatan leverage (rasio utang terhadap ekuitas) yang signifikan, yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here