Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeInsightKinerja Keuangan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Prodia Widyahusada Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang periode yang berakhir pada 30 September 2025. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 2.580.813 juta , mengalami penurunan 9,13% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 2.840.136 juta.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 7,88% menjadi Rp 982.410 juta , terutama dipengaruhi oleh penurunan pada Deposito Berjangka dan Piutang Usaha.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 1.598.403 juta , turun 9,88%, didorong oleh penurunan Aset Tetap Neto dan Aset Keuangan Lainnya.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 267.900 juta , turun 24,63% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 154.275 juta , menurun 38,47%, terutama disebabkan oleh penurunan Utang Usaha , Utang Pajak , dan Beban Akrual.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 113.625 juta , dengan kenaikan 8,49%, mencerminkan kenaikan pada Liabilitas Imbalan Kerja.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 2.312.913 juta , turun 6,91% dibandingkan 31 Desember 2024 , didorong oleh penurunan laba ditahan yang disebabkan oleh pembayaran dividen dan pembelian saham treasuri.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi ini mencakup periode 12 bulan yang berakhir pada 30 September 2025 (TTM).

Pendapatan Selama periode yang berakhir 30 September 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 1.580.555 juta , turun 1,12% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1.598.439 juta.

Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 114.560 juta , turun 41,07% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini terutama disebabkan oleh peningkatan Beban Usaha.

Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp 125,89 , mencerminkan penurunan 39,29% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 6,37x, menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 6,15x, mengindikasikan likuiditas yang sangat sehat bahkan dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 57,44%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 7,25%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
  • Return on Assets (ROA): 4,23% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 4,77% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,12x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sangat sehat dan tingkat ketergantungan pada utang yang rendah.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 2.590 per 30 Oktober 2025, PER tercatat 20,57x, mengindikasikan valuasi yang cukup premium di tengah penurunan laba.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 2.600, PBV perusahaan berada di level 1,00x, mencerminkan bahwa harga pasar saham saat ini setara dengan nilai bukunya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Prodia Widyahusada Tbk selama periode yang berakhir Kuartal III 2025 menunjukkan adanya tekanan pada sisi profitabilitas, dengan penurunan pendapatan dan laba bersih secara YoY.

Meskipun profitabilitas menurun, fundamental perusahaan tetap solid, ditandai dengan posisi neraca yang sangat kuat. Likuiditas sangat tinggi (Current Ratio 6,37x) dan tingkat utang sangat rendah (DER 0,12x), memberikan fleksibilitas finansial yang signifikan bagi perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan penurunan margin dan efisiensi pengembalian modal (ROA dan ROE) yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here